Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Inilah Beberapa Praktik Strategi Menarik Sumbangan Buku dari Masyarakat

Inilah Beberapa Praktik Strategi Menarik Sumbangan Buku dari Masyarakat

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
05 April 2019, 20.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Praktik Strategi Menarik
Kalimantan Timur, Jurnalpost - Agar siswa gemar membaca buku, banyak rekayasa yang harus dilakukan sekolah. Tanpa rekayasa yang terprogram, kebiasaan membaca buku juga tidak akan tumbuh. Salah satu yang penting adalah rekayasa menarik sumbangan buku dari masyarakat. Sekolah-sekolah yang sudah menerapkan program literasi, biasanya mengalami kendala kekurangan buku saat program tersebut sudah berjalan. Siswa masih mau membaca buku, tetapi buku-buku yang bagus sudah terbaca semua. Hal ini bisa menurunkan semangat dan minat siswa untuk membaca. Misalnya di SD 12 Kutai Kartanegara. Semenjak dilatihkan program budaya baca, sekolah mitra Tanoto Foundation ini sudah mulai menjalankan program literasi. Namun menurut Siti Albani, sekolahnya masih kekurangan banyak buku “Buku di sekolah banyak sudah dibaca siswa. Strategi kami adalah kami akan memutar buku yang ada di pojok baca di setiap kelas ke kelas-kelas yang lain,” ujarnya. Di sekolah-sekolah lain, beberapa strategi telah dilakukan untuk mendulang buku dari masyarakat, seperti berikut ini:

Madrasah Ibtidaiyah Asy Syauqi Kutai Kartanegara: Bekerja sama Dengan Perusahaan

Madrasah Ibtidaiyah Asy Syauqi langganan membeli buku paket pelajaran pada sebuah perusahaan buku. Dengan cerdik, sang kepala madrasah, ibu Iip Syarifah, sebagai timbal balik pembelian buku tersebut, mengusulkan perusahaan membantu meningkatkan budaya literasi sekolah. Ia mengusulkan perusahaan mengadakan reading day per kelas tiap minggu. Usul tersebut diterima. Perusahaan sesuai jadwal membawa banyak buku cerita ke kelas. Selama kurang lebih satu jam, para siswa membaca dan menceritakan isi buku bacaan. Perusahaan memberikan hadiah buku carita bagi siswa yang berani bercerita di depan teman-temannya dengan baik. Kegiatan seperti ini sudah berlangsung dua kali. Selain itu, ibu Iip juga membentuk paguyuban kelas dan mengorganisasikannya lewat grup di whats apps. Lewat aplikasi tersebut, ia menghimbau orang tua siswa yang tergabung di dalamnya menyumbangkan buku. Saat penyerahan buku, gambar-gambarnya juga ia share di grup, sehingga memantik orang tua lainnya untuk perduli.

MI AL Aula Balikpapan : Mengumpulkan Buku dari Paguyuban Kelas dan Arisan Buku

Komite atau paguyuban kelas di Mi Al Aula cukup aktif untuk mengumpulkan buku. Ketua komite kelas satu yang sering datang ke sekolah, menghimbau para anggota paguyuban untuk menyumbangkan buku di rumah masing-masing untuk diletakkan di sudut baca.. Selain kegiatan tersebut, siswa kelas V Mi Al Aula juga punya kreatifitas. Mereka membuat arisan buku. Seluruh siswa mengumpulkan uang untuk satu orang, dan hasilnya dibelikan buku yang kemudian diletakkan di pojok baca.

SDN 003 Tenggarong: Menarik Buku dari Calon Alumni

Untuk menambah jumlah buku, SDN 003 Tenggarong mewajibkan para siswa yang mau lulus menyumbangkan minimal satu buku buku cerita ke sekolah. Buku tersebut kemudian distempel tersendiri. Stempel alumni. Setiap lulusan sekolah, rata-rata sekolah mendapatkan 60 buku dari alumni. “Cukup banyak untuk menambah buku di sudut-sudut baca, yang kami rolling ke sudut baca ke setiap kelas yang lain,” ujar Kurnia, guru sekolah tersebut.

Mendulang buku di MTs Balikpapan; Program Koinku untuk Buku

MTs 1 Balikpapan memiliki cara unik untuk mendulang buku. Sekali sebulan pada hari Senin saat sehabis upacara, sekolah mengadakan sumbangan koinku untuk buku atau disingkat kutu buku. Siswa yang ditunjuk khusus berkeliling menyodorkan kotak sumbangan. Karena jumlah siswa di madrasah tersebut berjumlah lebih dari 1000, hasil yang didapat cukup banyak, kurang lebih satu juta rupiah dalam sekali pengumpulan. Uang yang didapat dibelikan buku lewat kelompok literasi yang aktif di Balikpapan yaitu Komunitas Bikers Sosial. “Buku yang didapat lebih murah dan lebih variatif, sesuai selera siswa,” kata ibu Ummi Putri Balia, penggagas gerakan koinku untuk buku di madrasah ini. Sekolah saat ini telah membuat pojok baca, taman baca di tengah sekolah, dan juga jadwal membaca rutin.

SMPN1 Balikpapan: Lomba Perpustakaan Mini Kelas

Atas inisiasi ibu Aryanti, SMPN Balikpapan mengawali gerakan literasi di sekolah tersebut dengan mengadakan lomba perpustakaan mini kelas. Mereka membentuk kepanitiaan yang terdiri dari guru bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Mereka mengundang orang tua siswa dan mengumumkan bahwa sekolah akan memulai gerakan literasi dengan lomba perpustakaan mini kelas yang akan dikelola orang tua siswa. Salah satu kriteria ikut lomba perpustakaaan mini kelas adalah bukunya harus berjumlah minimal 60 eks dan sesuai dengan usia anak. Karena persyaratan jumlah buku tersebut, orang tua siswa berlomba-lomba menyumbangkan buku ke sekolah untuk diisikan di perpustakaan mini di kelas. Buku yang terkumpul dari lomba ini lebih dari 600 buku.

Madrasah Ibtidaiyah Nahdatul Ulama Balikpapan: Arisan dan Pengajian Penggalangan Dana

Pak Gunanto, kepala madrasah MINU, bukan hanya kepala madrasah biasa. Ia merupakan pedakwah aktif di komunitas. Untuk membangkitkan peran serta masyarakat masyarakat, ia menggagas pertemuan rutin. Isi pertemuan adalah pengajian, arisan dan penggalangan dana. Saat pertemuan, dia melaporkan keadaan keuangan sekolah, pengeluaran dan pendapatan, serta kebutuhan yang masih harus dipenuhi. Penggalangan dana dilakukan lewat kotak amal, dan sumbangan bulan berjalan. Hasil sumbangan dibelikan untuk kebutuhan sekolah, salah satunya buku-buku yang mengisi pojok baca dan taman baca. “Lewat pertemuan rutin dengan masyarakat, masyarakat menjadi lebih terikat dengan kita. Mereka menjadi lebih perduli dengan program sekolah, termasuk program literasi,” ujarnya. Masih banyak trik-trik lain yang telah dijalankan banyak sekolah untuk memperoleh buku. Sekolah-sekolah mengajukan proposal ke perusahaan, perpustakaan daerah atau toko-toko buku. Sekolah bisa juga menyelenggarakan bazar buku dengan penerbit buku atau ikut dalam kegiatan-kegiatan literasi lain. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag, Tanoto Foundation berusaha terus menerus meningkatkan budaya baca di sekolah-sekolah di daerah mitranya. Tanoto Foundation di awal tahun 2019 ikut menyumbangkan buku bagi 44 sekolah-sekolah mitra SD dan MI yang ada di Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Samarinda. Masing-masing sekolah mendapatkan 70 buku cerita, atau totalnya 3080 buku.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/inilah-beberapa-praktik-strategi-menarik-sumbangan-buku-dari-masyarakat/9092/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

  • #Tanoto Foundation
  • #gemar membaca buku

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  3. 3

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  4. 4

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  5. 5

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.