PEMALANG, JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Rekognisi (KKN-R) Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, memperkenalkan booklet bertajuk “Etika Komunikasi di Lingkungan Sekolah” kepada para guru SD Negeri 05 Desa Loning, Rabu (22/7/2026).
Program yang dilaksanakan oleh Euis Luthfiah Luhtitisari, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (UNDIP), tersebut menjadi salah satu upaya menyediakan media pendukung bagi guru dalam menanamkan kebiasaan berkomunikasi yang baik, sopan, dan saling menghargai kepada siswa.
Sebanyak 12 guru mengikuti kegiatan tersebut, dengan masing-masing dua guru mewakili setiap kelas. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-R memberikan penjelasan mengenai isi booklet, tujuan penyusunan, serta cara memanfaatkan materi di dalamnya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Dorong Kebiasaan Berkomunikasi dengan Santun
Booklet “Etika Komunikasi di Lingkungan Sekolah” memuat sejumlah materi sederhana mengenai tata cara berbicara dengan sopan, menghargai lawan bicara, mendengarkan orang lain dengan baik, serta menjaga etika ketika berinteraksi di lingkungan sekolah.
Materi disusun menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh guru ketika memberikan arahan maupun edukasi kepada siswa.
Setelah diperkenalkan, booklet tersebut diserahkan kepada para guru agar dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing kelas. Dengan mekanisme tersebut, materi mengenai etika komunikasi diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat terus dimanfaatkan setelah program KKN-R selesai.
Guru Jadi Penggerak Keberlanjutan Program
Pemilihan guru sebagai penerima booklet dilakukan dengan mempertimbangkan peran penting tenaga pendidik dalam membentuk kebiasaan siswa.
Guru memiliki interaksi yang intensif dengan siswa selama kegiatan belajar mengajar sehingga mempunyai ruang lebih besar untuk memberikan contoh sekaligus mengingatkan pentingnya komunikasi yang santun dan saling menghargai.
Booklet tersebut diharapkan menjadi media pendamping yang praktis tanpa menambah beban pembelajaran. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi, karakter, serta kebutuhan siswa di setiap kelas.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Desa Loning berharap pendidikan mengenai etika komunikasi dapat diterapkan secara lebih konsisten di lingkungan sekolah.
Kebiasaan berbicara dengan santun, mendengarkan orang lain, dan menghargai perbedaan pendapat dinilai dapat membantu membangun interaksi yang lebih nyaman antara siswa dengan guru maupun antarsiswa.

Lingkungan komunikasi yang sehat juga diharapkan mendukung terciptanya suasana belajar yang tertib, nyaman, dan saling menghargai.
Booklet “Etika Komunikasi di Lingkungan Sekolah” menjadi salah satu langkah sederhana mahasiswa KKN-R UNDIP untuk mendukung pembentukan kebiasaan komunikasi positif yang dapat terus diterapkan secara berkelanjutan di SD Negeri 05 Desa Loning.
Penulis: Euis Luthfiah Luhtitisari
Program Studi: Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Diponegoro
Kegiatan: KKN-R Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda