Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Tren Pekerjaan Setelah Pandemi Berubah, Begini Tips untuk Mahasiswa

Tren Pekerjaan Setelah Pandemi Berubah, Begini Tips untuk Mahasiswa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
13 Desember 2021, 14.28 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Tren Pekerjaan Setelah Pandemi Berubah, Begini Tips untuk Mahasiswa
JurnalPost.com - Pandemi Covid-19 sudah mengubah banyak aspek kehidupan, khususnya tren pekerjaan yang dilakukan masyarakat. Banyak sektor yang harus menyesuaikan diri untuk tidak mewajibkan karyawan masuk kantor. Sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) kemudian menjadi semacam gaya hidup. Untuk bidang pekerjaan tertentu yang sudah terbiasa WFH, maka hal ini tidak menjadi masalah. Asal ada internet yang lancar dan bisa komunikasi dengan rekan kerja, maka tidak ada masalah. Tentu saja aktivitas pendukung lainnya harus tetap dilakukan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan. Sebagian perusahaan hanya menerapkan WFH untuk sementara, sedangkan yang lain bisa secara permanen. Asalkan ada kesepakatan dengan karyawan, sistem pekerjaan apapun tidak masalah. Untuk para mahasiswa yang baru lulus atau akan segera lulus, hal seperti ini bisa menjadi penting untuk diperhatikan. Sistem atau cara bekerja berubah dan begitu juga strategi untuk mencari kerja. Segala sesuatunya cukup dengan bermodal koneksi internet. Agar lebih siap menghadapi segala kemungkinan, simak tips berikut ini.

Seperti Apa Tren Pekerjaan Setelah Pandemi?

Tren di setiap bidang pekerjaan mungkin saja tidak sama. Begitu juga jika dibandingkan kondisi antar negara di dunia. Ada banyak sekali faktor yang berpengaruh. Perusahaan Microsoft pada bulan Maret 2021 lalu merilis sebuah survei yang dilakukan di 31 negara dengan 30 ribu responden. Survei 2021 Work Trend Index: Annual Report menunjukkan beberapa hasil yang bisa kita cermati.

1. WFH Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental

Menurut survei dari Microsoft, 54% karyawan cenderung merasa bahwa mereka terlalu banyak pekerjaan pada saat pandemi. Aktivitas digitalnya naik secara drastis. Kebanyakan karyawan memang tidak bisa lepas dari obrolan video konferensi, khususnya untuk meeting atau seminar online. Di satu sisi memang hal ini memudahkan komunikasi secara profesional. Tapi, kelelahan pun tidak bisa dihindari. Banyaknya dokumen yang harus ditangani, chat di luar jam kerja, email masuk, banyak rapat, dan lain-lain bukan hanya memicu kelelahan fisik tapi juga risiko penyakit Bahkan, sebuah studi di China yang dipublikasikan oleh The National Center for Biotechnology Information (NCBI) pada tahun 2020 menunjukkan fenomena lain. Pada masa pandemi juga terjadi gangguan psikologis pada karyawan. Gangguan tersebut antara lain adalah depresi, insomnia, dan gangguan kecemasan.

2. Sistem Kerja Fleksibel Lebih Diharapkan

Setelah pandemi, karyawan menginginkan fleksibilitas dalam bekerja. Beberapa hari tertentu bisa kerja dari kantor, tapi di waktu yang lain dari tempat tinggal masing-masing. Perusahaan pun sudah seharusnya menyediakan beragam opsi untuk bekerja. Para pimpinan perusahaan juga mempertimbangkan desain tempat kerja yang nyaman dan sehat.

3. Transformasi Digital Semakin Cepat

Memang sudah sejak beberapa tahun terakhir, gagasan tentang transformasi digital begitu gencar disuarakan. Masyarakat diimbau untuk melek internet, agar bisa beradaptasi dengan kemajuan. Tapi, sejak era pandemi, kebutuhan akan penggunaan internet memang menyentuh segala bidang. Mulai dari rekrutmen karyawan, negosiasi gaji, training, sampai rapat mingguan, semua butuh skill digital. Dengan transformasi digital yang cepat, maka produktivitas pun diharapkan meningkat.

4. Ada Generasi yang Butuh Bimbingan

Sejauh ini, kemajuan teknologi memang dekat dengan kehidupan generasi muda. Tapi bukan berarti pada praktiknya, semuanya jadi mudah. Ada kelompok generasi pekerja yang baru mulai berkarier seperti generasi Z yang rentan dengan sistem WFH. Generasi Z yang lahir tahun 2000-an membutuhkan komunikasi dan bimbingan khusus. Meskipun memang hal itu tidak dapat dipukul rata. Setidaknya mereka membutuhkan pelatihan secara langsung terkait hal teknis pekerjaannya. Selain membantu pemahaman pada pekerjaan, hal itu juga mendukung komunikasi dan kerjasama dengan timnya. Generasi muda memang perlu mendapat perhatian khusus, karena mereka bisa memberikan perspektif baru dan punya kontribusi penting di perusahaan.

Apa yang Harus Disiapkan Mahasiswa?

Apapun bidang studi yang diambil, mahasiswa memang selalu punya kesempatan untuk berkontribusi. Khususnya pada saat masa pandemi dan sesudahnya, mahasiswa juga terkena dampak secara langsung. Sistem kuliah online yang dijalani bisa mengubah cara belajar dan berkomunikasi. Bahkan organisasi pun dijalankan secara online. Bagaimana dengan sikap terbaik yang harus dilakukan untuk menghadapi perubahan setelah pandemi?

1. Mengasah Pemikiran Kritis dan Kreatif

Masa pandemi memang mempengaruhi segalanya, termasuk cara berpikir. Yang awalnya terbiasa mengalir saja, kemudian mulai lebih kritis dan kreatif. Sering kali pemikiran kritis (critical thinking) dan kreativitas bisa muncul di saat kondisi yang tidak santai atau tidak nyaman. Adaptasi di saat pandemi semestinya juga melatih pemikiran kritis mahasiswa.

2. Open Minded dengan Segala Kemungkinan

Tren dunia kerja yang banyak berubah, tentunya harus disikapi dengan pemikiran yang berbeda. Berpikiran terbuka (open minded) memang akan lebih banyak membantu menghadapi ketidakpastian. Cara menjadi open minded bisa dilakukan dengan cara rajin-rajin melatih skill yang dibutuhkan dunia kerja setelah pandemi.

3. Ambil Pekerjaan Sampingan secara Online

Kali ini kita fokus kepada hal realistis yang bisa dilakukan. Memiliki pekerjaan sampingan bukan hanya bermanfaat untuk menambah uang jajan, tapi juga melatih profesionalitas di dunia kerja. Saat ini sangat mudah untuk mengakses info pekerjaan sampingan yang bisa dikerjakan di luar jam kuliah. Pekerjaan sampingan secara online juga bisa membiasakan jika nantinya setelah lulus akan mendapat kesempatan karir WFH. Tren dunia kerja memang akan selalu berubah. Siapapun yang mau menerima perubahan dan segera adaptasi, maka mereka akan berhasil. Begitu juga mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja setelah pandemi. Oleh : Rizq Ramadhan Adi N. Mahasiswa Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tren-pekerjaan-setelah-pandemi-berubah-begini-tips-untuk-mahasiswa/28805/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 05.42 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pilihan Editor

  1. 1 Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.