JurnalPost.com, Desa Brayo, Wonotunggal, Kabupaten Batang (30/07/2023) – Sejumlah 18,2% sampah plastik menjadi penyumbang 69 juta ton sampah yang ada di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, sampah plastik memiliki dampak yang buruk baik bagi lingkungan maupun kesehatan. Desa Brayo sendiri memiliki permasalahan yang sama mengenai sampah, dimana banyaknya sampah bertebaran padahal sudah tersedia bak-bak sampah di beberapa rumah Desa Brayo. Namun, tidak adanya transportasi pengangkut sampah yang bersedia mengangkut sampah tersebut membuat sampah-sampah banyak tergeletak di lingkungan.
Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu cara kreatif yang dapat dilakukan adalah mengubah sampah plastik tersebut menjadi kerajinan tangan berupa tas, taplak meja, tikar, dan sendal rumah. Sampah yang didapatkan dari warung-warung ataupun produk plastik lainnya dikumpulkan dan dijadikan karya melalui pelatihan.
Gambar 2. Dokumentasi Proses Pembuatan Kerajinan tangan tas (kiri) dan sandal (kanan). (Sumber : Dokumentasi Penulis)
Acara pengelolaan sampah plastik menjadi kerajinan sampah plastik ini, diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Tim II UNDIP 2022/2023 di Balai Desa Brayo pada tanggal 30 Juli 2023. Acara ini dihadiri oleh 20 orang ibu-ibu anggota PKK yang berasal dari kedua dukuh Desa Brayo, yaitu Dukuh Ujung Biru dan Dukuh Krandon.
Diharapkan dengan adanya acara dari Program Kerja Mahasiswa Tim II KKN Undip 2022/2023 ini, sampah plastik di Desa Brayo dapat diminimalisir dengan cara yang kreatif dan bernilai ekonomi.
Penulis : Tim II KKN Universitas Diponegoro 2022/2023 Desa Brayo, Jawa Tengah
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda