Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Wapada !!! 7 gas ini tak berbau tetapi mematikan 

Wapada !!! 7 gas ini tak berbau tetapi mematikan 

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Oktober 2020, 18.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Sianida
JURNALPOST - Setiap harinya kita pasti menghirup udara untuk hidup. Dalam udara terdapat oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk bernapas. Meskipun kasat mata, oksigen sendiri dikategorikan sebagai senyawa kimia berbentuk gas. Bicara soal gas, apakah kamu tahu zat apa saja yang dapat berbahaya ketika dihirup? Ada sejumlah gas berbahaya di dunia ini yang dapat membunuh sesorang dengan cepat ketika menghirupnya. Bahkan beberapa di antaranya tak disadari sama sekali sampai akhirnya membuat manusia tumbang. Melansir laman Wired, ini dia sejumlah gas racun dan kimia berbahaya jika sampai terhirup manusia

Ricin

Ricin Salah satu racun yang terbilang mematikan baik tertelan ataupun terhidrup yakni ricin. Sumber racun ini berasal dari tanaman kacang jarak. Racun ricin pertama kali digunakan untuk membunuh Georgi Markov, pembangkang asal Burgaria. Pria tersebut akhirnya meninggal di hari ketujuh setelah seseorang menembakan racun itu ke tubuhnya. Jika sampai menghirup dosis ricin sekecil 0,3 miligram saja, dapat berakibat fatal pada tubuh. Ricin diketahui dapat menyebabkan kegagalan pernapasan dan infeksi kepada organ tubuh. Jika dosis yang dihirup terlampau banyak, gas kimia ini akan membuat seseorang mati dalam hitungan waktu beberapa jam saja.

Sarin

Sarin termasuk ke dalam gas yang paling mematikan bagi manusia. Gas racun ini bahkan dianggap lebih 26 kali lebih berbahaya daripada sianida. Sekali hirupan gas sarin, maka dapat membuat mulutmu berbusa, jatuh koma hingga akhirnya meninggal. Sarin pada mulanya hanya digunakan sebagai pestisida, lalu kemudian dialihfungsikan untuk senjata kimia. Pihak PBB pernah mengecam pemakian gas sarin sebagai senjata perang. Sehingga pemakaian sarin pernah dilarang sejak tahun 1993. Namun saat ini, gas sarin digunakan kembali sebagai senjata perang di Suriah.

Sianida

Sianida Di Indonesia racun satu ini pernah membuat gempar publik karena kasus kematian Mirna. Racun sianida sendiri dapat berakibat fatal jika dikonsumsi ataupun dihirup oleh manusia. Dalam dosis kecil sekalipun, racun sianida ini dapat mencabut nyawa manusia. Biasanya jika sampai terpapar zat kimia ini akan menyebabkan kejang, serangan jantung, sampai dnegan kematian. Hal ini disebabkan karena unsur kimia dalam racun sianida dapat mengikat zat besi dan menghambat peredaran oksigen dalam tubuh.

Merkuri

Merkuri Zat kimia berbahaya satu ini juga sering didengar oleh banyak orang. Biasanya merkuri kerap digunakan dalam prouduk kecantikan dan makanan yang jarang disadari banyak orang. Jika sering terpapar dan mengonsumsi konsumsi merkuri,  hal ini dapat merusak tubuh.Ternyata tidak hanya berbahaya jika dikonsumsi atau digunakan saja. Uap dari merkuri jika sampai terhirup dapat langsung menyerang otak dan paru-paru dan mematikan sistem saraf pusat.

Stychnine

Stychnine Strychnine bisanya sering digunakan sebagai bahan dasar pestisida, terutama untuk membasmi hama tikus. Meskipun tidak terlalu mematikan seperti racun lainnya, Strychnine dikenal sangat menyakitkan karena menyerang saraf dan tulang belakang. Efek yang dapat ditimbulkan dapat memicu kejang dan kontraksi otot sampai akhirnya membuat kita meninggal.

Compund 1080

Terkenal sebagai racun hewan yang terdiri dari senyawa kimia natrium flouroasetat. Dosis satu sendok teh dari cairan racun ini, dikabarkan dapat mampu membunuh hingga seratus manusia. Racun mengerikan terkenal dapat bertahan sampai satu tahun lamanya di dalam jasad mahluk yang tewas. Biasanya racun ini sulit disadari mahluk hidup karena tidak berbau, tidak berasa dan dapat larut dalam air. Bahkan risiko paparannya tinggi sehingga bisa dihirup tanpa kita disadari. Jika sampai masuk ke dalam tubuh, tak ada obat penawar yang dapat menyembuhkan. Efeknya pun sangat menyakitkan dan menyebabkan kematian dengan cepat.

Carbon Monoksida

Gas karbon monoksida terkenal mematikan karena dampaknya dapat menyebabkan kematian dalam hitungan cepat. Jika terhirup dalam kadar rendah biasanya akan beraksi yang membuat kita sesak napas. Namun jika sebaliknya, reaksi karbon monoksida akan mengikat paru-paru dan hemoglobin  darah kita. Jika hemoglobin banyak yang terikat pada karbon monoksida maka, hal ini dapat mengakibatkan jumlah oksigen berkurang. Pada akhirnya dapat berujung pada gangguan fungsi organ tubuh terutama paru-paru, hingga meninggal. Foto Anggi Kristin
Citizen Report by :
Anggi Kristi
Prodi Pendidikan IPA
Universitas Negeri Medan

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/wapada-7-gas-ini-tak-berbau-tetapi-mematikan/12739/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.06 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Pilihan Editor

  1. 1 Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat
  2. 2

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  3. 3

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.