Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Lansia di Pangkep Tewas Tertimpa Batu, Ditemukan Cucu di Area Kebun

Lansia di Pangkep Tewas Tertimpa Batu, Ditemukan Cucu di Area Kebun

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
02 Agustus 2026, 09.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Lansia di Pangkep

JurnalPost.com - Seorang pria lanjut usia bernama Dacing (63) ditemukan meninggal dunia setelah tertimpa batu berukuran besar di kawasan kebun miliknya di Kampung Peokang, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Korban diduga mengalami kecelakaan saat mengambil dan memecah batu seorang diri di kawasan pegunungan tersebut. Dacing diketahui telah menjalani pekerjaan sebagai pemecah batu di lokasi itu selama lebih dari 10 tahun.

IKLAN

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh cucu korban yang berusia sekitar lima tahun. Saat itu, sang cucu bersama seorang temannya mendatangi lokasi untuk memanggil Dacing pulang.

Korupsi Kredit Bank Sulselbar
Baca Juga

Buron Sejak 2024, Tersangka Korupsi Kredit Bank Sulselbar Pangkep Ditangkap di Jakarta

Namun, ketika tiba di area kebun, keduanya melihat korban dalam kondisi tertelungkup dan tertindih batu gunung. Cucu korban kemudian bergegas pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya.

“Cucunya yang menemukan. Setelah itu dia pulang memanggil ibunya dan mengatakan kakeknya tertindih batu,” kata seorang warga yang ikut melakukan evakuasi, Tahir (50), saat ditemui di lokasi.

Menurut Tahir, warga segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari keluarga korban. Proses evakuasi dilakukan secara manual menggunakan alat-alat sederhana.

“Korban dikeluarkan menggunakan tangan. Batunya didongkrak terlebih dahulu, kemudian tubuh korban ditarik keluar,” ujarnya.

SMP 4 Minasa Tene
Baca Juga

Pengawas Sekolah Dorong Sinergi dan Peningkatan Mutu Pendidikan di SMP 4 Minasa Tene dan SD 60 Bung

Evakuasi melibatkan empat orang warga bersama anak korban. Medan di sekitar lokasi yang berada di kawasan pegunungan membuat proses pengangkatan jenazah membutuhkan kehati-hatian.

IKLAN

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dacing meninggalkan rumah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Ia menuju kebunnya yang berjarak sekitar 300 meter dari kediamannya.

Hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga kemudian meminta cucunya mencari keberadaan Dacing di lokasi tempatnya biasa bekerja.

Setelah korban ditemukan, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Balocci bersama Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan.

GEO PARK
Baca Juga

Revalidasi UNESCO Global Geopark, Semen Tonasa Perkuat Konservasi Bulu Sipong

Sekitar pukul 15.30 WITA, personel Samapta Polres Pangkep, Unit Identifikasi, dan piket fungsi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas medis dari Puskesmas Balocci selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban sekitar pukul 16.15 WITA.

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa batu berukuran besar yang runtuh saat dirinya melakukan aktivitas pengambilan batu seorang diri.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang bekerja di sektor berisiko tinggi, termasuk aktivitas pengambilan dan pemecahan batu, agar selalu mengutamakan keselamatan. Warga diminta tidak bekerja seorang diri serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/lansia-di-pangkep-tewas-tertimpa-batu-ditemukan-cucu-di-area-kebun/96387/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.19 WITA

  • #Berita Pangkep

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Pilihan Editor

  1. 1 Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis
  2. 2

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  3. 3

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.