DENPASAR, JurnalPost.com – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dwijendra menggelar workshop bertema “Etika dan Efektivitas Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Penulisan Artikel Ilmiah”.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-44 Universitas Dwijendra tersebut menjadi wadah bagi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika untuk meningkatkan kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara efektif, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung integritas akademik.
Workshop dibuka oleh Wakil Dekan FKIP Universitas Dwijendra, I Gusti Ayu Indah Triana Juliari, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Dekan FKIP Universitas Dwijendra.
Dalam sambutannya, Indah Triana menyampaikan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam bidang pendidikan dan penelitian. Sivitas akademika, menurutnya, perlu memiliki kecakapan dalam menggunakan teknologi tersebut secara cerdas tanpa mengabaikan etika dan kejujuran akademik.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan workshop sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.
Workshop menghadirkan Dr. Ida Ayu Kartika Maharani, S.E., M.M., dosen Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, sebagai narasumber utama. Ia merupakan peneliti yang memiliki pengalaman publikasi pada sejumlah jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus.
Dalam pemaparannya, Ida Ayu Kartika membagikan sejumlah strategi penggunaan AI untuk mendukung kegiatan penelitian dan penulisan ilmiah. Pemanfaatan tersebut mencakup eksplorasi literatur, penyusunan kerangka artikel, penyuntingan bahasa akademik, hingga peningkatan kualitas naskah sebelum dikirimkan ke jurnal ilmiah.
Menurutnya, kehadiran AI merupakan peluang besar bagi dunia akademik sepanjang digunakan secara tepat dan beretika. Teknologi AI tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan tanggung jawab seorang peneliti.

“Artificial Intelligence bukanlah pengganti penulis, melainkan mitra akademik yang membantu mempercepat proses penelitian. Namun, tanggung jawab ilmiah tetap berada pada penulis. Oleh karena itu, etika, kejujuran akademik, serta kemampuan berpikir kritis harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap karya ilmiah yang dihasilkan,” tegasnya.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai platform AI yang dapat digunakan dalam penulisan artikel ilmiah, teknik menyusun prompt yang efektif, serta cara melakukan validasi terhadap informasi yang dihasilkan AI.
Narasumber turut mengingatkan peserta agar tidak menggunakan AI untuk melakukan plagiarisme, manipulasi informasi, maupun fabrikasi data. Setiap hasil keluaran AI harus diperiksa kembali dengan merujuk pada sumber ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Workshop berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan praktik langsung. Peserta diberi kesempatan mencoba sejumlah perangkat AI untuk membantu menyusun artikel ilmiah yang sistematis, relevan, dan sesuai dengan kaidah publikasi akademik.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan, mulai dari batasan penggunaan AI dalam penelitian, kebijakan jurnal internasional terhadap pemanfaatan AI, hingga strategi meningkatkan peluang publikasi pada jurnal bereputasi.
Pelaksanaan workshop juga menjadi salah satu bentuk implementasi Memorandum of Agreement (MoA) antara FKIP Universitas Dwijendra dan Fakultas Dharma Duta UHN I Gusti Bagus Sugriwa.
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Dwijendra, Dr. Ida Bagus Made Wisnu Parta, S.S., M.Hum., berharap kegiatan tersebut dapat mendorong sivitas akademika untuk menggunakan teknologi AI secara bijaksana, profesional, dan beretika.
Pemanfaatan AI yang tepat diharapkan dapat membantu dosen dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah berkualitas, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, workshop tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-44 Universitas Dwijendra, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara PBI FKIP Universitas Dwijendra dan Fakultas Dharma Duta UHN I Gusti Bagus Sugriwa dalam membangun ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda