JURNALPIST.COM, MAKASSAR -- Pasangan jalur independen, M Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) resmi mendaftar di KPU Makassar, Senin, 8 Januari 2018.
DIAmi menyerahkan berkas hasil pleno dukungan KTP yang sudah diverifikasi faktual yakni sebanyak 117.492.
"Kami sudah verifikasi dukungan KTP-nya, selanjutnya masih ada berkas yang perlu dilengkapi, yakni tes kesehatan dan tes bebas narkoba," ungkap Komisiner KPU Kota Makassar, Abdullah Mansyur.
Pemeriksaan kesehatan dijadwalkan pada 11-12 Januari di PCC Universitas Hasanuddin, kemudian pada tanggal 12 itu pemeriksaan kesehatan secara keselurahan.
"Sebagai proses dalam pilkada, alhamdulillah hari ini kami mendaftar dengan memenuhi persyaratan sebagaimana yang diamanahkan dalam undang-undang," ungkap Danny usai pendaftaran, Senin, 8 Januari 2018 melalui konferensi pers. Setelah proses pendaftaran, lanjut Danny, tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yaitu cek kesehatan, yang rencananya akan dilaksanakan pada 11-12 Januari 2018.
Terpisah, Danny menyampaikan di Panggung hiburan yang disiapkan oleh Relawan DIAmi, bahwa baru saja kita menyelesaikan membawa suara rakyat mendaftarkan di KPU di Kota Makassar. Ini adalah kehormatan kita mengawal suara rakyat untuk masa depan dua kali tambah baik.
"Ijinkan saya, bersama Bu Indira mengucapkankan, terimakasih atas semua dukungan hari ini yang luar biasa. Baru saya lihat, bagaimana dukungan sebanyak ini di kota Makassar," tegas Danny.
Pengurus Partai Demokrat Makassar nampak hadir mengantar pasangan M Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) mendaftar ke KPU Makassar. Pantauan Jurnalpost.com, tak ada nampak pengurus PPP yang sebelumnya mendukung pasangan independen itu.
"Kami konsiten dari Partai Demokrat, ada partai yang sebelumnya ke Pak Danny, tapi hilang ditelan bumi," ucap Ketua Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali.
Adi Rasyid Ali juga memberikan warning bagi kader Demokrat yang mendukung pasangan calon lain di Pilwalkot Makassar. Jika hal itu terjadi maka ia siap memberikan sanksi.
"Walaupun Demokrat bukan partai pengusung, tapi partai pendukung, kader harus konsisten. Jika tidak, kami pasti beri sanksi, minimal teguran dulu," tutup Adi Rasyid Ali.
Sejak pukul 08.00, pendukung pasangan M Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) sudah berdatangan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Jalan Perumnas Raya Antang Makassar.
Mereka mayoritas menggunakan roda dua. Ada pula yang nampak berjalan kaki lantaran jalur dari arah jalan Tamangapa ditutup untuk sementara, sehingga mobil tidak bisa melintas depan KPU kecuali mobil pengamanan.
Sebanyak 1.146 personel siaga di KPU Kota Makassar jelang pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi)
Pantauan Jurnalpost.com, personel gabungan dari jajaran Polrestabes Makassar dan anggota Brimob terlihat siaga dalam pengamanan.
Tamu yang datang untuk masuk di KPU juga tampak dilakukan pemeriksaan yang ketat oleh polwan yang berjaga di pintu masuk dengan menggunakan alat deteksi badan dan pemeriksaan barang bawaan seperti tas.
"Totalnya semua itu, 1.146 untuk yang di KPU Kota Makassar sendiri itu sudah termasuk dari brimob satu unit Jibom dan satu pleton," ucap Kasubag Bin Ops Polrestabes Makassar, Muh. Asri.(Baslam)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda