Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Perusahaan Sukanto Tanoto di Luar Negeri Peduli Terhadap Masyarakat

Perusahaan Sukanto Tanoto di Luar Negeri Peduli Terhadap Masyarakat

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Oktober 2018, 19.46 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Sukanto Tanoto
JURNALPOST - Pengusaha Sukanto Tanoto dikenal sebagai salah satu pebisnis tersukses dari Indonesia. Namun, namanya juga mentereng di dunia bisnis internasional. Hal itu dikarenakan kesuksesannya membesarkan Royal Golden Eagle (RGE) yang dikenal sebagai perusahaan yang peduli terhadap masyarakat di mana pun mereka berada. RGE didirikan oleh Sukanto Tanoto pada 1967 dengan nama Raja Garuda Mas. Awalnya RGE hanya perusahaan skala lokal. Tapi, berkat kerja keras dan tangan dingin Sukanto Tanoto, perusahaan itu terus maju menjadi korporasi kelas internasional. Dengan aset mencapai 18 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan karyawan hingga 60 ribu orang, unit bisnis RGE berkecimpung di berbagai bidang bisnis berbeda. Mereka punya unit-unit bisnis yang berkiprah di sektor kelapa sawit, pulp dan kertas, selulosa spesial, serat viscose, serta minyak dan gas. Namun, unit bisnis RGE tidak hanya di Indonesia. Mereka ada yang beroperasi Tiongkok, Brasil, Kanada, dan Spanyol. Oleh Sukanto Tanoto, RGE diarahkannya untuk selalu peduli terhadap masyarakat. Mereka diharapkan mendukung perkembangan komunitas di sekitarnya. Tak heran, selain menjalankan bisnis, RGE sering mengadakan berbagai aksi sosial untuk membantu pihak-pihak di sekitarnya. Lebih menarik lagi, hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh unit bisnis RGE yang ada di Indonesia. Unit bisnisnya yang ada di luar negeri juga menjalankan hal serupa. Seperti apakah bentuk kepedulian perusahaan-perusahaan Sukanto Tanoto di luar negeri? Inilah beberapa contohnya.

Bracell

Perusahaan Sukanto Tanoto Bracell adalah unkt bisnis RGE yang beroperasi di industri selulosa spesial. Berbasis di Bahia, Brasil, mereka merupakan pemimpin global di sektor tersebut. Hal tersebut berkat kapasitas produksi tinggi yang dihasilkan oleh Bracell. Per tahun, mereka mampu menghasilkan 485 ribu metrik ton dissolving wood pulp. Selain itu, Bracell juga mengelola perkebunan seluas 150 ribu hektare sebagai sumber bahan baku. Perusahaan yang bergabung dengan RGE sejak Oktober 2016 ini dikenal peduli terhadap masyarakat di sekitarnya. Secara umum, mereka melakukan tiga aktivitas utama untuk mengembangkan komunitas di area operasionalnya. Hal pertama yang digarap oleh Bracell adalah sektor pendidikan. Mereka menghadirkan berbagai program edukasi yang berkelanjutan. Sebagai contoh, Bracell mengadakan beragam pelatihan untuk mengembangkan kemampuan para pengajar. Sesuai dengan data dari Laporan Keberlanjutan 2017 yang mereka rilis, ada 1.744 guru yang menikmati dukungan tersebut. Selain guru, para pengelola sekolah di berbagai kawasan juga diberi pelatihan manajemen sekolah. Hal ini telah dilakukan oleh Bracell sejak 2013. Hingga kini, kegiatan telah menjangkau sekolah-sekolah di sepuluh kota di sekitar area operasionalnya. Sementara itu, Bracell tidak lupa mendukung pengembangan pendidikan para siswa. Mereka mendorong pembentukan berbagai kegiatan positif untuk siswa seperti pembuatan grup musik dan klub olahraga. Bersamaan dengan itu, perusahaan Sukanto Tanoto ini menyusupinya dengan beragam program penyadaran kesadaran lingkungan. Sampai 2017, kegiatan ini tercatat telah melibat 23.896 siswa. Selain itu, terdapat 406 sekolah yang ikut menikmati dukungan dari Bracell. Selain pendidikan, Bracell juga mengembangkan komunitas di sekitarnya dengan menggelar berbagai pelatihan kewirausahaan. Secara khusus, mereka aktif mendukung warga di pedesaan yang berdekatan dengan kawasan hutan. Ada berbagai jenis kegiatan kewirausahaan yang didorong oleh Bracell. Warga diajari beternak lebah, memproduksi seragam, keterampilan membuat berbagai jenis kerajinan, hingga dilatih sistem pertanian yang tepat. Kegiatan ini berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat di sekitarnya. Contoh sederhana, peternakan lebah yang mereka lakukan sudah bisa menjual produk senilai 468.560 dolar AS atau sekitar Rp6,5 miliar dalam dua tahun terakhir. Selain itu, banyak masyarakat yang menikmati dampak berbagai dukungan kewirausahaan Bracell. Dalam program pertanian saja ada 210 keluarga yang berpartisipasi. Kalau ditambah dengan pihak lain, total 630 orang yang menikmati manfaatnya. Selama menjalankannya berbagai kegiatan tersebut, Bracell tidak lupa mengadakan dialog. Mereka menjalin komunikasi yang intens dan setara dengan masyarakat di sekitar. Hal ini demi menjaga relasi tetap positif seperti yang diharapkan.

Asia Symbol

Asia Symbol merupakan perusahaan pulp dan kertas terkemuka di Tiongkok. Berdiri sejak 2005, Pabrik di Rizhao mampu menghasilan dua juta ton pulp per tahun. Hal itu masih ditambah dengan satu juta ton fine paper dan 530 ribu ton paper board dalam jangka waktu yang sama. Perusahaan Sukanto Tanoto ini memiliki dua basis operasi, yakni pabrik di Shandong (Rizhao) dan Guangdong (Xinhui). Sama seperti unit bisnis dari RGE, mereka menjalankan arahan Sukanto Tanoto untuk peduli terhadap masyarakat di sekitarnya. Asia Symbol memilih melakukannya dengan tiga pendekatan utama. Mereka menggarap sektor pendidikan, penghapusan kemiskinan, serta pengembangan sosial. Dalam sektor pendidikan, Asia Symbol melakukannya dengan membantu pembangunan infrastruktur. Mereka tercatat gencar membangun gedung sekolah maupun perpustakaan di daerah sekitar pabriknya. Namun, mereka juga melengkapinya dengan pemberian beasiswa dan berbagai pelatihan kecakapan guru. Hal ini supaya mutu pendidikan yang dinikmati warga terus meningkat. Di sela-sela kegiatan tersebut, Asia Symbol gencar menanamkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan. Mereka berharap banyak pihak semakin peduli terhadap alam. Sedangkan dalam pengembangan sosial, Asia Symbol berusaha menjalankan prinsip kerja dan filosofi bisnis 5C yang digagas Sukanto Tanoto. Mereka berusaha memberi manfaat besar kepada pihak-pihak di sekitarnya. Sebagai contoh sederhana ialah dengan memberi peluang kerja kepada warga di area operasionalnya. Sementara itu, terkait penghapusan kemiskinan, Asia Symbol gencar menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Mereka mendorong warga di sekitarnya untuk berani berwirausaha baik dalam skala kecil maupun menengah. Untuk mendukung mereka, Asia Symbol melakukan berbagai pelatihan bisnis maupun dengan memberi kemudahan yang diperlukan demi perkembangan usaha. Bukan hanya itu, Asia Symbol juga membuka pintu untuk bekerja sama dengan para pengusaha lokal tersebut. Mereka memasukkannya ke dalam rantai produksi supaya bisa saling mendukung. Sebagai contoh, warga akhirnya ada yang menjadi penyuplai barang yang diperlukan oleh Asia Symbol untuk proses produksi. Asia Symbol juga mau memberikan bantuan kepada masyarakat secara umum. Mereka membangun sejumlah infrastruktur yang mendukung perkembangan komunitas seperti jembatan, jalan, atau saluran air. Selama itu, Asia Symbol menjaga komunikasi dengan warga. Mereka menggelar program yang unik yakni saling kunjung antara perusahaan dan masyarakat. Per bulan, Asia Symbol mengundang perwakilan warga datang ke pabriknya untuk saling bertukar pikiran. Sebaliknya, ada juga wakil perusahaan yang datang menyapa warga untuk mengetahui kebutuhan warga. Berkat kegiatan tersebut, Asia Symbol dan warga bisa menjalin komunikasi dengan apik sehingga saling pengertian terwujud. Namun, lebih dari itu, harapan perusahaan Sukanto Tanoto ini untuk memberi manfaat kepada pihak lain dapat terwujud. Inilah beragam aksi sosial yang dijalankan oleh unit bisnis RGE di luar negeri. Mereka ternyata bisa menjalankan prinsip kerja 5C, yakni berguna untuk masyarakat, negara, iklim, pelanggan, dan perusahaan seperti yang diarahkan oleh Sukanto Tanoto.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perusahaan-sukanto-tanoto-di-luar-negeri-peduli-terhadap-masyarakat/7664/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 18.11 WITA

  • #Sukanto
  • #Sukanto Tanoto
  • #Tanoto

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Pilihan Editor

  1. 1 Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang
  2. 2

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  3. 3

    Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

  4. 4

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

  5. 5

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.