Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Sambanggo Dinas Pariwisata Kulon Progo, Membantu Meningkatkan Kapasitas SDM desa wisata

Sambanggo Dinas Pariwisata Kulon Progo, Membantu Meningkatkan Kapasitas SDM desa wisata

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Juli 2024, 13.33 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kulon Progo

JurnalPost.com - Program Sambanggo Dinas Pariwisata Kulon Progo adalah program yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha pariwisata lokal untuk berkolaborasi dan saling mendukung dalam upaya pengembangan pariwisata di daerah setempat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata lokal. Melalui program ini, Dinas Pariwisata berusaha untuk memberdayakan masyarakat setempat agar turut serta dalam mempromosikan dan melestarikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

Pada bulan Juni tahun 2024, Dinas pariwisata kulonprogo mengadakan pelatihan bagi pelaku wirasa dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM kepariwisataan, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan dua jenis pelatihan utama: Pelatihan Pemasaran Digital dan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Hotel Morazen, Temon Kulon Progo. Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dari masing-masing kategori, yang terdiri dari para pengelola desa wisata di Kabupaten Kulon Progo.

IKLAN

Narasumber yang dihadirkan adalah para ahli yang berkompeten dalam bidang pemasaran digital dan pengelolaan desa wisata. Kepala Bidang Pemberdayaan Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sari Wulandari, SH, MM, menyatakan bahwa pelatihan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tujuan utamanya adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku wisata dalam hal pengelolaan desa wisata serta pemasaran digital.

Panorama Danau Gegas dan bendungan di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Baca Juga

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Selain pelatihan-pelatihan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo juga mengadakan rapat koordinasi terkait Lomba Gelar Potensi Desa Wisata (LGPDW). Pada lomba tahun ini terdapat perubahan kriteria penilaian dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Unsur-unsur yang dinilai meliputi Promosi Digital dengan bobot 40%, Kunjungan Lapangan dengan bobot 40%, serta Sinergitas dan Kolaborasi dengan bobot 20%. Jumlah peserta lomba juga meningkat dari 22 desa wisata pada tahun sebelumnya menjadi 24 desa wisata pada tahun ini.

IKLAN

Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo juga melakukan evaluasi terhadap penerapan aplikasi e-tiketing untuk destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten. Aplikasi e-tiketing ini telah berjalan selama satu tahun sejak awal tahun 2022 dan didukung oleh tim destinasi.app Integra Indonesia. Evaluasi rutin dilakukan untuk mengetahui permasalahan atau kendala yang dihadapi selama penggunaan aplikasi tersebut agar dapat terus disempurnakan.

Sebagai bagian dari Gerakan Sambanggo, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo juga fokus pada pengembangan pariwisata inklusif melalui inovasi teknologi seperti perangkat virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan penggunaan huruf braille. Teknologi ini digunakan untuk memberikan informasi terkait berbagai objek wisata di desa-desa wisata kepada penyandang disabilitas.

Layanan Inclusive Tourism Information Center (ITIC) juga disiapkan sebagai pusat informasi pariwisata inklusif yang dibangun di kompleks Kantor Dispar Kulon Progo. Program ini diperkuat dengan regulasi serta kerjasama dengan lembaga dan komunitas disabilitas untuk menyempurnakan layanan tersebut.

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Penulis : Tegar Febrianto

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sambanggo-dinas-pariwisata-kulon-progo-membantu-meningkatkan-kapasitas-sdm-desa-wisata/70392/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.24 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

Pilihan Editor

  1. 1 Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia
  2. 2

    Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

  3. 3

    Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian

  4. 4

    Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.