Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Essay
  3. Pemberdayaan Ekonomi Desa untuk Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Cianjur

Pemberdayaan Ekonomi Desa untuk Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Cianjur

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
27 Januari 2025, 23.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Pemberdayaan Ekonomi Desa untuk Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Cianjur

Oleh: Muhammad Faiq Raja Ibrahim

JurnalPost.com - Banyak warga di Cianjur yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan ekstrem di Cianjur, sebelumnya sekitar 2,45% pada tahun 2022, telah berhasil ditekan menjadi hanya 0,51% pada 2024. Kondisi ini menunjukkan perbaikan signifikan, didukung oleh program pemerintah seperti perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak huni dan peningkatan pendapatan masyarakat. Meskipun angka tersebut menurun, dampak kemiskinan ekstrem masih dirasakan, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan stabilitas sosial.

IKLAN

Strategi penurunan ini melibatkan kolaborasi lintas dinas dan pemanfaatan dana bantuan sebesar   untuk mendukung pembangunan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Cianjur optimis untuk terus mendorong target "nol kemiskinan ekstrem," seiring dengan peningkatan akses terhadap kebutuhan dasar, seperti makanan dan perumahan

Ahmad Naufal Fauzan
Baca Juga

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Faktor Penyebab Kemiskinan di Cianjur Kemiskinan ekstrem di Cianjur dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama kurangnya lapangan   terbatasnya infrastruktur.  Selain itu, meskipun Cianjur dikenal dengan sektor pertaniannya, banyak petani yang masih hidup dalam kemiskinan karena hasil pertanian yang tidak mencukupi kebutuhan   karena masih menggunakan metode tradisional yang kurang produktif. Selain itu, harga hasil pertanian sering tidak stabil yang membuat pendapatan para petani sulit dipastikan,   dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan bahwa mayoritas penduduk miskin berasal dari keluarga petani yang terjebak pada produktivitas rendah.

Terbatasnya infrastruktur juga menjadi masalah besar. Akses terhadap jalan yang layak, listrik, air bersih, dan sanitasi masih sulit ditemukan di beberapa daerah, yang memperburuk kondisi kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang buruk membuat distribusi barang dan akses ke layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan menjadi terhambat. Untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, diperlukan perbaikan dalam pendidikan, penciptaan pekerjaan, dan pembangunan infrastruktur yang memadai.

Pemberdayaan ekonomi desa bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara optimal dan berperan aktif dalam pengambilan keputusan ekonomi. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan potensi lokal untuk menciptakan peluang kerja berkelanjutan. Tujuan utama nya mendorong partisipasi aktif dalam perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan, dan memperkuat jaringan sosial untuk mendukung kerja sama antarwarga. Dengan pemberdayaan yang efektif, desa dapat membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Kemudahan akses modal menjadi perhatian utama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Cianjur. Untuk itu, pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah menawarkan pembiayaan dengan suku bunga rendah, yakni 6% untuk KUR reguler dan 3% untuk kategori khusus. Di Cianjur, hingga tahun 2024, sebanyak 1.332 pelaku UMKM memperoleh bantuan modal sebesar Rp1,5 juta per pelaku. Pemerintah daerah juga memiliki rencana ambisius untuk memberdayakan 3.000 UMKM baru dengan memberikan pelatihan manajemen keuangan dan digitalisasi usaha. Strategi ini dilengkapi dengan penerapan credit scoring dan pengelompokan KUR klaster untuk memastikan distribusi dana yang lebih efektif dan sesuai sasaran. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong daya saing UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian lokal, sekaligus mengatasi kesenjangan ekonomi di wilayah pedesaan

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Penguatan Infrastruktur dalam Ekonomi Desa Penguatan infrastruktur menjadi salah satu strategi penting dalam pemberdayaan ekonomi desa, termasuk di Kabupaten Cianjur. Infrastruktur yang memadai mendukung aktivitas ekonomi seperti distribusi hasil pertanian, akses ke pasar, dan peningkatan layanan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan desa, pasar tradisional, serta fasilitas penyimpanan hasil tani. Melalui program pembangunan 1.000 kilometer jalan beton yang ditargetkan rampung hingga tahun 2026, dan pada tahun 2024 telah terealisasi 755 kilometer, sementara 245 kilometer sisanya sedang dalam proses pengerjaan. Proyek ini difokuskan di wilayah-wilayah strategis seperti Sukaresmi, Cikalongkulon, Mande, dan Sukaluyu untuk memperbaiki akses  antar wilayah dan memperlancar distribusi hasil tani. Dengan pembangunan proyek ini, diharapkan biaya logistik dapat ditekan sehingga rantai pasok (supply chain) lokal menjadi lebih efisien, dan pasar lokal lebih mudah diakses. lalu, pembiayaan proyek ini bersumber dari APBD, Dana Alokasi Khusus, dan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Cianjur menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan penanganan strategis.  Pertama, resistensi terhadap perubahan di masyarakat desa, yang cenderung mempertahankan pola pikir tradisional, menghambat inovasi ekonomi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menangani hal ini dengan pendekatan kolaboratif, seperti pelibatan tokoh masyarakat dan edukasi berbasis hasil nyata, agar warga lebih menerima program pemberdayaan​ ekonomi desa. Kedua, keterbatasan sumber daya manusia menjadi hambatan serius. Untuk mengatasinya, Pemkab Cianjur menjalankan program pendidikan inklusif, termasuk penyediaan beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu, guna meningkatkan keterampilan dan daya saing masyarakat lokal. Selain itu, pelatihan teknis seperti pengelolaan hasil pertanian turut diperkenalkan untuk mendukung kebutuhan pasar. Ketiga, ketidakpastian pasar akibat fluktuasi harga komoditas pertanian berdampak pada pendapatan petani. Dalam menanggapi hal ini, pemerintah daerah membangun sistem pemasaran berbasis koperasi dan memperkuat koneksi ke pasar regional. Upaya seperti pemberian dana insentif untuk pengembangan usaha kecil juga memainkan peran penting dalam mendorong stabilitas ekonomi desa​.

IKLAN

Peran Manajemen dalam Pemberdayaan  Ekonomi Desa Manajemen memerankan peran penting dalam pemberdayaan Ekonomi Desa, hal ini untuk mengatasi kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Salah satu langkah strategis adalah mengidentifikasi kebutuhan lokal dan memanfaatkan potensi lokal, seperti pengembangan beras Pandan Wangi  karena bulir padi yang cukup besar dan juga memiliki aroma yang khas sehingga meningkatkan value untuk memperluas akses market.  Pengorganisasian juga menjadi kunci dalam menyelaraskan kerja sama antar pemerintah desa, UMKM, dan Petani, termasuk penyediaan permodalan dan pelatihan keterampilan melalui Program PUAP( Program Usaha Agribisnis Perdesaan). Lalu Monitoring secara berkala membantu Evaluasi keberhasilan Program ini, untuk memastikan efektif dan efisien sesuai plan. Dengan pendekatan ini, pemberdayaan Ekonomi Desa di Kabupaten Cianjur ini dapat meningkatkan income masyarakat menjadi lebih tinggi sekaligus mendukung Sustainable Development di Kabupaten Cianjur

Kesimpulan Upaya pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Cianjur telah menjadi strategi utama dalam mengatasi tantangan kemiskinan ekstrem. Melalui sinergi antara pemerintah Kabupaten, sektor swasta, dan masyarakat, pendekatan berbasis   management diterapkan untuk menciptakan koordinasi yang efektif. Salah satu indikator keberhasilannya adalah penurunan tingkat kemiskinan nasional yang ditargetkan mencapai nol persen pada 2024, didukung oleh program seperti bantuan langsung tunai (BLT), subsidi, serta penguatan infrastruktur lokal. Kabupaten Cianjur, sebagai salah satu wilayah fokus, memanfaatkan penguatan UMKM dan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas. Program-program tersebut bertujuan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten C  turut andil melalui alokasi anggaran signifikan untuk mendukung kebutuhan dasar dan menciptakan daya beli yang lebih stabil di kalangan rumah tangga miskin. Dengan pendekatan lintas sektor dan strategi result-oriented, diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga di bawah 0,5% pada akhir Tahun 2024. Tidak hanya itu, upaya ini juga diarahkan untuk membangun Kabupaten Cianjur yang lebih mandiri secara ekonomi, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan yang kuat dan inklusif di masa mendatang.

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
Baca Juga

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Daftar Pustaka Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur. (n.d.). Jumlah penduduk miskin di  Kabupaten Cianjur. https://cianjurkab. bps.go.id/id/statistics-table/2/MjA4IzI=/jumlah-penduduk-miskin-di-kabupaten-cianjur.html

Jurnal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. (n.d.). Berdikari. https://journal.uta45jakarta.ac.id/index.php/berdikari/article/view/6593

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2023). Permendesa PDTT No. 6 Tahun 2023. https://peraturan. bpk.go.id/Details/263793/permendesa-pdtt-no-6-tahun-2023

Media Indonesia. (n.d.). Bumdes di Cianjur diproyeksikan terlibat pada program makan bergizi gratis. https://mediaindonesia. com/jabar/berita/717908/bumdes-di-cianjur-diproyeksikan-terlibat-pada-program-makan-bergizi-gratis

Kementerian Pertanian. (n.d.). Kementerian Pertanian luncurkan program bedah kemiskinan rakyat sejahtera. https://hortikultura. pertanian.go.id/pengentasan-kemiskinan-kementerian-pertanian-luncurkan-program-bedah-kemiskinan-rakyat-sejahtera/

Institut Pertanian Bogor. (n.d.). Publikasi di repository IPB. https://repository. ipb.ac.id/handle/123456789/81685

Cianjur Investment. (n.d.). Potensi sektor di Kabupaten Cianjur. https://cianjurinvestment. nahnusoft.com/potensi/sektor/133443451

Almadina Boarding School. (n.d.). Pendidikan di Cianjur: Tantangan dan potensi. https://almadinaboardingschoolcianjur .sch.id/news-%26-events/f/pendidikan-di-cianjur-tantangan-dan-potensi

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pemberdayaan-ekonomi-desa-untuk-mengentaskan-kemiskinan-ekstrem-di-kabupaten-cianjur/77674/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.20 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Mengurangi Risiko Penggunaan Plastik Kresek Hitam pada Pedagang Kuliner Lokal

Jika Bisa Mengulang Hidup, Akankah Kita Memilih Jalan yang Sama?

Moral Dialektika sebagai Ruang Kontemplasi Gerakan Intelektual Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur
  2. 2

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  5. 5

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.