Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Mendorong Kolaborasi Solid untuk Masa Depan Industri Nasional dan Transformasi Ekonomi Hijau di Indonesia

Mendorong Kolaborasi Solid untuk Masa Depan Industri Nasional dan Transformasi Ekonomi Hijau di Indonesia

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
08 Desember 2024, 01.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Ekonomi Hijau
Dongkrak Kesiapan IKM Terapkan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Workshop INDI. Foto/Dok: Kemenperin RI (https://kemenperin.go.id)
JurnalPost - Pemerintah Indonesia terus mendorong transformasi ekonomi melalui kebijakan strategis yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kebijakan ini bertujuan memperkuat daya saing industri nasional dan memacu pertumbuhan ekonomi. Hasilnya mulai terlihat, salah satunya melalui peningkatan Indeks Kepercayaan Industri (IKI). Pada November 2024, IKI mencapai angka 52,95, meningkat 0,52 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mengindikasikan tren ekspansi pada 21 subsektor manufaktur nonmigas. Secara rinci, IKI untuk perusahaan berorientasi ekspor mencapai 52,39, sementara untuk pasar domestik berada di angka 53,33. IKI, yang mencerminkan persepsi pelaku usaha terhadap kondisi bisnis mereka, menunjukkan bahwa kebijakan transformasi digital dan pro-industri berhasil membangun optimisme di sektor manufaktur.

Paradigma Baru Industri Nasional

Kemenperin menjalankan kebijakan transformasi industri nasional melalui program Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0), yang dirancang untuk mendorong adopsi teknologi melalui lima pilar: showcase center, capability center, ecosystem for Industry 4.0, delivery center, dan engineering and AI center. Program ini telah membantu sektor otomotif dan makanan minuman menerapkan smart manufacturing, dua sektor tersebut menjadi prioritas dalam Roadmap Making Indonesia 4.0. Hingga Juni 2024, sektor manufaktur menyerap 18,82 juta tenaga kerja dengan nilai ekspor lebih dari 9 miliar dollar AS. Meski demikian, tantangan infrastruktur digital di luar Jawa dan keterbatasan akses pelaku industri kecil dan menengah (IKM) terhadap teknologi mutakhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sebagai langkah lain, Kemenperin juga menerapkan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), yang mengukur kesiapan perusahaan dan IKM dalam mengadopsi teknologi digital. Kebijakan ini diatur dalam Permenperin No. 20 Tahun 2021 Tentang Pengukuran Tingkat Kesiapan Industri Dalam Bertransformasi Menuju Industri 4.0.

Membentuk Teladan Transformasi Industri 4.0

Sebagai bagian dari transformasi industri nasional, Kemenperin sejak 2019 telah menjalankan Program Lighthouse Industri 4.0. Pada awal 2024, Kemenperin telah memberikan piagam Lighthouse Industri 4.0 kepada 15 perusahaan, yaitu PT Tirta Investama, PT Gelora Djaja, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Chandra Asri Pacific Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, PT Paragon Technology and Innovation, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Pancaprima Ekabrothers, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Komponen Indonesia, PT Hartono Istana Teknologi, dan PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia. Program ini bertujuan menjadikan perusahaan-perusahaan tersebut sebagai panutan terkait penerapan efisiensi energi dalam menjalankan operasional bisnisnya, berpedoman pada penerapan prinsip zero waste dan berkomitmen pada agenda keberlanjutan. Saat ini, keterlibatan IKM dalam rantai pasok berbasis digital masih terbilang minim. Untuk itu pemerintah perlu menciptakan kebijakan insentif yang mendorong partisipasi pelaku industri kecil dan menengah agar masuk dalam ekosistem Industri 4.0.

Peluang dan Tantangan Industri Hijau

Sejalan dengan agenda global, pemerintah mendorong pengembangan industri hijau, terutama sektor manufaktur yang kini mulai mengadopsi Energi Baru Terbarukan (EBT). Beberapa produk bahkan telah memenuhi standar internasional, seperti penggunaan bahan baku berbasis bio-based plastics. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan bahwa saat ini terdapat 152 perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Industri Hijau. Sertifikasi ini dinilai secara langsung memberikan manfaat ekonomi, yakni membantu penghematan energi hingga Rp3,2 triliun dan penghematan air senilai Rp169 miliar per tahun. Namun, secara umum peralihan ke model industri hijau secara masif masih menghadapi kendala, terutama dari sisi perusahaan yang masih terdapat kesenjangan keterampilan yang dimiliki para tenaga kerja, ketidakmampuan menarik talenta yang tepat dan keterbatasan pendanaan terkait adopsi teknologi. Pemerintah perlu memperkuat regulasi yang fleksibel untuk mendorong investasi teknologi ramah lingkungan.

Sumber Daya Manusia Sebagai Fondasi Transformasi

Transformasi industri akan berjalan lambat tanpa dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Menurut laporan McKinsey, Indonesia diproyeksikan kekurangan 9 juta tenaga kerja terampil bidang teknologi sampai tahun 2030. Kemenperin juga menyatakan bahwa kebutuhan tenaga kerja industri mencapai 628.000 setiap tahunnya. Untuk merespons tantangan ini, Kemenperin menghadirkan Program Pelatihan Jangka Pendek melalui metode 3-in-1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja). Selain itu, Kemenperin juga telah menjalankan program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan politeknik dan SMK industri. Sayangnya, distribusi pelatihan vokasi ini masih dominan di Pulau Jawa sehingga pemerintah perlu memastikan akses setara di daerah lain agar transformasi dan hilirisasi industri dapat merata di seluruh Indonesia.

Transformasi Industri Nasional Mendorong Ekonomi Hijau

Keberhasilan transformasi Industri 4.0 di Indonesia bergantung pada kolaborasi semua pihak. Pelaku IKM diharapkan berperan aktif memanfaatkan program pelatihan digitalisasi yang diinisiasi pemerintah, sementara masyarakat didorong untuk mendukung dan menggunakan produk lokal berstandar keberlanjutan, serta bagi para tenaga kerja dapat meningkatkan kompetensi dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi di bidang teknologi digital secara mandiri. Implementasi prinsip industri hijau ini, selain memenuhi arah kebijakan global juga merupakan langkah progresif dalam proses transformasi ekonomi hijau di Indonesia. Ekonomi hijau menjadi jalan untuk mewujudkan perekonomian nasional setara dengan negara-negara maju sekaligus mengeluarkan Indonesia dari middle income trap. Transformasi Industri 4.0 ke depannya bukan hanya dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar global yang akan berdampak positif pada terciptanya ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan di Indonesia. Kontributor: Achmad Zaky

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mendorong-kolaborasi-solid-untuk-masa-depan-industri-nasional-dan-transformasi-ekonomi-hijau-di-indonesia/75390/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.50 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

  3. 3

    Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

  4. 4

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  5. 5

    Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.