Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Katarak dan Diabetes Jadi Penyebab Tingginya Angka Kebutaan di Sulsel

Katarak dan Diabetes Jadi Penyebab Tingginya Angka Kebutaan di Sulsel

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
30 Maret 2016, 21.05 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Katarak dan Diabetes Jadi Penyebab Tingginya Angka Kebutaan di Sulsel

JURNALPOST.COM - Penyakit Diabetes dan Katarak disebut menjadi penyebab tingginya angka kebutaan di Sulsel. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) Sulsel, dr Habibah Muhidin, saat bertemu dengan Gubernur Sulsel, kemarin.

Habibah mengatakan, saat ini pihaknya berusaha untuk menekan angka tersebut. Upaya untuk menurunkan angka kebutaan ini dikatakannya bukan hanya menjadi tanggung jawab dokter mata saja, melainkan semua pihak.

IKLAN

"Kita harus bersama-sama menanggulangi kebutaan," kata Habibah.

IPB University
Baca Juga

Madu, Solusi Alami untuk Luka Diabetes: Dosen IPB Pulang Kampung Berbagi Ilmu di Wonosobo

Habibah mengakui terbatasnya fasilitas kesehatan merupakan salah satu kendala yang dihadapi saat ini. Padahal menurutnya, kebutaan akibat katarak dan diabetes sangat bisa dicegah jika saja treatmennya dilakukan lebih awal.

"Pemerintah agak kesulitan karena fasilitas terbatas. Makanya kami berusaha bersama, untuk meningkatkan fasilitas kesehatan mata," ujarnya.

IKLAN

Untuk menekan tingginya angka kebutaan tersebut, pihaknya juga berencana untuk membentuk Forum Penanggulangan Kebutaan Sulsel.

"Selain itu ada juga workshop advokasi bekerjasama dengan Pemprov Sulsel, pemerintah kabupaten dan kota, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta dinas kesehatan," ungkapnya.

4 Manfaat Besar Susu Kedelai Bagi Kesehatan Tubuh
Baca Juga

4 Manfaat Besar Susu Kedelai Bagi Kesehatan Tubuh

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku terkejut melihat tingginya angka kebutaan di Sulsel tersebut. Untuk itu, ia menginstruksikan untuk membuat klinik mata di setiap RSUD di kabupaten/kota.

"Tentunya, klinik mata tersebut sudah memenuhi standar dan tersertifikasi," kata Syahrul.

Syahrul juga meminta, untuk menangani masalah ini agar dibuatkan semacam emergency agenda dan juga permanen sistem untuk penanganan jangka panjang.

"Saya minta dibuat emergency agenda untuk menangani masalah ini. Dan untuk penanganan jangka panjang, buat permanen sistem, dimana setiap kabupaten dan kota memiliki klinik mata yang tersertifikasi," ujarnya. (fo/)

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/katarak-dan-diabetes-jadi-penyebab-tingginya-angka-kebutaan-di-sulsel/1969/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #Angka Kebutaan
  • #Dokter Ahli Mata
  • #Katarak
  • #diabetes

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  5. 5

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.