Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Takakura, Metode Sederhana untuk Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos

Takakura, Metode Sederhana untuk Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
26 Juni 2023, 10.52 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Takakura, Metode Sederhana untuk Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos

JurnalPost.com - Tahukah anda mengenai Takakura? Takakura adalah metode pengolahan sampah organik dengan mengandalkan proses fermentasi untuk menguraikan sampah organik tersebut. Metode ini diciptakan oleh Koji Takakura dimana dengan memanfaatkan mikroba, proses pengomposan tidak akan menghasilkan bau tengik yang mengganggu.

Sebagai upaya pengenalan metode komposting ini serta meningkatkan nilai guna dari sampah organik, Aditya Pratama, Hammam Fawaz, dan Maulana Rohman Bahari mahasiswa dari UPN “Veteran” Jawa Timur mensosialisasikan metode komposting ini di Instalasi Pengolahan Air Minum Karangpilang yang dimiliki PDAM Surya Sembada Kota Surabaya.

IKLAN

Sosialisasi ini dilakukan untuk menangani sampah organik yang dihasilkan oleh lingkungan PDAM Karangpilang, dimana PDAM Karangpilang ini memiliki ruang terbuka hijau yang sangat luas sehingga menghasilkan sampah organik berupa rumput dan daun kering dalam jumlah yang besar.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dengan adanya sosialisasi ini besar harapan dapat membantu petugas kebersihan dalam mengurangi sampah organik dengan tidak dibakar maupun ditimbun begitu saja.

IKLAN

Proses kompsoting Takakura berlangsung hanya dalam kurun waktu 7-10 hari. Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kompos ini diantaranya :

Keranjang berrongga, berfungsi sebagai tempat pengomposan dan menjaga sirkulasi udara Bantalan sekam, berfungsi untuk menyerap air hasil pengomposan serta mengatur sirkulasi udara Kardus, berfungsi untuk menahan kompos keluar, melindungi kompos dari serangga, menjaga sirkulasi udara dan kelembaban Kain, berfungsi untuk melindungi kompos dari serangga dan menjaga kestabilan suhu Kompos, berfungsi sebagai starter yang membantu proses pengomposan

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Untuk membuat kompos ini pertama-tama lapisi bagian dalam keranjang dengan kardus, selanjutnya letakkan bantalan sekam ke dalam keranjang, masukkan starter kompos ±5cm di atas bantalan sekam, berikutnya masukkan sampah coklat dan hijau kemudian aduk merata, selanjutnnya letakkan bantalan sekam diatas kompos dan tutup dengan kain. Kompos yang telah di tata selanjutnya perlu disimpan pada tempat yang teduh dan diaduk 2 hari sekali.

Oleh: Hammam Fawaz mahasiswa Teknik Lingkungan UPN "Veteran"Jawa Timur

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/takakura-metode-sederhana-untuk-mengolah-sampah-organik-menjadi-kompos/54839/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.28 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Pilihan Editor

  1. 1 Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia
  2. 2

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  3. 3

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  4. 4

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  5. 5

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.