REJANG LEBONG, JurnalPost.com – Program pengabdian masyarakat yang digelar dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu di Desa Kampung Delima, Kabupaten Rejang Lebong, berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari pemerintah desa serta tenaga kesehatan setempat. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai manfaat baby spa sebagai upaya stimulasi tumbuh kembang bayi sekaligus mendukung pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Pelatihan yang digelar di Balai Desa Kampung Delima itu dihadiri Kepala Desa Kampung Delima, Ibu Kepala Puskesmas Kampung Delima, serta seluruh kader posyandu. Para dosen memaparkan materi mengenai pentingnya baby spa yang mencakup pijat bayi, relaksasi, dan hydrotherapy sebagai rangkaian stimulasi yang terbukti mendukung perkembangan motorik, sensorik, serta kualitas tidur bayi.
Ketua tim pengabdian masyarakat menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas kader posyandu dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kader posyandu memegang peranan penting dalam penyebaran informasi kesehatan. Karena itu, mereka harus memahami manfaat baby spa agar mampu mengedukasi ibu hamil dan ibu balita di posyandu maupun kelas ibu,” ujarnya. Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan buku dan leaflet berisi materi baby spa sebagai panduan yang dapat digunakan ketika memberikan edukasi di lapangan.
Para kader tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan simulasi yang dipandu langsung oleh para dosen ahli kebidanan. Kepala Desa Kampung Delima dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa peningkatan kapasitas kader merupakan langkah penting untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat.
“Kami berharap pelatihan ini bisa memberikan dampak nyata bagi peningkatan tumbuh kembang anak di desa kami. Apalagi angka stunting menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Kampung Delima yang menegaskan bahwa baby spa merupakan salah satu bentuk stimulasi dini yang dapat membantu pertumbuhan optimal bayi. Ia berharap kader dapat meneruskan edukasi ini kepada para ibu sehingga semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya stimulasi tumbuh kembang sejak dini. Kegiatan pelatihan ini juga menekankan bahwa baby spa bukan sekadar tren, tetapi memiliki dasar ilmiah yang menunjukkan manfaat signifikan terhadap kesehatan bayi. Dengan adanya pembekalan ini, kader diharapkan mampu mempromosikan praktik baby spa secara benar, aman, dan terukur kepada masyarakat.
Melalui program ini, Poltekkes Kemenkes Bengkulu berupaya mendukung pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Edukasi mengenai stimulasi tumbuh kembang, termasuk baby spa, menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas di Kabupaten Rejang Lebong. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, Desa Kampung Delima diharapkan mampu menjadi contoh desa yang aktif mempromosikan praktik pengasuhan sehat dan intervensi dini untuk mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Program pengabdian masyarakat ini sekaligus menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat peran kader sebagai garda depan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda