Malang, JurnalPost.com - Tim dosen dari Departemen Kebidanan, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (UM), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapabilitas Sebaya Remaja Berdaya (SEBAR) sebagai Peer Educator Kesehatan Reproduksi serta Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja”.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26–28 Agustus 2025, dilaksanakan di SMKN 7 Kota Malang, dengan melibatkan tiga orang dosen dan dua mahasiswa dari Fakultas Kedokteran UM. Sasaran kegiatan ini adalah perwakilan siswa-siswi kelas XI yang diharapkan dapat menjadi peer educator atau pendidik sebaya dalam isu kesehatan reproduksi dan pencegahan perilaku berisiko di lingkungan sekolah.
Program ini merupakan implementasi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3 (Good Health and Well-being) dan poin 4 (Quality Education), yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan dan kualitas pendidikan remaja Indonesia.
Pembukaan dan Edukasi Dasar
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Kota Malang, Bapak Suprijana, S.Pd. Acara dilanjutkan dengan pemberian pre-test kepada siswa untuk mengukur pemahaman awal mereka.
Materi pertama disampaikan oleh Ibu Nindi Kusuma Dewi, S.Keb., Bd., M.Keb., yang membahas tentang kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan perilaku berisiko. Sesi ini bertujuan membangun kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan memahami risiko yang mungkin dihadapi dalam masa perkembangan mereka.
Pelatihan dan Pendampingan Peer Educator
Pendampingan dan mentoring kader remaja oleh narasumber dari UM
Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada pendampingan dan mentoring kader remaja oleh dosen UM. Materi disampaikan oleh Dr. Dewi Ratna Sulistina, S.Keb., Bdn., M.Keb., meliputi teknik komunikasi efektif dan empatik, manajemen kelompok kecil, serta strategi menjangkau teman sebaya.
Para peserta tampak antusias dan aktif berpartisipasi dalam berbagai simulasi dan diskusi kelompok. Pendekatan interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berperan sebagai peer educator di sekolah mereka masing-masing.
Simulasi dan Evaluasi Akhir
Simulasi peran peer educator menggunakan media flipchart (lembar balik) edukatif
Hari ketiga menjadi puncak kegiatan dengan demonstrasi dan simulasi peran peer educator menggunakan media flipchart (lembar balik) edukatif yang disusun oleh tim pengabdian. Sesi ini difasilitasi oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran UM yang turut mendampingi jalannya kegiatan bersama guru UKS SMKN 7 Kota Malang.
Kegiatan ditutup dengan post-test evaluasi, serta pemberian sertifikat penghargaan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Harapan dan Dampak Kegiatan
Melalui kegiatan ini, tim dosen berharap agar siswa yang telah dilatih dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, menyebarkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan mengedukasi teman sebaya agar mampu menghindari perilaku berisiko.
“Kami berharap para remaja dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya, memiliki kesadaran diri yang tinggi, serta mampu menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Ibu Winny Kirana Hasanah, selaku ketua tim pengabdian.
Program Sebaya Remaja Berdaya (SEBAR) ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan peran sekolah dalam membina remaja yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda