Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. BEM FH UMI : Indonesia Carut Marut Korupsi, Apa Solusi Mahasiswa

BEM FH UMI : Indonesia Carut Marut Korupsi, Apa Solusi Mahasiswa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
05 Desember 2016, 22.06 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
BEM FH UMI : Indonesia Carut Marut Korupsi, Apa Solusi Mahasiswa

Jurnalpost - Menteri Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) inisiasi diskusi pelataran tentang bahaya korupsi di Pelataran Mesjid Kampus UMI Umar Bin Khattab Jln. Urip Sumoharjo Makassar Senin, (5/12/2016) siang.

Kegiatan ini dihadiri 20 orang dari FH UMI dengan menghadirkan narasumber Mahyuddin Abdullah (Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan) moderator sekaligus penanggung jawab diskusi, Muh. Basri lampe (Mentri PTKP FH UMI). Dan mengankat tema “Indonesia Carut Marut Korupsi, Apa Solusi Mahasiswa?“.

IKLAN

Mahyuddin, menjelaskan dalam materinya bahwa terjadinya korupsi sampai hari adalah salah satunya sifat seraka artinya bahwa sesuatu yang ia punya dia tidak pernah puas selalu ingin menammbah contohnya seseorang yang diberikan jabatan, jabatan yang ia miliki selalu igin lebih dari pada itu. Dan juga lahirnyan sifat apatis, yang memiliki pemikiran acuh tak acuh tidak peduli terhadap permasalahan yang terjadi hanya memikirkan diri sendiri, terangnya.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

IKLAN

Lebih lanjut dia, bahwa ada beberapa hal terjadinya korupsi pertama kebutuhan, sistem, personal dan juga lahirnya pertarungan politik yang tidak melihat kapasitas yang akan memimpin tetapi bagaimana orang yang mapan terhadap finansial maka itulah menjadi pemenangnya di pertarungan politik. Olehnya itu, tidak salah ketika jadi pemimpin, kemudia ia, akan kembalikan uangnya. Sehingga dia mengharapkan terhadap mahasiswa sekarang agar tetap mempertahankan nilai dan funsi mahasiswa yaitu idealisme, pelopor perubahan, dan sosial kontrol terhadap melawan korupsi, jelasnya aktivis Pemuda Muhammadiyah ini.

Mentri PTKP, dia menjelaskan bahwa tujuan mengankat tema di atas adalah untuk mengetahui seperti apa itu korupsi, bagaimana penyelesaian korupsi dan apa peran Mahasiswa terhadap korupsi. Karena pada tanggal 9 Desember akan datang adalah hari anti korupsi, dan tidak menutup kemungkinan sekian banyak Lembaga akan turun aksi demonstran pada hari anti korupsi. “Saya selaku pengurus BEM berenisiatif membuat diskusi, supaya mengetahui apa itu korupsi ketika turun aksi, bukan sekedar berteriak dan ikut-ikutan“ jelas basri.

Lebih lanjut, dia mengharapkan agar mahasiswa yang akan turun aksi di tanggal 9 Desember tidak sekedar mengankat issu atau berhenti dihari itu to saja, akan tetapi bagaimana issu yang akan diangkat nanti, terus akan diakaji sampai ada titik terang yang ditemukan, ungkap putra bulukumba ini.

Presiden BEM FH UMI, menambahkan bahwa bukan hanya kita akan fokus di hari anti korupsi akan tetapi di tanggal 10 Desember juga perlu dikaji dihari Hak Asasi Manusia (HAM). Olehnya itu, dia mengharapkan bahwa mahasiswa UMI khususnya mahasiswa FH UMI harus fokus pada pengkajian issu sebelum turun aksi di tanggal 9-10 dihari momentum, ungkapnya.(*)

Peserta dan sivitas akademika FEB UPN
Baca Juga

FEB UPN Veteran Jatim Hadirkan Akademisi Polandia Bahas Strategi Keuangan di Tengah Krisis Global

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bem-fh-umi-indonesia-carut-marut-korupsi-apa-solusi-mahasiswa/3470/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #BEM FH UMI
  • #Menteri
  • #perguruan tinggi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.