Makassar, Jurnalpost.com - Pimpinan Komisariat (PIKOM) Fakultas Hukum dan Fakultas agama Islam Ikata Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi dilantik di Pusat Dakwah Muhammadiyah (PUSDAM) Sulsel Makassar, Sabtu 18 Juni 2016.
Kegiatan ini dihadiri 50 orang tamu undangan dari berbagai lembaga antaranya Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia (KMHDI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)dan PIKOM IMM Kota Makassar. Dengan mengankat tema “Aktualisassi jiwa kepemimpinanyang tertib dan amanah dalam menwujudkan IMM UMI berkemajuan”.
Selain itu ada beberapa sambutan-sambutan antaranya Muh. Basri Lampe (Ketua Umum IMM UMI 2015-2016), Sitti Fatimah (Ketuam Umum PIKOM FAI 2016-2017), Muh Arif Wansyah (Ketua Umum PIKOM Hukum), Soemitro Emin Praja (Ketua Umum PC IMM Kota Makassar) dan ayahanda juga alumni IMM UMI Ust. Amri Mansur)
Muh. Basri Lampe, menjelaskan dalam sambutannya bahwa kepemimpinan tentu membutuhkan kerja sama dan saling merangkul dengan jajarannya, karena proses kepemimpinan banyak polemik akan dihadapi salah satunya banyak pengorbanan selain pengorbanan materi dan jiwa juga siap untuk mengorbangkan perasaan. Lanjut dia menghadapi ke tiga tersebut perlu dipersiapkan semangat, percaya diri, komitmen dan konsisten.
“Dulunya IMM di UMI perna jaya akan tetapi fakum sebelum 2013 dikarenakan krisis kader. Dan saya sadari selaku mempolopori IMM di UMI mulai 2013 tidak salah ketika saya mengatakan bahwa membentuk suatu wadah tidak mudah akan tetapi lebih susah lagi mempertahankan wadah tersebut. Olehnya itu kami harapkan kepemimipanan yang baru lebih berperan aktif kepda kaderisasi,”jelasnya.
Sitti Fatimah mengatakan bahwa seorang kader harus saling merangkul dan selain itu, juga dibutuhkan dalam kepemimpinan yaitu komitmen, eksistensi dan solidaritas. Muh Arif Wansyah menambahkan bahwa bukan hanya itu, selain itu pemimpin juga harus siap dikritik dan menerima saran yang sifatnya membangun.
Sementara itu, Amri Mansur menegaskan bahwa dalam kepemimpinan Rasulullah ada empat sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin antaranya jujur, amanah, tablib dan fathonah. Lanjut dia, untuk mengembangkan IMM di UMI ke-empat sifat itu harus dimiliki pimpinan itu, dan juga harus menjaga sholat jamaahnya di Masjid UMI dan mengatifkan kajian rutin.
Emin menambahkan dalam sambutannya bahwa bukan hanya sholat jamaah harus dijaga tetapi perlu juga diperkuat strategi artinya bahwa ber-IMM dimanapun berada tidak ada kata berat untuk mengembangkan IMM dan harus beradaptasi terhadap PIKOM yang ada di makassar khusussnya dan semua lembaga pada umumnya baik lembaga internal maupun eksternal, tutup dia.(*)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda