Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. UIPM Serukan Pendidikan Murni sebagai Hak Ilahi, Bukan Monopoli Negara

UIPM Serukan Pendidikan Murni sebagai Hak Ilahi, Bukan Monopoli Negara

Foto profil VIco Rahman
Editor: VIco Rahman
05 Juli 2025, 12.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
UIPM Serukan Pendidikan Murni sebagai Hak Ilahi, Bukan Monopoli Negara

Jakarta, JurnalPost.com - Universal Institute of Professional Management (UIPM) Indonesia kembali menggaungkan wacana pendidikan spiritual dan independen yang berakar dari nilai-nilai ilahiah. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan CEO UIPM, Rantastia Nur Alangan, lembaga ini menekankan bahwa pendidikan sejati bukanlah milik eksklusif negara, lembaga, atau sistem kapitalistik, melainkan anugerah murni dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Pendidikan Adalah Hak Asasi Ilahiah”

IKLAN

"Pendidikan murni adalah hak asasi yang berasal langsung dari Tuhan yang merupakan Sang Penguasa Alam Semesta," ujar Rantastia Nur Alangan.

Fakta UIPM
Baca Juga

Fakta UIPM yang Tidak Bisa Dipungkiri: Lembaga Pendidikan Global Berstatus Khusus di PBB, Setara dengan Lembaga Dunia

Menurutnya, izin tertinggi untuk mendidik tidak datang dari birokrasi duniawi, melainkan dari keikhlasan jiwa dan niat suci untuk menyebarkan pengetahuan yang menyelamatkan umat manusia.

UIPM menyebut bahwa setiap insan manusia sejak lahir telah dianugerahi "kurikulum batin" berupa akal, hati nurani, dan potensi ilahi. Tiga komponen ini menjadi dasar dari proses pembelajaran sejati yang tak bisa dibatasi oleh ijazah, akreditasi, ataupun legalitas administratif.

Prinsip-Prinsip Pendidikan Sejati versi UIPM Melalui manifesto terbuka, UIPM menekankan beberapa prinsip fundamental yang menurut mereka telah banyak disimpangkan oleh sistem pendidikan konvensional:

1. Izin pendidikan berasal dari Tuhan, bukan lembaga administratif. 2. Setiap manusia adalah pelajar sekaligus pendidik, bila mampu memberi manfaat. 3. Ilmu bukan komoditas, tetapi amanah untuk kesejahteraan umat manusia. 4. Gelar sejati berasal dari pengakuan masyarakat, bukan dari selembar ijazah. 5. Pendidikan tak boleh menjadi alat penindasan struktural, apalagi menjerumuskan dalam utang dan kemiskinan. 6. Ilmu harus bersifat universal, melintasi batas bangsa, kasta, dan status ekonomi.

Rantastia
Baca Juga

Lt. Gen Rantastia Nur Alangan Raih Penghargaan Perdamaian Dunia dan Pengakuan dari Lembaga PBB

Sikap Tegas terhadap Sistem Pendidikan Negara Dalam narasi yang cukup tajam, Rantastia Nur Alangan menyampaikan kritik terbuka terhadap sistem pendidikan di Indonesia dan negara-negara lain yang dianggap masih menghambat akses pendidikan inklusif.

"Negara seperti Indonesia dan Malaysia memiliki regulasi pendidikan yang diskriminatif. Mereka mempermudah kampus-kampus bermodal kuat, namun menyulitkan lembaga independen seperti UIPM. Ironisnya, koruptor dibiarkan bebas, sedangkan kami dituding ilegal," ujar Rantastia Nur Alangan, Sabtu (5/7/2025).

UIPM juga menyoroti standar ganda dalam dunia pendidikan: praktik plagiat dan jual beli ijazah di lembaga resmi sering dibiarkan, sementara inovasi pendidikan alternatif justru dicurigai. Dalam hal ini, UIPM merasa bahwa sistem yang berlaku bukan hanya tidak adil, tetapi juga merugikan rakyat secara moral dan spiritual.

IKLAN

Raffi Ahmad dan Paradoks Gelar Sebagai contoh nyata, Rantastia Nur Alangan mengungkapkan bahwa publik figur seperti Raffi Ahmad yang memperoleh gelar Doktor Honoris Causa (Dr. HC) dari UIPM telah menunjukkan kiprah filantropis nyata bagi masyarakat.

UIPM Indonesia Perkuat Jaringan Global: Terhubung Langsung ke UIA, APQN, dan UNECOSOC
Baca Juga

UIPM Indonesia Perkuat Jaringan Global: Terhubung Langsung ke UIA, APQN, dan UNECOSOC

"Apa salahnya kami memberikan penghargaan kepada tokoh yang berdampak bagi umat? Sementara gelar dari universitas akreditasi tinggi kerap dikantongi pejabat korup," katanya.

Refleksi Teologis: Negara di Bawah Tuhan, Tapi Bukan Tuhan UIPM juga mengangkat perspektif teologis dan filosofis tentang relasi antara pendidikan, negara, dan Tuhan. Negara-negara memang "berdiri dalam Kerajaan Tuhan", namun Tuhan memberikan otonomi kepada manusia untuk mengelola urusan duniawi dengan tanggung jawab moral dan sosial.

Tantangannya, menurut Rantastia Nur Alangan, adalah menyeimbangkan kedaulatan ilahi dengan realitas pluralitas masyarakat modern. Negara harus menjadi fasilitator kebaikan, bukan penguasa tunggal atas pengetahuan.

"The State is under God, but it is not God." — Abraham Kuyper, Teolog Politik Belanda

Bagi UIPM, kutipan ini menjadi dasar filosofi mereka bahwa tidak ada negara yang boleh memonopoli akses terhadap pendidikan yang ilahiah sifatnya.

Pendidikan sebagai Tradisi Ilmuwan Besar UIPM juga mengangkat nama-nama seperti Ibnu Sina, Albert Einstein, dan Ki Hajar Dewantara sebagai simbol pendidikan universal yang tidak tunduk pada legalitas negara. Mereka memberi dampak besar tanpa pernah terikat sistem akreditasi formal yang membelenggu kreativitas dan nilai-nilai sejati pendidikan.

Pendidikan Bukan Alat Kuasa, Tapi Jalan Pembebasan Menutup pernyataannya, Rantastia Nur Alangan menekankan bahwa pendidikan sejati semestinya membebaskan manusia dari penderitaan, korupsi, dan kehancuran moral, bukan menjadi alat untuk mengukuhkan kekuasaan struktural.

UIPM menyatakan keberpihakan pada pendidikan yang inklusif, spiritual, adil, dan bebas intervensi politik. Dengan semangat ini, mereka akan terus mengadvokasi model pendidikan yang menempatkan Tuhan dan kemanusiaan sebagai poros utama, bukan sekadar legalitas duniawi.

Tentang UIPM UIPM (Universal Institute of Professional Management) adalah lembaga pendidikan dan kemanusiaan berstatus internasional yang berfokus pada pendidikan berbasis nilai spiritual, sosial, dan moral, tanpa tunduk pada sistem komersialisasi dan politik negara.

Kontroversi seputar akreditasi dan legalitas lembaga pendidikan alternatif seperti UIPM membuka ruang diskusi penting: apakah pendidikan harus selalu diatur secara ketat oleh negara? Ataukah sudah saatnya masyarakat mengakui bentuk-bentuk pendidikan yang lebih humanis dan spiritual? Waktu dan kesadaran publik akan menjawabnya.***

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/uipm-serukan-pendidikan-murni-sebagai-hak-ilahi-bukan-monopoli-negara/83285/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.58 WITA

  • #Rantastia Nur Alangan
  • #UIPM

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama
  2. 2

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

  3. 3

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.