Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Mahasiswa Teknik Lingkungan Berinovasi Menyulap Sampah Organik Menjadi Produk Ramah Lingkungan Berdaya Guna Tinggi

Mahasiswa Teknik Lingkungan Berinovasi Menyulap Sampah Organik Menjadi Produk Ramah Lingkungan Berdaya Guna Tinggi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 Desember 2022, 08.18 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Mahasiswa Teknik Lingkungan Berinovasi Menyulap Sampah Organik Menjadi Produk Ramah Lingkungan Berdaya Guna Tinggi
Gambar 1. Produk Eco Enzyme Kolaborasi Mahasiswa UPN Jatim dan Warga Klampis Ngasem

JurnalPost.com - Sumber sampah organik seperti sisa buah dan sayur di Desa Klampis Ngasem Kota Surabaya bersumber dari kegiatan masyarakat dan rumah makan di sekitar wilayah setempat. Sampah yang dihasilkan tergolong sampah organik dengan kualitas bagus, akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Jumlah yang dihasilkan pun cukup besar, yakni >25kg per hari. Melihat potensi pemanfaatan yang ada, mahasiswa Teknik Lingkungan UPN "Veteran" Jawa Timur memunculkan inovasi pengolahan sampah organik untuk mereduksi sampah menjadi produk ramah lingkungan berdaya guna dan bernilai jual.

Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN "Veteran" Jawa Timur, Bunga Cinta Kasih (21) dan Syahrul Romadon (22), menginisiasi kegiatan pemanfaatan limbah organik yang diolah menjadi produk eco-enzyme dan kompos. Kedua produk tersebut merupakan inovasi ramah lingkungan terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan inovasi dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengajak warga Desa Klampis Ngasem dan dihadiri oleh pembimbing lapangan. Kegiatan diawali dengan menyediakan dua jenis tempat sampah khusus organik serta sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah.

IKLAN

Sampah organik yang dikumpulkan dipilah menjadi sampah hijau dan sampah coklat. Selain sisa sayur dan buah, sampah hijau terdiri dari rumput, ampas kopi, dan teh. Sampah coklat berasal dari dedaunan kering dan ranting di pinggir jalan, sekam, serbuk gergaji, serta jerami. Untuk proses pembuatan eco-enzyme, hanya digunakan sampah sisa sayur dan buah. Sampah ditimbang, dicacah, dan dibersihkan. Dilakukan pembuatan eco-enzyme dengan menyiapkan bahan dengan komposisi molase, sampah organik, dan air mengikuti perbandingan 1:3:10. Beri label pada setiap wadahnya dan lakukan monitoring selama 90 hari.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Gambar 2. Proses Pengambilan Sampah untuk Produksi Eco Enzyme oleh Syahrul (22) dan Bunga (21).

IKLAN

Proses pembuatan eco-enzyme batch pertama dilakukan pada 25 Oktober 2022. Dibuat 3 wadah eco-enzyme dengan kapasitas masing-masing 10 liter. Produk eco-enzyme batch pertama ini menggunakan komposisi kulit buah-buahan dan sayuran seperti kulit buah melon, kulit buah papaya, dan sisa sayur-sayuran yang masih segar. Perbedaan jenis bahan akan menambah variasi dari produk eco-enzyme yang dibuat oleh warga Klampis Ngasem, Surabaya.

Sementara itu, dalam membuat kompos, setelah sampah disiapkan ditambahkan EM4 dan bahan-bahan lainnya. Kompos dibuat di tong sampah bekas dengan dilapisi kain majun lalu dipanen setiap 10 hari sekali. Kompos merupakan salah satu produk hasil daur ulang sampah organik yang memiliki banyak manfaat, mudah dibuat, dan mudah diaplikasikan. Kompos mampu menghemat pembuangan sampah hingga 15kg per hari.

Setelah 90 hari, eco-enzyme dapat dipanen dan digunakan sebagai multipurposes biological product. Eco-enzyme dapat menjadi pupuk organik, pembasmi hama, menyubstitusi penggunaan desinfektan, cairan pembersih lantai, hand sanitizer dan lain sebagainya. Selain itu dapat menghilangkan bau sampah dan sebagai biokatalis dalam pengolahan limbah cair. Semua fungsi yang ada tentu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari bahkan dapat dijual kepada pihak yang membutuhkan. Oleh karena itu, produk eco-enzyme yang dibuat memiliki potensi yang sangat besar.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Warga antusias mengikuti kegiatan inovasi mulai dari persiapan hingga monitoring produk. Semua yang hadir ikut berkontribusi langsung dalam proses pembuatan serta bersedia mengaplikasikan dan menjadikan produk tersebut sebagai produk unggulan. Salah satu warga yang akrab dipanggil ibu Anis (53) menganggap adanya inovasi eco-enzyme ini mampu menjadi potensi yang besar karena belum banyak dimanfaatkan secara luas. Diharapkan dengan adanya inovasi yang diberikan, warga diharapkan mampu memahami dan mengaplikasikannya hingga menghasilkan produk yang dapat diangkat menjadi UMKM wilayah setempat.

Oleh: Syahrul, Mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-teknik-lingkungan-berinovasi-menyulap-sampah-organik-menjadi-produk-ramah-lingkungan-berdaya-guna-tinggi/41200/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 15.39 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  3. 3

    Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

  4. 4

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  5. 5

    Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.