Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. UPN Veteran Jawa Timur Dorong Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Melalui Budidaya Maggot di Desa Jombatan

UPN Veteran Jawa Timur Dorong Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Melalui Budidaya Maggot di Desa Jombatan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
27 Juni 2026, 14.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
UPN Veteran

Jombang, JurnalPost.com – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Balai Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Rabu (24/6). Kegiatan yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jawa Timur ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Mengusung tema "Trash to Treasure", kegiatan ini merupakan rangkaian pengabdian yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali sejak tahun 2025. Program tersebut dirancang secara bertahap agar masyarakat tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi sumber manfaat ekonomi.

IKLAN

Pada pelaksanaan tahun 2025, tim pengabdian mengawali program dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, sekaligus mengedukasi warga agar tidak lagi membakar sampah maupun membuangnya ke sungai. Kegiatan tersebut menggandeng PT. Energi Agro Nusantara sebagai salah satu mitranya. Tahap berikutnya difokuskan pada pemanfaatan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna lebih tinggi melalui berbagai kegiatan daur ulang dan pemanfaatan kembali limbah rumah tangga.

UPN Veteran
Baca Juga

UPN Veteran Jatim Dorong Literasi Digital untuk Keamanan Siber

Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, fokus kegiatan diarahkan pada pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF). Pelatihan menghadirkan narasumber, Bapak Umar Subhan Basri, pegiat budidaya maggot dari TPS3R Rejoagung, Jombang, yang telah berpengalaman mengembangkan sistem pengolahan sampah organik berbasis maggot.

Sekitar 15 orang bapak-bapak dari Dusun Jombatan mengikuti pelatihan yang berlangsung secara interaktif. Tidak hanya memperoleh materi, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung tahapan budidaya maggot mulai dari persiapan hingga proses panen.

Dalam praktik tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai bahan dan peralatan yang dibutuhkan, mulai dari pemilihan lokasi yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik, pembuatan kandang lalat menggunakan insect net, hingga penyediaan media bertelur menggunakan baskom.

Peserta kemudian mempelajari tahapan pemeliharaan maggot. Pada fase awal, bayi maggot diberi pakan berupa ampas tahu atau dedak halus selama sekitar 1-5 hari. Setelah memasuki fase pertumbuhan berikutnya (hari ke-6 hingga ke-15), pakan diganti menggunakan limbah dapur organik seperti sisa makanan, sayuran, buah yang mulai membusuk, ampas kelapa, maupun ampas kopi. Memasuki usia sekitar 15 hari, maggot telah siap dipanen untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang kaya protein.

Dosen UPN
Baca Juga

Dari Kampus ke Kebun: Dosen UPN Veteran Jatim 'Ngopi' Bareng Petani untuk Merajut Wisata Kopi Ijen Geopark

Dalam pelatihan tersebut juga dijelaskan pentingnya menyisakan sekitar 10–20 persen maggot sebagai calon indukan. Maggot tersebut selanjutnya dipisahkan ke kandang lalat untuk melanjutkan siklus hidupnya menjadi prepupa, pupa, hingga berubah menjadi lalat BSF dalam waktu sekitar dua minggu. Setelah menjadi lalat dewasa, BSF tidak lagi mengonsumsi makanan, melainkan hanya meminum air, kawin, dan bertelur sebelum akhirnya mati. Dari telur inilah siklus budidaya kembali dimulai sehingga proses produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

IKLAN

Menurut Bapak Umar Subhan Basri, budidaya maggot menawarkan berbagai manfaat, terutama sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang mampu menghasilkan produk bernilai ekonomis. Dengan modal yang relatif terjangkau, sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000 untuk skala rumah tangga, masyarakat sudah dapat memulai usaha budidaya maggot. Selain itu, siklus budidayanya yang hanya memerlukan waktu sekitar 35–45 hari menjadikannya sangat potensial dikembangkan oleh masyarakat, khususnya rumah tangga yang memiliki usaha peternakan unggas maupun perikanan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga Dusun Jombatan mengakui bahwa hingga saat ini mereka masih menghadapi kendala dalam pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik, sehingga pelatihan tersebut dinilai memberikan solusi yang aplikatif dan mudah diterapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Umar berharap pelatihan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah secara mandiri. Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru dapat diolah menjadi sumber ekonomi baru bagi keluarga, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di lingkungan.

UPN Veteran Jawa Timur
Baca Juga

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim pengabdian kepada masyarakat menyerahkan sejumlah hibah kepada masyarakat Desa Jombatan, berupa dua set perangkat budidaya maggot, tong sampah khusus botol untuk mendukung pengelolaan sampah anorganik, papan infografis mengenai tata cara pengelolaan sampah rumah tangga, serta desain industri sederhana berupa kursi berbahan dasar papan daur ulang sebagai contoh pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai guna.

Salah satu dosen tim pengabdian masyarakat, Walda Okvi Juliana Ningsih, menyampaikan bahwa program Trash to Treasure tidak hanya bertujuan mengurangi permasalahan sampah di tingkat desa, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi sirkular. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penyediaan alternatif pakan ternak yang lebih terjangkau, Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan peluang usaha baru, Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan sampah organik yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, praktisi, dan masyarakat.

Melalui program pengabdian yang berkelanjutan ini, Program Studi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur berharap masyarakat Desa Jombatan dapat semakin mandiri dalam mengelola sampah sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis lingkungan. Program Trash to Treasure diharapkan menjadi contoh bahwa permasalahan sampah dapat diubah menjadi peluang yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Penulis: Januari Pratama Nurratri T., Sari Lustina Simanullang, dan Rahmadhanti Budi Purwanti

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/upn-veteran-jawa-timur-dorong-implementasi-pembangunan-berkelanjutan-melalui-budidaya-maggot-di-desa-jombatan/95005/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 14.52 WITA

  • #Berita Dosen
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #UPN Veteran Jawa Timur

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP
  2. 2

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  3. 3

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  4. 4

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.