JurnalPost.com - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan kapal wisata tradisional, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Pesona Bahari mengambil langkah strategis dengan menerapkan teknologi power pack surya berbasis Internet of Things (IoT) dan LoRa. Program ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan energi terbarukan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir agar mampu mengoperasikan dan memelihara teknologi tersebut secara berkelanjutan.
Teknologi ini memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi utama untuk kapal wisata. Energi matahari yang melimpah di wilayah pesisir Banyuwangi diubah menjadi sumber daya listrik yang ramah lingkungan, efisien, dan hemat biaya. Listrik dari panel surya kemudian disimpan dalam power pack yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional kapal, mulai dari penerangan, sistem komunikasi, hingga perangkat navigasi sederhana. Dengan demikian, ketergantungan pada bahan bakar fosil dapat dikurangi, sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi karbon di sektor maritim.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah penerapan IoT (Internet of Things) dan LoRa (Long Range Communication). Dengan kombinasi teknologi ini, kondisi kapal dapat dipantau secara real time. Data mengenai kapasitas baterai, penggunaan energi, posisi kapal, hingga sistem keamanan dapat diakses langsung melalui aplikasi berbasis IoT. Teknologi LoRa memungkinkan pengiriman data dalam jarak yang jauh dengan konsumsi energi rendah, sehingga sangat sesuai untuk kapal wisata tradisional yang beroperasi di perairan lepas.

Selain implementasi perangkat, program ini juga menekankan aspek edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Para anggota Pokmaswas dan pengelola kapal diberikan pelatihan mengenai cara mengoperasikan, memantau, dan merawat sistem power pack surya berbasis IoT dan LoRa. Edukasi ini penting agar teknologi tidak hanya sekadar dipasang, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang serta dapat dioperasikan secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Manfaat dari program ini dirasakan dalam berbagai aspek. Dari sisi pelayanan, kapal wisata kini mampu memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan dengan penerangan yang memadai, perangkat komunikasi yang selalu aktif, serta sistem keamanan yang lebih baik. Dari sisi keamanan, teknologi pemantauan real time mampu memberikan peringatan dini jika terjadi gangguan teknis atau kondisi darurat di kapal. Hal ini meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk menggunakan kapal tradisional sebagai sarana wisata bahari.

Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi tepat guna di sektor maritim tradisional. Dengan inovasi ini, kapal wisata tradisional tidak kehilangan nilai budaya dan kearifan lokalnya, namun tetap mampu mengikuti perkembangan teknologi modern. Penerapan energi surya yang ramah lingkungan juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan pariwisata.
Pokmaswas Pesona Bahari berharap, inisiatif ini dapat menginspirasi kelompok masyarakat pesisir lainnya di Indonesia untuk menerapkan teknologi serupa. Sinergi antara kearifan lokal dan inovasi teknologi menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dengan implementasi dan edukasi power pack surya berbasis IoT dan LoRa, kapal wisata tradisional di bawah binaan Pokmaswas Pesona Bahari kini memasuki era baru: tetap lestari dalam tradisi, namun modern dalam pelayanan dan keamanan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda