Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Masalah Kesenjangan Sosial yang terjadi di Desa Tolnaku Kupang NTT

Masalah Kesenjangan Sosial yang terjadi di Desa Tolnaku Kupang NTT

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
30 Mei 2019, 21.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Masalah Kesenjangan
KUPANG, JURNALPOST - Penduduk adalah faktor terpenting dalam pembangunan karena menjadi subjek sekaligus objek pembangunan suatu negara. Manfaat jumlah penduduk yang besar adalah banyaknya Jumlah tenaga kerja dalam mengolah sumber daya alam Sayangnya, jumlah penduduk yang besar juga menghasilkan masalah yang cukup rumit yaitu Banyaknya kasus kurang gizi dan pemukiman kumuh yang menjamur, Kurangnya penyediaan lapangan kerja, sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan serta fasilitas sosial lainnya. Desa Tonlaku, adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dan masyarakat Desa tinggal di pemukiman trans lokal yang disediakan Pemerintah di Desa Tonlaku. Masyarakat di Desa Tolnaku - + berjumlah sekitar 280 jiwa, tetapi hanya sebagian saja penduduk yang menetap di pemukiman tersebut, sehingga banyak perumahan yang tidak terawat dan jumlah kepala keluarga yang tidak menetap. Masalah-Masalah Di Desa Tolnaku Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang NTT diantaranya :

Sanitasi

Permasalahan kesehatan merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian dalam upaya pengembangan suatu wilayah desa. Sistem sanitasi yang digunakan oleh masyarakat Desa Tolnaku sebagian besar belum memenuhi standar kelayakan dan kesehatan lingkungan. Kebanyakan masyarakat belum memiliki fasilitas MCK (mandi cuci kakus) pribadi yang baik. Mereka menggunakan fasilitas MCK umum untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan lain-lain. Tetapi fasilitas MCK umum yang digunakan pun belum layak dan tidak sesuai standar kesehatan lingkungan. Sanitasi sangat erat kaitannya dengan kesehatan, apabila sanitasi yang baik akan berdampak baik bagi kesehatan lingkungan serta masyarakat.

Persampahan

Permasalahan persampahan yang ada di Desa Tolnaku adalah masalah pengelolaan sampah ada tempat penampungan sampah yang kurang memadai. Pengelolaan sampah di Desa Tolnaku masih dilakukan secara individu oleh masyarakat dan kebanyakan masih menggunakan cara yang tradisonal yaitu langsung dibakar tanpa ada pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Desa Tolnaku belum memiliki tempat pembuangan sementara (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA). Permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan sebaiknya segera diatasi sebaik mungkin minimal dengan adanya pengadaan bak sampah pada tiap-tiap rumah tangga.

Sumber air bersih

Saya diperkenalkan dengan salah satu penduduk di desa tonlaku, yaitu bapak dominggus dima. Banyak pertanyaan yang saya ajukan mengenai keadaan di desa tonlaku. Bapak dominggus dima menceritakan, jika musim kemarau tiba, warga di Desa tonlaku mulai kesulitan memperoleh air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan dasar ini mereka terpaksa berjalan kaki menempuh belasan kilometer untuk mengais pinggiran sungai atau kali lili desa camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk mendapatkan air bersih yang belum tentu layak untuk dikonsumsi. Jika tak segera ditangani, seperti tahun-tahun sebelumnya krisis air seperti ini biasanya akan memicu munculnya wabah kelaparan dan penyakit.

Tingkat pendidikan masyarakat

Tingkat pendidikan secara umum dapat mencerminkan tingkat kecerdasan seorang manusia. Permasalahan yang ada di Desa Tolnaku adalah tingkat pendidikan masyarakat yang sebagian besar masih rendah. Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah menyebabkan masyarakat kurang berinovasi dan mencari solusi-solusi yang efektif untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Tingkat pendidikan yang rendah juga menyebabkan pola pikir dari masyarakat menjadi sempit, akhirnya mereka sulit untuk beradaptasi terhadap kondisi yang baru atau kurang peka terhadap perubahan yang terjadi secara cepat. Kualitas sumber daya masyarakat semakin berkurang akibat tingkat pendidikan yang rendah.

Mata pencaharian yang tidak tetap

Faktor ekonomi merupakan salah satu penghambat kemajuan masyarakat. Keterbelakangan dalam hal ekonomi dapat menjadi hambatan untuk peningkatan dan pengembangan kualitas desa. Masyarakat Desa Tolnaku masih banyak yang belum memiliki mata pencaharian yang tetap. Hal ini menimbulkan kondisi ekonomi keluarga yang tidak stabil, sehingga berdampak pada kestabilan ekonomi masyarakat secara umum. Sebagian besar warga yang menjadi petani juga belum memiliki lahan sendiri untuk bertani, hal ini menyebabkan pendapatan mereka tiap bulan tidak menentu. Permasalahan ini merupakan salah satu tantangan untuk pengembangan Desa Tolnaku baik dari dalam (pengembangan internal) maupun dari luar (pengembangan eksternal). (Karel Donal Missa,SH)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/masalah-kesenjangan-sosial-yang-terjadi-di-desa-tolnaku-kupang-ntt/9188/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.00 WITA

  • #Desa Tolnaku
  • #Kesenjangan Sosial
  • #Kupang NTT

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  4. 4

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  5. 5

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.