Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Ayo Bangkit dari Covid-19

Ayo Bangkit dari Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
01 November 2020, 15.44 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Covid-19
Penulis : Nasikhul Malik (Mahasiswa Ilmu Hukum UIN Walisongo Semarang) Jurnalpost - Wabah Covid-19 kini menjadi cobaan bagi manusia sebagai makhluk social, siapa saja bisa terkena wabah covid-19 ini tanpa memandang siapa kita. Dapat disebut kalau virus ini memberikan pengaruh bagi kita semua, contohnya seperti pembatasan social tetap dirumah saja yang membuat kita harus menahan diri terlebih dahulu sementara untuk tidak berpergian kemanapun, terutama tempat keramaian seperti pasar, bioskop, mall, tempat wisata dan lainya. Dalam perjalanan hidup seseoranag, ada masanya di mana seseorang merasa hidupnya sangat terpuruk, tidak seterusnya kita merasakan kebahagiaan. Misalnya kerugian karena hilangnya mata pencaharian, kehilangan sesorang yang kita sayangi, hidup menjadi tidak bebas, dan terkena musibah ataupun bencana seperti wabah covid-19 ini. Semua kondisi pandemi ini tentu mempunyai dampak berbeda-beda bagi setiap orang. Ada seseorang yang kuat untuk bangkit dari permasalahannya da nada juga seseorang yang tidak kuat untuk bangkit dari permasalahannya sampai mengalami gangguan kesehatan mental. Seperti yang kita ketahui bahwa pandemi wabah Covid-19 ini sudah banyak mempengaruhi aspek kehidupan kita, mulai dari aspek sosial, aspek finansial, aspek spiritual, aspek keluarga, aspek mental dan emosional. Apakah kita manusia sebagai makhluk sosial menyerah dengan musibah covid-19 ini? Tidak, kita harus bisa menjadi seseorang yang optimis agar dapat bangkit dari situasi wabah covid-19 ini. Situasi pandemi wabah covid-19 ini menjadikan orang lupa bahwa sebenarnya mereka mempunyai banyak faktor yang bisa membantu mereka mampu menghadapi situasi ini. Misalnya seperti, ada faktor eksternal yang dapat menjadi faktor protektif buat kita, yaitu seperti kebijakan dan imbauan dari pemerintah agar masyarakat menjalankan serta menjaga pola kehidupan yang sehat, kemudian menjalankan physical distancing atau jaga jarak antar sesama, lalu melakukan cuci tangan dengan sabun dengan air yang bersih minimal selama 20 detik, dan kebijakan-kebijakan lainnya. Imbauan aktif dari para tokoh masyarakat di lingkungan maupun dimedia sosial, kesigapan dan perjuangan para tenaga medis, penelitian-penelitian ilmiah oleh para ahli yang bertujuan untuk membuat vaksin atau obat masih terus dilakukan, itu merupakan harapan bahwa kita akan mampu mengatasi wabah covid-19 ini. Dari dalam diri kita tentu banyak juga factor pelindung yang bisa membantu untuk mengatasi situasi saat ini. Seperti menjalankan imbauan dari pemerintah untuk sekolah dari rumah, bekerja dari rumah, beribadah sementara dari rumah. Keyakinan bahwa wabah covid-19 ini bisa diatasi, kegiatan waktu berkumpul bersama keluarga menjadi lebih banyak menjadi perasaan yang bahagia, bisa memilih informasi mana yang benar dan mana yang salah, pasti semua ini bisa membantu kita untuk menjalani keseharian di masa pandemi ini tanpa mengalami masalah yang serius. Namun, setelah wabah covid-19 ini berlalu kita sebagai makhluk social tentu harus bisa bangkit, seperti halnya berikut ini adalah cara-cara agar bisa bangkit dari wabah covid-19 :

Pertama, Utamakan untuk menggunakan produk local

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa penyebaran wabah covid-19 ini tidak hanya mempengaruhi kondisi kesehatan kita saja, namun juga mempengaruhi kondisi finansial keuangan karena beberapa sektor bisnis mengalami penurunan karena pengaruh adanya physical distancing. Misalnya industri transportasi menurun karena penumpang berkurang, di pasar-pasar juga sepi karena pembeli juga berkurang, industri pariwisata juga berkurang karena pengunjung sepi, serta hiburan-hiburan lainya di Indonesia. Nah, begitu wabah ini sudah berlalu, ayo sama-sama kita sebagai rakyat Indonesia mulai memajukan bisnis-bisnis local tersebut. Selain dari itu, jika anda mempunyai usaha baik itu dibidang apapun, sebaiknya untuk mengedepankan supplier lokal sebagai bentuk dukungan untuk perekonomian bangsa Indonesia.

Kedua, Hadirkan solusi untuk mengatasi masalah di masyarakat

Pandemi virus Corona memberikan kita banyak pelajaran berharga. Kita perlu melakukan beberapa solusi untuk mengatasi masalah dimasyarakat ditengah pandemi ini. Seperti misalnya kita bisa memperbaiki diri kita sendiri menjadi pribadi yang lebih baik serta dapat menciptakan berbagai solusi untuk membantu sejumlah masyarakat yang butuh bantuan. Di dalam dunia bisnis, solusi tersebut bisa anda lakukan melalui cara-cara yang simpel, contohnya seperti menyediakan opsi pembayaran non tunai, menyediakan layanan pesan antar untuk pelanggan sehingga transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan aman.

Ketiga, Bagikan pengetahuan yang Kamu miliki

Tidak sedikit masyarakat yang profesinya terdampak karena Covid-19. Setelah pandemic covid-19 ini berakhir, anda tidak hanya membantu secara finansial saja, tetapi juga bisa membantu melalui keahlian dan pengetahuan yang dimiliki dengan membagikan pengetahuan pada masyarakat yang kurang cakap dalam pengetahuan di lingkungan langsung maupun di media sosial. Bisa juga membuka pelatihan khusus yang dapat diikuti oleh masyarakat sehingga mereka dapat menambah keterampilan dan pengetahuan yang mereka miliki agar dapat bersaing di dunia profesional. Walaupun hal ini terlihat sederhana, pemberian pengetahuan dan keterampilan mempunyai pengaruh manfaat yang besar bagi masyarakat.

Ketiga, Memiliki efikasi diri yang baik

Dalam situasi pandemi ini kita harus bisa yakin akan kemampuan diri sendiri untuk dapat mengatasi berbagai masalah di dalam situasi saat wabah covid-19 ini dengan cara melihat kelebihan-kelebihan yang kita punyai. Selain itu, kita harus bisa memelihara kesehatan mental agar tidak mudah stress dalam situasi pandemi saat ini.

Keempat, menjadi seseorang yang optimis

Wabah covid-19 mendorong kita agar menjadi seseorang yang optimis, percaya pada diri sendiri, artinya kita didorong agar tetap terus berpikir dan berpandangan positif tidak berpikiran negativ serta berperilaku konstruktif dalam situasi apapun saat ini. Kemudian tingkatkan sisi positif dalam diri sendiri seperti misalnya dengan menambah skill, pengetahuan atau dengan melatih bakat dan minat yang dimiliki agar di situasi pandemi saat ini kita tidak terpuruk.

Kelima, Bersyukur dalam situasi apapun

Bersyukur menjadi kunci agar kita selalu ingat kepada tuhan. Dalam pandemi ini bersyukur sangat berguna untuk setiap hal baik yang dialami setiap harinya, seperti contohnya masih dapat berkumpul bersama keluarga, di dalam pandemi ini malah waktu berkumpul dengan keluarga menjadi lebih banyak karena adanya kebijakan pemerintah untuk tetap dirumah saja, jadi kita harus bersyukur ada hikmah dibalik musibah ini. Kemudian perlu bersyukur karena masih dapat belajar sekolah di rumah, masih bisa beribadah dan berdoa di rumah, masih dapat mendampingi anak dalam mengerjakan tugas sekolah di rumah, dan lain sebagainya. Jadi siapapun kita, pasti kita mempunyai cara masing-masing untuk bangkit dari situasi pandemi ini untuk saling membantu sesama dari musibah wabah covid-19 ini. Semoga virus covid-19 cepat berlalu agar kehidupan kita kembali seperti semula, amiin.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/ayo-bangkit-dari-covid-19/13106/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.11 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Pilihan Editor

  1. 1 Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.