Jakarta, JurnalPost.com – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam yang membutuhkan kurma untuk berbuka puasa Ramadhan 1446 dapat segera mengambil di Kantor Kementerian Agama Jakarta.
Imbauan tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam koferensi pers usai menerima secara simbolis bantuan kurma sebanyak 100 Ton dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Duta Besarnya Faisal Abdulah H. Amodi di Jakarta, Jum’at (14/2) lalu.
Menteri Agama mengatakan bantuan kurma ini akan didistribusikan ke berbagai masjid, kampus, ormas, panti asuhan, serta daerah-daerah tertentu di Indonesia. Masjid Istiqlal, sebagai masjid terbesar di Indonesia, juga akan menerima distribusi kurma seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Distribusi bantuan ini akan mencakup masjid-masjid, kampus-kampus, ormas, panti asuhan, dan daerah-daerah tertentu yang datang langsung ke Jakarta untuk mengambilnya,” kata Nasaruddin Umar.
Untuk mendapatkan hadiah kurma Ramadhan dari Raja Salman itu masyarakat dapat segera mengambilnya di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3 – 4 Pasar Baru Jakarta Pusat dengan membawa surat permohonan ditujukan kepada Sekjen Kementerian Agama setiap hari kerja Senin – Jum’at pukul 09.00 – 15.00 WIB.
Sementara ini Kemenag melalui Sekretaris Jenderal Kamaruddin Amin sudah mendistribusikan kurma Ramadhan kepada perwakilan lembaga-lembaga mitra distribusi, di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, GP Ansor, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Masjid Istiqlal, dan DPR RI.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin menyerahkan secara simbolis kurma bantuan Kerajaan Arab Saudi kepada perwakilan lembaga-lembaga mitra distribusi di Kantor Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jum’at (21/2).
“Kurma merupakan salah satu makanan yang dianjurkan oleh Nabi untuk dikonsumsi, terutama saat berbuka puasa. Karena itu, pengiriman dilakukan sebelum Ramadan agar masyarakat dapat menikmatinya tepat waktu,” kata Sekjen Kemenag dalam keterangan resminya, Jum’at (21/2).
Dalam Hadits Riwayat Abu Dawud dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air.
Menteri Agama berharap, umat Islam penerima hadiah kurma buka puasa dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan ibadah. (am)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda