BARRU, JURNALPOST - Ratusan Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Barru yang berdampingan dengan Rujab Bupati Barru berakhir ricuh.
Aksi tersebut dikawal ratusan aparat keamanan TNI-Polri dan Satpol PP Barru, Koordinator lapangan, mengatakan Kami hadir disini tidak ada tendensi politik, aksi ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada di Barru.
"Saya datang disini untuk mempertanyakan kasus-kasus yang diduga dilakukan oleh oknum mantan pejabat Pinrang," ucap Cappi.
Pergerakan ini adalah murni kajian dari mahasiswa, oleh karena itu jangan menganggap kegiatan ini dutunggangi oleh lawan politik Suardi Saleh, karena saat ini adalah momentum Pilkada di Barru." kata Cappi.
Meminta kepada mantan pejabat Pinrang bertangungjawab atas kasus tersebut, sebab secara formil dan materail adalah kuasa pengguna anggaran atau Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pinrang tahun 2011." Cappi.
Sekitar Pukul 13.40 Wita sd pukul 13.55 Wita di depan Kantor Kejari Barru peserta aksi menyampaikan orasi secara bergantian dengan tuntutan Kami datang di Kabupaten Barru untuk memperjelas kasus korupsi yang dilakukan oleh Bupati Barru.
"Agar kejaksaan negeri Barru proaktif mengawal anggaran di Kabupaten Barru.
Apupun yang terjadi di negeri kami tidak akan berhenti usut tuntas kasus korupsi di Kabupaten Barru. Kami akan menantang Kejari Barru sampai dimana progresnya melawan korupsi di Barru, kami minta kepada Kejari Barru agar jangan ada persekongkolan dalam kasus korupsi," Maslim Sanja.
Aksi unjuk rasa tersebut, saling lempar batu tempatnya di depan rumah jabatan Bupati Barru, Jln Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.
Video Pendemo Di Barru Saling Lempar Batu
[video width="640" height="352" mp4="https://jurnalpost.com/wp-content/uploads/2020/09/Pendemo-Di-Barru-Saling-Lempar-Batu.mp4"][/video]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda