33 C
Makassar
Jumat, September 25, 2020

Daya Tahan LPK Teratai Boyolali Yang Mampu Bertahan Ditiap Zaman

- Advertisement -

LPK Teratai Boyolali

JURNALPOST – Keterampilan menyetir mobil saat ini memang sangat dibutuhkan. Terlebih lagi bagi kita yang selalu ingin bepergian dengan menggunakan mobil. Tentu saja sangat dibutuhkan keterampilan khusus keselamatan berkendara atau safety riding.

Banyak diantara kita belajar menyetir mobil dilakukan bersama dengan kerabat yang memang sudah memiliki keterampilan dan sebagian lagi beralih ke lembaga kepelatihan yang memang memberikan pelatihan dan keterampilan menyetir mobil.

Di setiap kota di Indonesia tentu lembaga kepelatihan kursus menyetir mobil pasti jumlahnya sangat banyak karena pertumbuhan jumlah mobil di kota-kota besar semakin meningkat. Hal ini didorong dengan tren yang menunjukkan bahwa kemahiran menyetir mobil menjadi kebutuhan.

Adanya tren kebutuhan menyetir mobil tersebut menjadi ladang bisnis bagi sebagian orang untuk membuka kursus menyetir mobil di era saat ini. Namun, tahukah kamu jika di Kabupaten Boyolali kursus menyetir mobil sudah ada sejak tahun 1966?

LPK Teratai namanya. Lembaga Kepelatihan dan Kursus ini didirikan oleh Ridjo Erjanto yang semula berlokasi di Jl. Merapi bertepatan di sebelah barat SMP Negeri 1 Boyolali.

Sigit Sulaksono selaku penerus dari LPK Teratai yang mengisahkan bahwa pada awal kursus ini dibuka, mobil yang digunakan adalah Morris yaitu mobil pabrikan Inggris yang dibuat pada tahun 1960-an.

Menariknya lagi, siswa yang belajar di kursus ini bukan hanya berasal dari Boyolali karena pada tahun 1966 sendiri di Boyolali tidak banyak orang yang memiliki mobil.

“Kalau pada saat itu siswa yang kursus di sini itu hanya kalangan ekonomi atas karena banyak masyarakat Boyolali belum punya mobil. Bahkan pesertanya sendiri berasal dari luar daerah Boyolali seperti Salatiga, Kartasura, dan Klaten,” Kata Sigit saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Sabtu, 18 April 2020.

Namun, kursus menyetir mobil ini sempat mati suri, lantaran Ridjo Erjanto selaku pemilik pertama kursus menyetir ini wafat pada tahun 1999 dan kini LPK Teratai berlokasi di Jalan Teratai 17 A, Pulisen, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Kursus menyetir yang disebut mati suri ini tetap punya nama. Sigit juga menyebutkan bahwa di masa mati suri tersebut banyak yang menanyakan kapan kursus menyetir ini mulai beroperasi kembali.

“Selama kurun waktu 1999 sampai dengan 2002 itu mungkin hampir 500 orang yang saya tolak. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk membuka kembali hingga saat ini dengan nama LPK Teratai yang sudah mendapatkan izin dari Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Boyolali,” kata dia.

Menurutnya, kunci LPK Teratai mampu bertahan adalah adanya kurikulum keselamatan berkendara yang jelas dan juga promosi dilakukan melalui mulut ke mulut sehingga dapat dimungkinkan sejak tajun 1966 hingga saat ini nama kursus ini mampu melawan tiap zaman.

- Advertisement -

Berita terbaru

Makna Angka Bagi Pasangan Calon di Pilkada Maros 2020

MAROS, JURNALPOS – KPU Maros melakukan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros peserta Pilkada 2020 di Gedung Serbaguna Maros, Kamis...
- Advertisement -

PMM 57 UMM Ajak siswa lebih mencintai Lingkungan

Bangkalan, Jurnalpost - Kelompok 57 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2020 Sukses mengajak siswa untuk lebih mencintai lingkungan. Melihat banyak...

Lakukan Penyuluhan GERMAS Mahasiswa UMM Berbagi Tempat Cuci Tangan Ramah Lingkungan

JURNALPOST - Indonesia sekarang sedang menjadi salah satu negara yang terkena imbas dari virus COVID-19. Karena disaat pandemi seperti ini diharuskan selalu menjaga kesehatan...

Dapat Nomor Urut Dua, Itu Sudah Selaras dengan RAMAH

PANGKEP, JURNALPOS - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Rahman Assagaf dan Muammar Muhayang (RAMAH) mendapatkan nomor urut 2 saat pengundian yang digelar...

Berita Terkait

Makna Angka Bagi Pasangan Calon di Pilkada Maros 2020

MAROS, JURNALPOS – KPU Maros melakukan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros peserta Pilkada 2020 di Gedung Serbaguna Maros, Kamis...

PMM 57 UMM Ajak siswa lebih mencintai Lingkungan

Bangkalan, Jurnalpost - Kelompok 57 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2020 Sukses mengajak siswa untuk lebih mencintai lingkungan. Melihat banyak...

Lakukan Penyuluhan GERMAS Mahasiswa UMM Berbagi Tempat Cuci Tangan Ramah Lingkungan

JURNALPOST - Indonesia sekarang sedang menjadi salah satu negara yang terkena imbas dari virus COVID-19. Karena disaat pandemi seperti ini diharuskan selalu menjaga kesehatan...

Dapat Nomor Urut Dua, Itu Sudah Selaras dengan RAMAH

PANGKEP, JURNALPOS - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Rahman Assagaf dan Muammar Muhayang (RAMAH) mendapatkan nomor urut 2 saat pengundian yang digelar...
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini