Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. USAID Latih Fasilitator Dampingi Guru Tingkatkan Mutu Pembelajaran

USAID Latih Fasilitator Dampingi Guru Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 September 2016, 21.13 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
USAID Latih Fasilitator Dampingi Guru Tingkatkan Mutu Pembelajaran
Stuart Weston sedang mengamati siswa kelas V SDN Ngoto yang mempresentasikan hasil karyanya, saat kegiatan praktik pendampingan di sekolah tersebut

Yogyakarta, Jurnalpost - Badan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) melalui program PRIORITAS (Prioritizing Reform Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students) melatih puluhan fasilitator nasional dari 7 provinsi (Aceh, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan) dengan kemampuan mengamati dan mengidentifikasi kekuatan dan masalah dalam pembelajaran, termasuk memikirkan alternatif pemecahan masalah dan menerapkannya dalam kegiatan pendampingan kepada guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Yogyakarta selama 6 hari yang dibagi dua angkatan untuk fasilitator pembelajaran SD/MI dan SMP/MTs, yang berakhir hari ini (24/9).

Stuart Weston sedang mengamati siswa kelas V SDN Ngoto yang mempresentasikan hasil karyanya, saat kegiatan praktik pendampingan di sekolah tersebut

IKLAN

“Banyak fasilitator yang masih sulit menemukan hal-hal yang baik dan masalah dalam proses pembelajaran yang mereka dampingi. Mereka juga kesulitan memberi masukan untuk perbaikan pembelajaran. Untuk itu kami melatih fasilitator untuk mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sebuah pembelajaran, dan melakukan pendampingan terhadap guru dari hasil pengamatannya,” kata Stuart Weston Direktur Program USAID PRIORITAS di sela-sela acara.

USAID Terbitkan Buku Praktik Baik Penyiapan Calon Guru di LPTK
Baca Juga

USAID Terbitkan Buku Praktik Baik Penyiapan Calon Guru di LPTK

Pada pelatihan tersebut, para peserta dilatih melakukan pengamatan proses pembelajaran melalui tayangan 7-8 video. Lalu mereka membahas kekuatan atau permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran pada video, dan mendiskusikan pemecahannya yang dipandu beberapa pertanyaan. Hasil temuan kekuatan dan permasalahan pembelajaran dalam kelompok kecil dibagi di kelompok pleno. Fasilitator juga dibekali dengan keterampilan melakukan pendampingan dengan pertanyaan-pertanyan menggali agar guru menjadi praktisi yang reflektif.

Menurut Ujang Sukandi, spesialis pelatihan guru USAID PRIORITAS, secara umum, ada 3 hal penting yang dilakukan fasilitator dalam melakukan pendampingan pembelajaran. Pertama, beri kesempatan guru untuk memberikan komentar terhadap pelaksaan pembelajaran yang dilakukannya terlebih dahulu. Lalu, beri apresiasi kepada guru terhadap hal-hal positif dalam pembelajaran. Hal ini penting untuk memberi motivasi kepada guru agar lebih berani melakukan inovasi. Kedua, minta kepada guru menyampaikan refleksinya terkait hal-hal yang penting dalam pembelajarannya, seperti . Ketiga, minta guru untuk memikirkan perbaikan pembelajaran, kemudian tawarkan ide perbaikan dan/atau pengembangan dari yang penting tersebut, misal tentang penugasan yang diberikan kepada siswa, pengelolaan kelas, dan pertanyaan yang diajukan kepada siswa.

IKLAN

”Kalau proses pendampingan ini dapat dilaksanakan dengan baik , maka guru bisa membuat perencanaan perbaikan atau pengembangan pembelajaran berdasarkan hasil identifikasi kekuatan dan masalah tadi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di kelas,” kata Ujang.

Mawarni, fasilitator pembelajaran kelas awal yang juga guru SDN Lhoksukon Aceh Utara, menuturkan pelatihan ini sangat penting untuk membekali kemampuannya mengidentifikasi keberhasilan dan permasalahan dalam pembelajaran, terutama untuk membuat guru yang didampingi menjadi lebih terbuka untuk melakukan perbaikan pembelajaran. Sementara Ahmad Hanafi, fasilitator pembelajaran bahasa Indonesia yang juga guru MTsN 2 Tangerang Banten, menyebut kemampuannya menganalisis pembelajaran menjadi lebih baik lagi. “Saya juga mendapatkan teknik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran saya di kelas,” katanya.

Guru bersama peserta didik
Baca Juga

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pada hari terakhir pelatihan, peserta diajak untuk mempraktikkan keterampilan identifikasi kekuatan dan masalah tersebut serta keterampilan pendampingan di sekolah, yaitu di SDN Ngoto dan SMPN 5 Sleman, Yogyakarta. Mereka mengamati kegiatan pembelajaran di kelas dan mempraktikkan kegiatan pendampingan kepada guru yang mengajar.

Eko Budi Raharjo, guru IPA SMPN 5 Sleman yang menjadi guru terdamping, merasa mendapat teman berbagi untuk meningkatkan proses pembelajaran. “Saya tadi mengajak siswa melakukan percobaan getaran di kelompok yang berjumlah 5-6 siswa. Ternyata dari hasil diskusi dengan fasilitator yang mendampingi, ada beberapa siswa yang pasif hanya bergantung pada temannya. Ke depan saya akan membentuk kelompok 3-4 siswa. Laporan percobaan siswa juga masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menarik kesimpulan,” katanya.

Sementara Kepala SDN Ngoto, Sutinem, menyampaikan rencananya untuk mengajak guru-gurunya menerapkan hasil pendampingan para fasilitator. ”Kami juga akan mengajak para guru untuk selalu menerapkan prinsip pembelajaran aktif secara efektif. Sebagai langkah awal, mulai besok, kami juga akan melaksanakan kegiatan membaca senyap setiap hari selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, terutama agar minat dan keterampilan membaca siswa meningkat,” tukasnya setelah berdiskusi dengan para fasilitator.

Para fasilitator nasional ini akan melatih fasilitator kabupaten/kota melalui ToT provinsi, yang kemudian akan melatih lebih dari 1.000 fasilitator daerah yang dipersiapkan untuk melatih para guru sekolah mitra melalui forum KKG atau MGMP. Para fasilitator yang terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, dan pengawas yang selama ini konsisten menerapkan pembelajaran aktif itu, diharapkan senantiasa mengembangkan komunitas belajar secara terus menerus. Bila hal itu dilakukan konsisten, maka guru akan menjadi pembelajar sepanjang hayat dan terjadi perbaikan proses pembelajaran secara berkelanjutan.

Screenshot 2026 09 25 113421
Baca Juga

SATU KLIK: Ikhtiar Guru Menghidupkan Literasi di Ruang Digital

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/usaid-latih-fasilitator-dampingi-guru-tingkatkan-mutu-pembelajaran/3194/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Fasilitator
  • #Guru
  • #Mutu Pembelajaran
  • #USAID

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pilihan Editor

  1. 1 Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?
  2. 2

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  3. 3

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.