JurnalPost.com - Siapa sih yang tidak mengenal Rambutan? Si buah yang kaya akan manfaat ini merupakan salah satu buah yang mudah sekali ditemukan di berbagai daerah Indonesia, buah ini juga kaya akan vitamin, mineral dan lain sebagainya.
Maka dari itu banyak masyarakat di Indonesia yang memilih untuk membudidayakan tanaman rambutan untuk dijual, atau bahkan di nikmati sendiri. Tak heran jika masyarakat yang tinggal di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura memutuskan untuk melakukan budidaya tanaman Rambutan, sebab tanaman ini memang dikenal mudah beradaptasi di berbagai musim dan selalu menghasilkan panen yang melimpah.
Hampir di setiap halaman rumah mereka ditumbuhi tanaman buah kaya manfaat ini. Pada saat waktu panen tiba, masyarakat disana disibukkan dengan urusan panen hasil panennya biasa di nikmati sendiri sebagai camilan atau bahkan dijadikan es buah, tidak sedikit juga masyarakat yang memutuskan untuk menjual hasil panen tersebut baik di dalam kota maupun luar kota. Namun tetap saja, karena hasil panen yang terlalu melimpah harga buah Rambutan ini anjlok. Untuk per kilonya saja buah Rambutan ini hanya di bandrol sekitar 4000 atau 5000 rupiah saja.
Tidak sedikit juga ditemukan banyaknya buah Rambutan yang dibiarkan membusuk begitu saja akibat dari rasa bosan atau bahkan penjualan yang tidak laku. Hal ini kemudian memotivasi ibu-ibu PKK untuk mencoba memanfaatkan buah Rambutan menjadi olahan dodol sebagai upaya untuk mendongkrak bisnis bersama.
Namun sayangnya, pada tahun 2019, aktifitas tersebut dihentikan, karena hilangnya motivasi dari para pengurus. Banyak yang mengeluh jika dodol yang dihasilkan memiliki kemasan yang kurang menarik bahkan tidak awet sehingga cepat mengalami penjamuran.
Dengan adanya kondisi inilah akhirnya kami memutuskan untuk melakukan perbaikan pada apa yang menjadi kendala oleh ibu-ibu pengurus PKK.
Kami memberikan motivasi agar aktifitas ini dapat berjalan kembali, tidak hanya itu kami juga membantu untuk memberikan tips bagaimana memproduksi dodol rambutan agar lebih awet dan bagaimana melakukan pengemasan agar terlihat lebih menarik perhatian konsumen.
Dengan adanya program ini kami berharap apa yang kami berikan dapat menjadi suatu aktifitas yang berkelanjutan dan dapat menjadi tiang ekonomi bagi masyarakat sekitranya.
Penulis: Tim Pengabdian Kepada Maysarakat (Prodi Teknik Industri, Universitas Katolik Darma Cendika)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda