Ayo Bangkit dari Covid-19
Penulis : Nasikhul Malik (Mahasiswa Ilmu Hukum UIN Walisongo Semarang)
Jurnalpost - Wabah Covid-19 kini menjadi cobaan bagi manusia sebagai makhluk social, siapa saja bisa terkena wabah covid-19 ini tanpa memandang siapa kita. Dapat disebut kalau virus ini memberikan pengaruh bagi kita semua, contohnya seperti pembatasan social tetap dirumah saja yang membuat kita harus menahan diri terlebih dahulu sementara untuk tidak berpergian kemanapun, terutama tempat keramaian seperti pasar, bioskop, mall, tempat wisata dan lainya.
Dalam perjalanan hidup seseoranag, ada masanya di mana seseorang merasa hidupnya sangat terpuruk, tidak seterusnya kita merasakan kebahagiaan. Misalnya kerugian karena hilangnya mata pencaharian, kehilangan sesorang yang kita sayangi, hidup menjadi tidak bebas, dan terkena musibah ataupun bencana seperti wabah covid-19 ini. Semua kondisi pandemi ini tentu mempunyai dampak berbeda-beda bagi setiap orang. Ada seseorang yang kuat untuk bangkit dari permasalahannya da nada juga seseorang yang tidak kuat untuk bangkit dari permasalahannya sampai mengalami gangguan kesehatan mental.
Seperti yang kita ketahui bahwa pandemi wabah Covid-19 ini sudah banyak mempengaruhi aspek kehidupan kita, mulai dari aspek sosial, aspek finansial, aspek spiritual, aspek keluarga, aspek mental dan emosional. Apakah kita manusia sebagai makhluk sosial menyerah dengan musibah covid-19 ini? Tidak, kita harus bisa menjadi seseorang yang optimis agar dapat bangkit dari situasi wabah covid-19 ini.
Situasi pandemi wabah covid-19 ini menjadikan orang lupa bahwa sebenarnya mereka mempunyai banyak faktor yang bisa membantu mereka mampu menghadapi situasi ini. Misalnya seperti, ada faktor eksternal yang dapat menjadi faktor protektif buat kita, yaitu seperti kebijakan dan imbauan dari pemerintah agar masyarakat menjalankan serta menjaga pola kehidupan yang sehat, kemudian menjalankan physical distancing atau jaga jarak antar sesama, lalu melakukan cuci tangan dengan sabun dengan air yang bersih minimal selama 20 detik, dan kebijakan-kebijakan lainnya.
Imbauan aktif dari para tokoh masyarakat di lingkungan maupun dimedia sosial, kesigapan dan perjuangan para tenaga medis, penelitian-penelitian ilmiah oleh para ahli yang bertujuan untuk membuat vaksin atau obat masih terus dilakukan, itu merupakan harapan bahwa kita akan mampu mengatasi wabah covid-19 ini. Dari dalam diri kita tentu banyak juga factor pelindung yang bisa membantu untuk mengatasi situasi saat ini. Seperti menjalankan imbauan dari pemerintah untuk sekolah dari rumah, bekerja dari rumah, beribadah sementara dari rumah. Keyakinan bahwa wabah covid-19 ini bisa diatasi, kegiatan waktu berkumpul bersama keluarga menjadi lebih banyak menjadi perasaan yang bahagia, bisa memilih informasi mana yang benar dan mana yang salah, pasti semua ini bisa membantu kita untuk menjalani keseharian di masa pandemi ini tanpa mengalami masalah yang serius.
Namun, setelah wabah covid-19 ini berlalu kita sebagai makhluk social tentu harus bisa bangkit, seperti halnya berikut ini adalah cara-cara agar bisa bangkit dari wabah covid-19 :
Artikel Terkait
REKOMENDASI JURNALPOST
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda