Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Mahasiswa Untag Surabaya Amati Jalannya Persidangan di Pengadilan Agama Surabaya

  2. Simulasi Cicil Emas BRImo dan Galeri 24, DP 15 Persen dengan Tenor 12 Bulan, Berapa Angsurannya?

  3. Bayar Jasa Dokter Kini Lebih Praktis, Pasien Bisa Pakai QRIS BRI

  4. Mahasiswa Fakultas Hukum Untag Surabaya Amati Langsung Proses Persidangan di Pengadilan Agama Surabaya

  5. Pegawai DLH Pamekasan Ikuti Pelatihan Pengambilan Sampel Air di PPSDM Migas

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, FK UNUSA Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Wonocolo

Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, FK UNUSA Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Wonocolo

D
Penulis: dr. Dayu Satriya Wibawa, Sp.B, FINACS
29 September 2026, 18.16 WITA • Editor: Danang Purnama
5 menit baca
FK UNUSA

SURABAYA, JurnalPost.com — Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Dalam situasi seperti itu, tindakan awal dari orang yang berada paling dekat dengan korban dapat menjadi bagian penting sebelum bantuan tenaga kesehatan tiba.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, dr. Dayu Satriya Wibawa, Sp.B, FINACS bersama tim Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pembentukan Kader Tanggap Darurat di Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu, 19 September 2026.

IKLAN

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Wonocolo tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan sekitar.

Upaya meningkatkan
Baca Juga

Dari Kader untuk Masyarakat, FK UNUSA Perkuat Literasi Kanker Payudara di Wonocolo

Dalam kegawatdaruratan, kecepatan mengenali kondisi korban dan memberikan respons awal yang tepat merupakan hal yang penting. Masyarakat karena itu perlu memahami tindakan dasar yang dapat dilakukan sekaligus mengetahui batas kemampuan mereka sebelum bantuan profesional tersedia.

Masyarakat Menjadi Bagian dari Rantai Pertolongan

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai Bantuan Hidup Dasar, mulai dari cara mengenali situasi kegawatdaruratan, melakukan respons awal, meminta bantuan, hingga mengaktifkan sistem pelayanan kegawatdaruratan.

Peserta juga diberikan pemahaman bahwa masyarakat memiliki posisi penting dalam rantai pertolongan karena sering kali menjadi pihak pertama yang berada di lokasi ketika kejadian darurat berlangsung.

Respons yang cepat dan sesuai prosedur dapat membantu menjaga kondisi korban sembari menunggu tenaga kesehatan atau layanan kegawatdaruratan tiba.

Peserta membaca leaflet
Baca Juga

Kader Kesehatan Perlu Paham Medical Escort, Bukan Sekadar Mendampingi Pasien dalam Perjalanan

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Yang paling penting adalah masyarakat mengetahui langkah awal yang tepat, tidak panik, segera meminta bantuan, dan memahami tindakan pertolongan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan,” ujar dr. Dayu Satriya Wibawa, Sp.B, FINACS.

Pesan tersebut juga menegaskan bahwa pelatihan kegawatdaruratan bukan bertujuan menjadikan masyarakat sebagai pengganti tenaga medis. Masyarakat justru perlu memahami tindakan apa yang aman dilakukan serta kapan bantuan profesional harus segera dilibatkan.

Belajar RJPO melalui Praktik Langsung

Pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian teori.

Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti simulasi dan praktik langsung Resusitasi Jantung Paru Otak (RJPO) menggunakan manekin.

Program VARISEHAT UNUSA
Baca Juga

Program VARISEHAT UNUSA Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Wonocolo tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Varises

Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan tahapan pertolongan mulai dari mengenali kondisi korban, memastikan respons, meminta bantuan, hingga melakukan kompresi dada sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh instruktur.

Sebelum peserta melakukan praktik, tim pelaksana terlebih dahulu memberikan demonstrasi. Selanjutnya, peserta mencoba kembali setiap tahapan pada manekin dengan pendampingan instruktur.

Pendekatan praktik langsung tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga merasakan bagaimana tahapan pertolongan dilakukan dalam situasi simulasi.

Selama praktik berlangsung, instruktur memberikan arahan dan koreksi terhadap teknik peserta agar tindakan yang dilakukan tetap sesuai dengan prinsip dasar RJPO.

Dari Kader

Kecepatan Respons Perlu Diiringi Tindakan yang Tepat

Dalam keadaan darurat, kepanikan menjadi salah satu tantangan yang kerap muncul. Karena itu, pelatihan BHD juga menekankan pentingnya kemampuan untuk tetap mengenali situasi dan mengambil langkah yang terarah.

Hal pertama yang perlu dilakukan bukan melakukan tindakan secara terburu-buru, melainkan memastikan keamanan lokasi, mengenali kondisi korban, memeriksa respons, dan segera menghubungi bantuan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan pertolongan segera.

IKLAN

Pemahaman tersebut penting karena tidak seluruh kondisi kegawatdaruratan dapat ditangani dengan tindakan yang sama.

Kader maupun masyarakat juga perlu mengetahui batas kompetensinya. Tindakan pertolongan awal diberikan untuk membantu korban sembari menunggu tenaga profesional, bukan menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis.

Membentuk Kader Tanggap Darurat

Selain pelatihan BHD, kegiatan tersebut diarahkan pada pembentukan kader tanggap darurat di lingkungan masyarakat.

Kader diharapkan menjadi salah satu penggerak kesiapsiagaan di wilayah masing-masing sekaligus membantu menyebarluaskan pengetahuan mengenai respons awal terhadap kegawatdaruratan.

Pembentukan kader juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan edukasi.

Pelatihan kegawatdaruratan tidak cukup apabila hanya dilakukan satu kali tanpa penyegaran keterampilan. Pengetahuan dan kemampuan praktis perlu terus dipelihara melalui edukasi serta latihan secara berkala.

Dengan adanya kader yang telah mendapatkan pemahaman dasar mengenai kegawatdaruratan, informasi tersebut diharapkan dapat menjangkau keluarga dan masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi, mengikuti demonstrasi, serta mempraktikkan langsung sejumlah prinsip dasar pertolongan.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu peserta memahami bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar mengetahui teori, melainkan juga mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi nyata.

Kesiapsiagaan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Melalui kegiatan ini, dr. Dayu Satriya Wibawa, Sp.B, FINACS bersama tim berharap masyarakat Kecamatan Wonocolo semakin memahami bahwa penanganan kegawatdaruratan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

Tenaga kesehatan tetap memiliki peran utama dalam penanganan medis. Namun, respons masyarakat pada menit-menit awal sebelum bantuan profesional tersedia juga menjadi bagian penting dalam sistem pertolongan.

Ke depan, keberadaan kader tanggap darurat diharapkan dapat diperkuat melalui edukasi dan latihan berkala sehingga keterampilan yang telah diperoleh tidak hilang setelah pelatihan berakhir.

Upaya tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera atau Good Health and Well-being.

Pelatihan BHD dan penguatan kemampuan respons kegawatdaruratan di tingkat komunitas dapat mendukung kesiapsiagaan masyarakat serta memperkuat bagian awal dari chain of survival atau rantai keselamatan, terutama ketika menghadapi kasus seperti henti jantung maupun keadaan darurat lainnya.

Pada akhirnya, kegawatdaruratan tidak selalu terjadi di rumah sakit dan tidak selalu disaksikan pertama kali oleh tenaga medis.

Karena itu, masyarakat yang mampu mengenali kondisi darurat, segera meminta bantuan, dan memberikan pertolongan awal sesuai kemampuan dapat menjadi bagian penting dari upaya menyelamatkan kehidupan.

Semakin siap masyarakat menghadapi keadaan darurat, semakin baik pula peluang korban mendapatkan pertolongan yang cepat dan terarah.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tingkatkan-kesiapsiagaan-masyarakat-fk-unusa-gelar-pelatihan-bantuan-hidup-dasar-di-wonocolo/97901/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 22 Oktober 2026, 17.28 WITA

  • #Bantuan Hidup Dasar
  • #FK UNUSA
  • #Kader Tanggap Darurat
  • #Kegawatdaruratan
  • #Kesiapsiagaan Masyarakat
  • #Resusitasi Jantung Paru
  • #wonocolo

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Simulasi Cicil Emas BRImo dan Galeri 24, DP 15 Persen dengan Tenor 12 Bulan, Berapa Angsurannya?

Bayar Jasa Dokter Kini Lebih Praktis, Pasien Bisa Pakai QRIS BRI

Pegawai DLH Pamekasan Ikuti Pelatihan Pengambilan Sampel Air di PPSDM Migas

KADER MOLERA, Dosen FKM UMI Latih Kader Desa Marayoka Cegah Hipertensi pada Akseptor KB Hormonal

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Menagih Janji Negara: Mengurai Persoalan Kesejahteraan Guru Honorer di NTT

“In This Economy”: Mampukah Gen Z Menemukan Strategi Bertahan di Tengah Ketidakpastian?

Pertamina Patra Niaga Perkuat Kompetensi Tenaga Teknis melalui Pelatihan BPA dan BKJT di PPSDM Migas

Mahasiswa Fakultas Hukum Untag Surabaya Amati Langsung Proses Persidangan di Pengadilan Agama Surabaya

Pilihan Editor

  1. 1 Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir
  2. 2

    Dari Beban Menjadi Pendapatan: Mengubah TPA Menjadi Aset Ekonomi Daerah

  3. 3

    Cuan Cepat di Layar Ponsel, Jangan Sampai Logika Ikut Tertinggal

  4. 4

    Strategi Mengatasi Mismatch Pengelolaan Aset untuk Menjaga Stabilitas Keuangan

  5. 5

    Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, tetapi Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.