Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Mahasiswa dari Daerah Enggan Berkomunikasi Menggunakan Bahasa Indonesia?

Mahasiswa dari Daerah Enggan Berkomunikasi Menggunakan Bahasa Indonesia?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
03 Juni 2022, 21.37 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Mahasiswa dari Daerah Enggan Berkomunikasi Menggunakan Bahasa Indonesia?

JurnalPost.com - Indonesia merupakan negara dengan ragam suku budaya yang berbeda. Setiap daerah memilki bahasa daerahnya masing-masing. Universitas merupakan tempat berkumpulnya orang-orang dari latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda untuk menempuh pendidikan dan mendapatkan gelar sarjana. Namun, apa yang akan terjadi jika orang-orang dari latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda tersebut berkomunikasi satu sama lain tanpa adanya bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia?

Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa. Sebab, bahasa memiliki kekuatan yang menjadi identitas suatu bangsa. Akan tetapi, masih kuatnya etnosentrisme pada orang-orang yang berasal dari daerahnya masing-masing membuat terhambatnya komunikasi satu sama lain. Hal ini juga memungkinkan terjadinya di lingkungan universitas. Sebagai contoh, ketika mahasiwa berkumpul mengerjakan tugas kelompok, anggota lainnya dengan suku dan bahasa yang sama lebih bergaul dan berkomunikasi dengan anggota sesamanya,sedangkan anggota lain yang tidak memahami bahasanya tersebut merasa terasingkan. Selain menjadi alat pemersatu bangsa, bahasa Indonesia berperan sebagai cerminan karakter bangsa Indonesia sehingga harus digunakan sesuai dengan konteks dan kedudukannya dengan baik dan benar.

IKLAN

Dalam melaksanakan proyek ini menggunakan metode Project Based Learning (PjBL). Project Based Learning adalah sebuah pendekatan dalam pembelajaran yang memberikan kesempatan para siswa untuk memperdalam pengetahuannya sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan problem solving dan investigasi. Goodman dan Stivers (2010) mendefinisikan Project Based Learning adalah pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Beberapa mahasiswa Universitas Sumatera Utara dari berbagai fakultas dan tergabung dalam kelas Pendidikan Pancasila 8 serta terbentuk dalam Kelompok 5 yang terdiri dari Zikri Ryan Hanafi Simamora (NIM: 210306010), Giwang Alyada Sebayang (NIM: 210200156), Daniel Breslyn Panggabean (NIM: 210907024), Dwi Aulia Viranti (NIM: 210306053), Fayyaza Fauzi (NIM: 210200455), dan Elvina Damayanti (NIM: 210805036), melakukan proyek berupa permaianan bahasa dan wawancara terhadap beberapa mahasiswa di lingkungan mahasiswa S1 USU tentang Pengutamaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan terkait Sila Ketiga Pancasila dikalangan Mahasiswa S1 Universitas Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan karena mengikuti program kurikulum Merdeka Belajar dengan harus melaksanakan tugas proyek MKWK dalam matakuliah Pendidikan Pancasila yang diampu oleh dosen Fajar Utama Ritonga, S.Sos, M.Kesos.

IKLAN

Hasil dari permainan bahasa dan wawancara yang telah dilakukan di lingkungan USU, beberapa mahasiswa USU terdapat terjadinya miskomunikasi antara kedua mahasiswa yang menggunakan bahasa yang berbeda. Mahasiswa yang berasal dari daerah lebih mengutamakan menggunakan bahasa daerahnya daripada menggunakan bahasa Indonesia. Ketika para mahasiswa berkomunikasi satu sama lain terjadi miskomunikasi diantara para mahasiswa tersebut, hal ini menjadi bukti pengunaan bahasa yang berbeda dapat menjadi penghambat berkembangnya pendidikan di Indonesia.

Sesuai dengan permasalahan yang kami angkat dan point SDG's yang dipakai Tujuan 04 Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara, juga mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua. Jika ingin tercapainya pendidikan yang berkualitas, maka sudah seharusnya terjadi komunikasi yang baik di dalamnya. Dimana sudah seharusnya bahasa Indonesia menjadi bahasa yang utama sekaligus sebagai bahasa persatuan dipakai didalam dunia pendidikan Indonesia. Bahasa Indonesia juga harus diutamakan baik di dalam lingkungan perkuliahan, kehidupan sehari-hari, maupun kehidupan bermasyarakat. Kita juga wajib melestarikan kebudayaan daerah, penggunaan bahasa daerah juga diperbolehkan saja, selagi masih berada diranahnya. Ketika sudah berada di tempat umum sudah seharusnya sebagai rakyat Indonesia kita menggunakan bahasa yang telah disepakati bersama yaitu bahasa Indonesia.

Link vidio proyek: https://youtu.be/4N3hqez2MDU

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Daftar pustaka: Nurdjan,S., Firman., Mirnawati. (2018). Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Makassar: Aksara Timur. Nurhayati, A. S., & Harianti, D. Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_5.pdf diakses pada 6 April 2022 pukul 23.58

Penulis: Zikri Ryan Hanafi Simamora

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-dari-daerah-enggan-berkomunikasi-menggunakan-bahasa-indonesia/33903/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 21.00 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian

Pilihan Editor

  1. 1 Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang
  2. 2

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  3. 3

    Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa sebagai Pelanggaran Integritas Akademik

  4. 4

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

  5. 5

    Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.