Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Memanfaatkan Lahan Sempit, Mahasiswa KKN Undip Mengajak Masyarakat untuk Menanam Tanaman Obat

Memanfaatkan Lahan Sempit, Mahasiswa KKN Undip Mengajak Masyarakat untuk Menanam Tanaman Obat

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
03 Agustus 2021, 15.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
03 Agt 2021, 15.03 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Memanfaatkan Lahan Sempit, Mahasiswa KKN Undip Mengajak Masyarakat untuk Menanam Tanaman Obat
Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Taman Tanaman Obat Keluarga

JurnalPost - Desa Kalipucang Wetan, Batang - Adanya pandemi Covid-19, pemerintah menghimbau agar masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh mereka agar terhindar dari virus corona, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan meminum vitamin dan jamu tradisional. Jamu merupakan obat tradisional yang terdiri dari berbagai bahan tanaman yang menjadi penyusun dan jamu merupakan resep turun-temurun dari leluhur yang dipercaya sebagai pengganti obat modern.

Pada tanggal 25 Juli 2021, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 2 Undip melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga daya tahan tubuh mereka di masa pandemi dengan cara mengkonsumsi jamu, karena ternyata jamu memiliki khasiat yang luar biasa untuk tubuh. Sosialisasi dilakukan secara door to door ke rumah warga yang ada di Desa Kalipucang , Kab. Batang, dengan menggunakan media brosur yang berisi tentang manfaat empon-empon tradisional serta cara pengolahan jamu menjadi minuman yang menyegarkan sekaligus menyehatkan badan.

IKLAN

Poster Manfaat dari Empon-Empon Indonesia

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Selain memperkenalkan kepada masyarakat tentang manfaat jamu dan cara memanfaatkan jamu menjadi minuman yang berkhasiat, mahasiswa juga mengajarkan kepada masyarakat sekitar terutama ibu-ibu PKK tentang cara memanfaatkan lahan yang sempit di sekitar pekarangan rumah untuk dijadikan sebagai wadah untuk menanam tanaman obat keluarga. Cara yang dilakukan yaitu dengan menggunakan wadah dari polybag sebagai wadah untuk menanam tanaman obat keluarga.

Cara untuk melakukan budidaya dengan menggunakan wadah polybag yaitu yang diperlukan adalah rimpang tanaman obat di sini menggunakan contoh rimpang jahe. Rimpang jahe direndam dengan air selama satu malam, setelah itu rimpang jahe diletakan di tanah hingga rimpang bertunas (usahakan rimpang jahe diletakkan di area yang tidak terkena sinar matahari dan tempatnya kering). Rimpang jahe yang telah bertunas selanjutnya dipindahkan ke dalam pot yang sebelumnya telah diisi dengan campuran tanah, pupuk kandang dan sekam. Rawat rimpang jahe hingga jahe siap untuk dipanen. Edukasi mengenai cara budidaya ini dilakukan agar masyarakat tidak ketergantungan dengan obat-obat kimia dan mulai membiasakan untuk mengkonsumsi obat herbal dari tanaman obat keluarga ini.

IKLAN

Sosialisasi dengan Ibu-Ibu PKK RT 04 RW 01, Desa Kalipucang Wetan, Kab. Batang

Program kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang manfaat apa saja yang terkandung di dalam tanaman obat keluarga, serta cara memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah untuk menanam tanaman obat keluarga dan meningkatkan kreativitas masyarakat untuk membuat jamu sendiri.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

“Adanya kegiatan ini membuat kita menjadi lebih sadar untuk bisa memanfaatkan lahan yang sempit sebagai taman untuk tanaman obat, selain dapat mempercantik dan membuat asri lingkungan, adanya taman tanaman obat ini bisa menghasilkan tanaman yang dapat bermanfaat untuk kesehatan.” Ujar Ibu Puji salah satu warga RT 04, Desa Kalipucang Wetan.

#KKNTimIIPeriode2021 #P2KKNUndip #LPPMUndip #UniversitasDiponegoro

Penulis : Yulia Tri Widianingsih (FPIK/ Perikanan Tangkap) Dosen Pembimbing : Dr. Ir Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/memanfaatkan-lahan-sempit-mahasiswa-kkn-undip-mengajak-masyarakat-untuk-menanam-tanaman-obat/24036/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 13.49 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren
  2. 2

    Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

  3. 3

    Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

  4. 4

    Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

  5. 5

    Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.