Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Peternak Nguntoronadi Didorong Terapkan Manajemen Kandang dan Biosecurity untuk Sapi Potong

Peternak Nguntoronadi Didorong Terapkan Manajemen Kandang dan Biosecurity untuk Sapi Potong

Foto profil Alvin Pradana
Penulis: Alvin Pradana
06 Oktober 2026, 18.21 WITA Editor: Rina Maharani
5 menit baca
Peternak Nguntoronadi Didorong

JurnalPost.com, Wonogiri – Pengelolaan kandang yang baik dan penerapan biosecurity menjadi dua aspek penting dalam menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas sapi potong. Hal tersebut menjadi fokus pendampingan yang diberikan tim Universitas Diponegoro (Undip) kepada kelompok peternak di Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan selama periode Kuliah Kerja Nyata (KKN), mulai 9 Juli hingga 18 Agustus 2026. Kegiatan menyasar kelompok peternak yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Nguntoronadi.

IKLAN

Tim pengabdian dipimpin Dr. Dinda Ayu Permata Sari, S.Pt., M.Si., dosen Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, bersama dosen lainnya dan mahasiswa KKN.

Gerakan Pangan Berkelanjutan
Baca Juga

Peternak Nguntoronadi Olah Limbah Pertanian dan Brem Jadi Pakan Fermentasi Unggas

Kecamatan Nguntoronadi memiliki aktivitas peternakan sapi potong yang cukup berkembang di tingkat masyarakat. Bagi sebagian peternak, sapi tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga berfungsi sebagai aset yang dapat dimanfaatkan ketika terdapat kebutuhan ekonomi keluarga.

Meski demikian, pola pemeliharaan secara tradisional masih ditemukan pada sebagian peternak. Kondisi tersebut terlihat dari pengelolaan kebersihan kandang, sirkulasi udara, penanganan limbah, hingga penerapan biosecurity yang belum dilakukan secara konsisten.

Padahal, pengelolaan kandang yang tepat memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan ternak dan mengurangi risiko muncul maupun menyebarnya penyakit.

Edukasi Dilakukan di 11 Desa

Dalam pelaksanaannya, tim Undip memanfaatkan pertemuan rutin kelompok peternak di masing-masing desa sebagai ruang edukasi.

Dosen dan Mahasiswa Undip
Baca Juga

Dosen dan Mahasiswa Undip Dampingi Peternak Nguntoronadi Kelola Limbah untuk Pakan dan Pupuk

Pertemuan kelompok yang umumnya berlangsung sedikitnya satu kali dalam sebulan diisi dengan penyampaian materi, diskusi, serta pembagian panduan mengenai manajemen perkandangan dan biosecurity.

Materi yang diberikan antara lain mengenai desain kandang, pengaturan ventilasi dan sirkulasi udara, kebersihan lingkungan kandang, hingga pengelolaan kotoran ternak agar tidak menimbulkan persoalan bagi lingkungan sekitar.

Peternak juga mendapatkan penjelasan mengenai prinsip biosecurity untuk mencegah masuk dan menyebarnya agen penyakit di lingkungan peternakan.

Langkah-langkah tersebut antara lain mencakup menjaga kebersihan kandang dan peralatan, membatasi faktor yang berpotensi membawa penyakit ke area ternak, hingga penggunaan disinfektan sesuai kebutuhan.

Dokumentasi kelompok mahasiswa
Baca Juga

Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Remaja Bandarharjo Cegah Perilaku Menyimpang dan Perkuat Ketahanan Sosial

Selain penyampaian materi, forum tersebut menjadi kesempatan bagi peternak untuk mendiskusikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pemeliharaan sapi sehari-hari.

Kolaborasi dosen

Beberapa pembahasan menyangkut penanganan masalah kesehatan ternak, kondisi kandang, kebersihan, hingga cara pemeliharaan yang lebih efektif.

IKLAN

Peternak Mulai Pahami Pentingnya Biosecurity

Salah seorang anggota kelompok peternak di Kecamatan Nguntoronadi, Kadiman, mengaku mendapatkan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.

Menurut dia, sebagian peternak selama ini masih memelihara sapi menggunakan kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun tanpa memahami secara mendalam pentingnya pengelolaan kandang dan biosecurity.

“Kami sangat terbantu dan berterima kasih dengan adanya kegiatan penyuluhan serta pembagian materi dari dosen Undip dan para mahasiswa yang diselipkan di sela-sela kumpulan rutin kelompok kami,” ujar Kadiman.

Ia mengatakan materi mengenai kebersihan kandang dan pencegahan penyakit membuat peternak lebih memahami bahwa kondisi lingkungan pemeliharaan memiliki keterkaitan langsung dengan kesehatan ternak.

“Selama ini kami merawat sapi di kandang seadanya tanpa tahu pentingnya pengaturan jarak, kebersihan ketat, maupun biosecurity. Berkat bimbingan ini, kami jadi paham bagaimana cara menjaga kesehatan sapi agar terhindar dari wabah penyakit sehingga pertumbuhan sapi ke depan bisa lebih maksimal dan bernilai jual tinggi,” katanya.

Dari Pola Tradisional Menuju Pemeliharaan Lebih Terstruktur

Dr. Dinda berharap pendampingan tersebut dapat mendorong peternak menerapkan pola pemeliharaan yang lebih terstruktur tanpa mengabaikan kondisi serta kemampuan masing-masing usaha peternakan rakyat.

Penerapan manajemen kandang tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Perbaikan dapat dilakukan secara bertahap, seperti menjaga kebersihan secara rutin, memastikan sirkulasi udara memadai, mengatur pembuangan limbah, serta memperhatikan akses keluar-masuk area pemeliharaan.

Upaya tersebut dapat dilengkapi dengan penerapan biosecurity sebagai langkah pencegahan penyakit.

Pencegahan dinilai penting karena gangguan kesehatan pada sapi tidak hanya berpengaruh terhadap kondisi ternak, tetapi juga dapat meningkatkan biaya pemeliharaan dan menurunkan produktivitas peternak.

Melalui pendampingan yang dilakukan bersamaan dengan program KKN, pengetahuan dari perguruan tinggi diharapkan dapat lebih mudah diterapkan dalam praktik peternakan sehari-hari.

Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan kelompok peternak juga memberikan ruang untuk menyesuaikan materi akademik dengan kondisi nyata yang ditemui di lapangan.

Dalam jangka panjang, peningkatan pemahaman mengenai manajemen perkandangan dan biosecurity diharapkan dapat membantu peternak Nguntoronadi menjaga kesehatan sapi, meningkatkan efisiensi pemeliharaan, serta memperbaiki kualitas dan nilai ekonomi ternak.

Upaya tersebut sekaligus dapat mendukung penguatan peternakan rakyat sebagai salah satu bagian dari sistem ketahanan pangan di Kabupaten Wonogiri.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/peternak-nguntoronadi-didorong-terapkan-manajemen-kandang-dan-biosecurity-untuk-sapi-potong/98036/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.19 WITA

  • #KKN UNDIP
  • #Nguntoronadi
  • #Sapi Potong
  • #Universitas Diponegoro
  • #Wonogiri
  • #biosecurity
  • #manajemen kandang
  • #peternak

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru
  2. 2

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.