Tema: Analisis Jejaring Sosial dalam hubungannya Bisnis Online
JurnalPost - Dalam menjalankan bisnis online, akan sangat baik bila kita juga memanfaatkan aplikasi bisnis online. Di era serba online seperti sekarang, ada banyak komunitas dan tentunya seputar bisnis yang bisa kita ikuti. Salah satunya adalah melalui channel Telegram. Telegram merupakan aplikasi chat berbasis messaging. Dimana aplikasi Telegram ini terdapat fitur group messaging, sehingga kita dapat membuat grup sendiri ataupun bergabung dengan grup yang kita inginkan dengan jumlah kapasitas anggota yang tidak terbatas. Aplikasi bertukar pesan dari India ini dapat merubah grup dengan kapasitas anggota saat telah mencapai 200 ribu anggota, maka grup bisa diubah menjadi Broadcast Groups yang tidak terbatas. Aplikasi Telegram ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan didalamnya. Berikut beberapa kelebihan yang terdapat dalam aplikasi Telegram yang membuat kita nyaman dan tidak merasa takut ketika menggunakannya:
- Terjaminnya keamanan pesan, Saat kita melakukan chat dengan salah satu orang di kontak kita , maka kita dapat mengamankan pesan tersebut dengan menggunakan fitur end-to-end encryption dari Telegram. Dengan begitu, kita tidak perlu khawatir lagi pesan kita akan disadap oleh orang tidak dikenal.
- Self - destruct Timer, dimana kita dapat menghapus pesan dalam obrolan yang bersifat rahasia dengan orang lain apabila kita tidak ingin menyimpannya.Telegram menyediakan fitur yaitu mengatur self-destruct timers atau waktu otomatis untuk menghapus pesan tersebut secara permanen.
- Memungkinkan untuk mengirim file besar, Telegram menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang dapat mengirim file dalam ukuran besar. Kita bisa mengirimkan file sebesar 1,5 GB. Dengan kapasitas sebesar itu, kita bisa mengirimkan berbagai macam file melalui Telegram tanpa perlu membuka Google Drive atau email.
- Tidak terdapat Fitur Video Call, Meskipun Telegram mempunyai berbagai kelebihan namun, ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh aplikasi pesan instan ini. Salah satu kekurangannya adalah Telegram tidak dapat melakukan aktivitas video call. Sehingga, melalui Telegram kita juga tidak bisa melakukan conference video call yang dapat menampung 2 orang atau lebih.
- Tidak memiliki fitur story, Kekurangan lainnya dari aplikasi pesan instan yang satu ini adalah tidak memiliki fitur story. Hal ini berbeda dengan WhatsApp atau Instagram yang mempunyai fitur story sehingga bisa menampilkan apa yang sedang dikerjakan oleh kontak kita atau mempromosikan barang dari bisnis yang kita miliki apabila kita ingin menawarkannya kepada sesama pengguna telegram. Mungkin kita bisa menawarkan produk kita melalui grup yang telah kita ikuti.
- Contact @indonesia_internet_entrepreneur
- Contact @indopreneur
- Contact @energizerentrepreneur
- Contact @IDStartupFounder
- Contact @wirausaha
- Contact @KalanganEkonomiKreatif
- Contact @digital.id
- Bisa menyambut konsumen secara otomatis
- Mampu memesan secara online
- Adanya real-time support
- Mampu memproses feedback dari konsumen
- Menjadi media untuk berkomunikasi dan mengkoordinasi tim
- Bisa memberikan informasi terbaru tentang keadaan bisnis
- Mampu menambah trafik ke website
- Adanya bantuan Non-stop client support.
Dari kasus Covid-19 di Indonesia dibandingkan dengan bulan sebelumnya maka pada bulan Juni 2021 ini adalah yang tertinggi angkanya. Dapat dilihat pada data statistik berikut :
Terlihat bahwa kasus Covid-19 pada periode Januari 2021 sebesar 12.001. Sehingga menandakan dari bulan Januari sampai Juli kasus meningkat sebesar 2.535. Dari laporan yang dirilis oleh Google pada Oktober 2020, dengan waktu yang disediakan orang untuk masuk ke platform dagang online sepanjang terjadinya pandemi dari semula 3,7 jam/hari menjadi 4,7 jam/hari ketika terjadi lockdown dan menjadi 4,2 jam/ hari setelah lockdown berakhir. Dari gambaran itu, wajar bila Bank Indonesia berani memproyeksikan transaksi e-commerce menjadi Rp337 triliun tahun ini. Naik 33,2 persen dibandingkan transaksi 2020 sebesar Rp253 triliun.
Dengan adanya pandemi bisnis online malah semakin meningkat drastis, dengan adanya kebijakan PSBB dimana semua orang harus berjaga jarak maka adanya bisnis online ini sangat terbantu khususnya bagi para pekerja kantor. Banyak para karyawan yang terkena dampaknya dari pandemi ini dan harus di PHK di perusahaannya dengan adanya hal tersebut mereka melakukan pekerjaan secara online. Selain itu, adanya aplikasi Telegram ini juga memberikan peluang yang cukup besar bagi pebisnis baru atau pebisnis yang sudah ada karena pada platform Telegram ini para pebisnis bisa mengevaluasi usahanya kembali.
Dengan kenaikan pengguna e-commerce pada saat kondisi Covid-19 ini yang serba terbatas untuk melakukan kegiatan tatap muka langsung maka dengan adanya jejaring sosial pada media sosial seperti telegram dapat mempermudah setiap orang dalam berbelanja. Kesempatan emas bagi para pemilik bisnis online untuk melanjutkan bisnis onlinenya dengan mengikuti beberapa webinar, sharing dengan sesama pemilik bisnis online yang berhubungan dengan produk atau dapat juga melakukan workshop. Seperti pada gambar dibawah ini.
Kami beri contoh dari gambaran Platform bisnis di Telegram sendiri :
Selain digunakan untuk berbagi ilmu dan sharing pengalaman, Telegram Channel juga dapat digunakan untuk menghasilkan uang. Tidak hanya Youtube Dan Blog yang dapat dimonetisasi, pada akhir tahun 2020 Telegram membagikan bahwa Telegram monetization akan diluncurkan. Berikut strategi untuk monetisasi Telegram yang diperoleh dari web appsgeyser.com
- Menjual layanan dan produk
- Menjual iklan
- Paid subscription
- Menjual channel Telegram
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda