JurnalPost.com - Kabar membanggakan datang dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) Indonesia, yang terus menegaskan eksistensinya dalam jejaring global pendidikan dan pengembangan profesional. Dalam pernyataan resmi CEO UIPM Indonesia, Rantastia, terungkap bahwa UIPM telah membangun keterkaitan struktural internasional dengan sejumlah organisasi dunia terkemuka, seperti UIA, APQN, dan bahkan ECOSOC di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“UIPM masuk dalam jaringan global yang saling terhubung, kredibel, dan saling mendukung. Kami menjadi bagian dari APQN dan UIA, serta memiliki Status Konsultatif Khusus di UNECOSOC,” ujar Rantastia, Selasa (30/7/2025).
UIA dan APQN: Direktori Organisasi Internasional Terkemuka UIPM secara resmi tercatat dalam direktori Union of International Associations (UIA) merupakan lembaga internasional yang juga mencatat keanggotaan berbagai organisasi global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN) dan Asia-Pacific Quality Network (APQN).
Di sisi lain, APQN adalah jaringan penjaminan mutu pendidikan tinggi tingkat Asia-Pasifik yang menaungi berbagai lembaga akreditasi termasuk BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) Indonesia. Menariknya, baik UIPM maupun BAN-PT sama-sama terdaftar di direktori resmi APQN.
Namun, terdapat perbedaan signifikan: BAN-PT belum terdaftar di UIA, sedangkan UIPM sudah menjangkau ke UIA dan bahkan ke level konsultatif khusus di PBB melalui ECOSOC.
Status Khusus di UNECOSOC: Bukti Legitimasi Internasional Salah satu pencapaian terbesar UIPM adalah keberhasilannya memperoleh Status Konsultatif Khusus di ECOSOC – lembaga utama PBB yang membidangi isu sosial, ekonomi, dan pembangunan global.
“UIA, APQN, dan United Nations adalah organisasi dunia yang kredibel dan saling terhubung. UIA masuk dalam United Nations, begitu juga sebaliknya. Sementara UIPM masuk di semua: UIA, APQN, dan UNECOSOC,” terang Rantastia.
Ia menambahkan, bahwa keberadaan UIPM dalam struktur global tersebut menunjukkan posisi strategis dan pengakuan internasional yang tidak dimiliki semua lembaga di Indonesia.
Analogi Struktural Internasional: Siapa Ada di Mana? Rantastia memberikan analogi menarik untuk menggambarkan struktur organisasi global:
“Ibarat tubuh manusia, di dalam badan APQN ada UIPM dan BAN-PT. Tapi di dalam badan UIA ada APQN, UIPM, dan United Nations. Sedangkan di dalam UNECOSOC ada UIPM dan APQN. Sayangnya, BAN-PT belum masuk ke UIA,” jelasnya.
Jadi, keterkaitan antara UIPM, APQN, UIA, dan UNECOSOC menegaskan bahwa UIPM memiliki pengakuan dan jaringan internasional yang kuat dalam dunia pendidikan dan pelatihan profesional. Dengan masuknya UIPM ke dalam direktori dan struktur lembaga-lembaga global tersebut, lembaga ini meneguhkan posisi Indonesia dalam forum pendidikan global.
Di saat yang sama, perbandingan ini menjadi bahan refleksi bagi lembaga-lembaga dalam negeri lainnya untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kredibilitas secara internasional.
*** Sumber: RNA.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda