Pengertian hutan mangrove menurut para ahli
Odum (1983)
Hutan Mangrove berasal dari kata `mangal` yang berarti komunitas suatu tumbuhan.Supriharyono (2000)
Kata mangrove mempunyai dua arti yakni pertama sebagai komunitas tumbuhan ataupun hutan yang tahan akan kadar salinitas/ garam (pasang surutnya air laut), dan kedua sebagai individu spesies.Saparinto (2007)
Hutan Mangrove adalah vegetasi hutan yang tumbuh diantara garis pasang surut, namun juga bisa tumbuh pada pantai karang, juga pada dataran koral mati yang di atasnya ditimbuni sebuah lapis tipis pasir, lumpur, maupun pantai berlumpur.Alikodra (1998)
Hutan mangrove merupakan suatu formasi hutan yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut dengan kondisi tanah yang anaerobik.Hutchings dan Saenger (1987)
Mangrove merupakan formasi tumbuhan daerah litoral yang khas dan tumbuh di pantai yang terlindung di daerah tropis dan subtropis Hutan mangrove memiliki banyak fungsi yang penting bagi lingkungan dan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari hutan mangrove:- Melindungi garis pantai -Hutan mangrove berfungsi sebagai penghalang alami terhadap badai dan banjir, melindungi garis pantai dari erosi dan membantu mengurangi dampak bencana alam.
- Habitat bagi tumbuhan dan hewan -Hutan mangrove menyediakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, termasuk ikan, burung, dan krustasea. Hutan mangrove juga merupakan tempat yang penting bagi migrasi dan reproduksi hewan.
- Penyimpanan karbon -Hutan mangrove menyerap dan menyimpan banyak karbon dioksida dari atmosfer, sehingga memiliki peran penting dalam penyimpanan karbon global.
- Sumber makanan dan bahan bakar -Hutan mangrove merupakan sumber makanan dan bahan bakar bagi masyarakat setempat, termasuk ikan, kerang, dan kayu bakar.
- Penyerap polutan - Hutan mangrove juga dapat menyerap polutan dari air laut, seperti logam berat dan bahan kimia lainnya, sehingga membantu menjaga kualitas air laut.
- Penghasilan ekonomi - Hutan mangrove juga dapat menghasilkan pendapatan ekonomi bagi masyarakat setempat, seperti melalui pariwisata, penangkapan ikan, dan pemanfaatan kayu.
Ciri-ciri Hutan Mangrove
- mampu berada pada keadaan salin dan tawar, tidak terpengaruhi iklim
- Memiliki jenis pohon yang relatif sedikit. Mempunyai akar yang tidak beraturan (pneumatofora).
- Mempunyai biji (propagul) yang bersifat vivipar (dapat berkecambah di pohonnya), utamanya pada Rhizophora.; Memiliki banyak lentisel pada bagian kulit pohon.
- tumbuhan pada daerah intertidal yang jenis tanahnya berlumpur, berlempung, atau berpasir, daerah atau lahannya tergenang air laut.
- pohon mangrove teradaptasi untuk tumbuh di lingkungan asin dan pasang surut, sehingga hutan mangrove biasanya ditemukan di daerah dengan air laut yang asin.
- Pohon mangrove memiliki sistem radikal yang unik yang memungkinkannya untuk tumbuh di dasar laut yang lembab dan asin.
- Hutan mangrove ditumbuhi oleh pohon mangrove, yang dapat dikenali dengan batang yang berbulu dan daun yang berwarna hijau kehijauan.
- Hutan mangrove biasanya memiliki lapisan tanah yang lembab dan berlumpur, karena terus menerus terkena air pasang surut.
- Hutan mangrove biasanya dikelilingi oleh air laut, yang membantu menjaga kelembaban di dalam hutan.
Manfaat Hutan Mangrove
Hutan mangrove memiliki manfaat yang sangat penting. Berikut adalah beberapa manfaat hutan mangrove:- Perlindungan pesisir
- Pengendalian banjir
- Penyaringan air
- Penyimpanan karbon
- Keanekaragaman hayati
- Pemberian mata pencaharian
- Penyediaan kayu dan bahan bakar
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda