Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Mahasiswa Sekarang Terlalu Cepat Mengklaim Dirinya Sebagai Aktivis

Mahasiswa Sekarang Terlalu Cepat Mengklaim Dirinya Sebagai Aktivis

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
06 Maret 2016, 02.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Mahasiswa Sekarang Terlalu Cepat Mengklaim Dirinya Sebagai Aktivis

JURNALPOST.COM - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat (PIKOM) Se-Universitas Hasanuddin dan PIKOM UMI mengelar dialog di Cafe Danau pintu 0 Unhas Jl. Perintis Kemerdekaan Makassar Jumat malam, 4 Maret 2016.

Kegiatan ini, dihadiri 50-an peserta dari berbagai PIKOM dan lembaga lain antaranya PIKOM FAI Unismuh, PIKOM Pertanian Unismuh, PIKOM Ekonomi Unismuh dan turut pula hadir Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

IKLAN

Hadir sebagai narasumber, Pakar Hukum Tata Negara dan Dosen Fakultas Hukum Unhas, Fajlurrahman Jurdi dan Rizal Pauzi (Direktur Karaengta Institute) yang bertindak sebagai moderator.

Ketum Cabang IMM Malang Raya Serukan Persatuan Gerakan
Baca Juga

Ketum Cabang IMM Malang Raya Serukan Persatuan Gerakan

Rizal Pauzi, sempat mengupas terkait tema yang diangkat. Dia menjelaskan, tema yang diangkat ini merupakan usaha untuk memberikan pencerahan kepada mahasiswa hari ini. "Jangan sampai isu aktivis pemeras ini direspons secara membabi buta dan langsung menghakimi okmum atau sebaliknya. Karena hanya dengan mendiskusikan isu, barulah kita bisa menemukan inti permasalahan dan bagaimana menyikapinya," ungkapnya.

Olehnya itu, dia mengharapkan diskusi seperti ini perlu rutin dilaksanakan. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) harus menjaga tradisi nalar kritis gerakan mahasiswa yang tentunya bersandar pada spirit islam berkemajuan.

IKLAN

Fajlurrahman jurdi menjelaskan, mahasiswa sekarang terlalu cepat mengklaim dirinya sebagai aktivis. Baru pengurus BEM, komisariat, dan lembaga internal kampus sudah mengaku aktivis hebat. "Padahal harusnya yang bergelar aktivis itu, yang mengurus organisasi di level Kabupaten/ kota, Provinsi dan sebagainya. Karena aktivis itu harus berwawasan luas,punya skill, jejaring dan tentunya kepekaan terhadap realita sosial," jelas Fajlur.

Terkait isu "aktivis pemeras", terlepas dari apakah ada campur tangan politik atau tidak, tetap saja ini bagian dari penghianatan intelektual.

Leadership Training PIKOM IMM UMI Resmi dibuka
Baca Juga

Leadership Training PIKOM IMM UMI Resmi dibuka

"Kalau di Jakarta, hampir semua demonstrasi itu dibayar. Bahkan aksi - aksi itu ada tarifnya. Mulai yang bakar ban, merusak fasilitas, dan sebagainya.makanya beberapa cukong - cukong demonstran Jakarta menular juga ke Makassar," ungkap Fajlur lebih lanjut.

Olehnya itu, Fajlur menekankan, mahasiswa harus rajin baca buku, diskusi, dan menulis. Ini supaya nalar kritis mahasiswa terbangun. Selain itu, kemandirian ekonomi harus dibangun. Misalnya, dengan berbisnis atau memanfaatkan skill yang dimiliki. "Yang kadang memeras hanyalah orang yang punya gengsi tinggi tapi kemampuan rendah," ungkap Fajlur.

Dalam membangun sebuah gerakan, Fajlur berpendapat, harus dimulai dengan analisis yang mendalam serta strategi yang jelas. Selain itu, gerakan mahasiswa harus jelas organisasi yang menaunginya, seperi IMM, HMI, PMII dan sebagainya. Karena gerakan yang masif adalah gerakan yang dilandasi ideologi, tutup dia.(Muh. Basri Lampe)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-sekarang-terlalu-cepat-mengklaim-dirinya-sebagai-aktivis/1424/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.17 WITA

  • #HMI
  • #IMM
  • #Mahasiswa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pilihan Editor

  1. 1 Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  4. 4

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  5. 5

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.