Karya Seni di Grey Art Gallery (Foto: Adinda Putri)
"Tujuan seni adalah membersihkan debu kehidupan sehari-hari dari jiwa kita." - Pablo Picasso
Kutipan atau petikan di atas berasal dari seniman asal Perancis, Pablo Ruiz Picasso. Sebuah seni hadir untuk membersihkan debu atau menghilangkan penat di kehidupan sehari-hari. Ada banyak bentuk seni diantaranya seni musik, seni tari, seni sastra, seni teater, dan seni rupa. Mengunjungi Galeri Seni atau museum seni bisa menjadi salah satu alternatif untuk membersihkan diri atau menenangkan diri dari lelah setelah beraktivitas sehari-hari.
Galeri seni yang menjadi sebuah trend Galeri seni adalah sebuah ruang kosong yang difokuskan untuk pameran karya seni. Biasanya galeri seni memamerkan karya seni rupa seperti, lukisan, patung,foto, hingga furniture. Beberapa waktu ini, galeri seni sering menjadi tujuan remaja generasi z dan generasi milenial untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Tujuannya mulai dari menikmati karya seni hingga berswafoto untuk diunggah di media sosial. Di zaman sekarang pun banyak galeri seni kekinian dan memasukkan unsur digital dalam karya-karyanya. Unsur digital yang dimasukkan dalam karya seni bisa berupa lampu atau cahaya. Contoh dari galeri seni kekinian adalah Grey Art Gallery di Kota Bandung.
Pintu Masuk Grey Art Gallery (Foto: Adinda Putri)
Grey Art Gallery merupakan sebuah galeri seni rupa yang terletak di pusat Kota Bandung, Jawa Barat, tepatnya di Jl. Braga No.47. Grey Art Gallery dibentuk oleh Grace Christianti dan Elia Yosman dan diresmikan pada Jumat, 3 Februari 2023 dengan tema pertama “HITAM”. Galeri seni ini dibentuk dengan tujuan untuk memberikan ruang kreasi dan kesempatan kepada seniman yang ada di Indonesia untuk menampilkan karya seninya.
Ruang Kreatif Seniman Lokal di Kota Bandung Grey Art Gallery dibentuk dengan tujuan memperkenalkan kepada masyarakat apa itu seni dan memberikan ruang kepada seniman lama maupun baru untuk memamerkan karyanya di galeri seni ini. Grey Art Gallery membuka open submission karya untuk para seniman lokal sesuai dengan tema yang akan dipamerkan.
"Kami open submission sesuai dengan tema dan persyaratan yang sudah kami tentukan. Seniman-seniman yang karyanya cukup mewakili tema dan masuk persyaratan boleh mensubmit karyanya, baik itu seniman profesional, amatir, atau bahkan yang baru pertama kali berkarya, tidak apa-apa untuk submit" Ucap Dwiji, Humas Grey Art Gallery.
Pengunjung dan Lukisan di Grey Art Gallery (Foto: Adinda Putri)
Karya yang ditampilkan merupakan karya yang lolos dari proses seleksi penyesuaian tema dan persyaratan dari kurator. Open Submission ini terbuka untuk seluruh masyarakat indonesia. Grey Art Gallery ingin masyarakat yang awam seni dapat mengerti dengan mudah tentang karya seni yang dipamerkan. Grey Art Gallery juga membuat workshop untuk pengunjung seperti membuat keramik dan melukis untuk memperkenalkan pada masyarakat mengenai proses pembuatan karya seni rupa. “Bagus, terus bikin nyaman juga buat nenangin pikiran” Ucap Widya, salah satu pengunjung Grey Art Gallery.
Tokoh Redmiller yang Menjadi Simbol Jati Diri Manusia
Redmiller Blood (Foto: Adinda Putri)
Peter Rhian, seniman kelahiran bandung dan merupakan salah satu seniman yang karyanya sedang dipamerkan di Grey Art Gallery ini membuat sebuah karakter bernama “Redmiller Blood”. “Redmiller blood” dibuat oleh Peter sebagai representasi karakter yang lahir dari konflik jiwa atau alam bawah sadar manusia. Redmiller dibentuk dari eksistensi manusia sebagai manusia yang terlihat waras dan bermartabat dengan jiwa yang depresi yang tidak pernah dilihat oleh orang lain.
“"Redmiller ini sebenarnya sang seniman, Peter, ia memiliki keresahan tentang jati diri manusia, misal saat dia ingin melakukan suatu hal, apakah ia sepenuhnya ingin melakukan hal itu? contoh kayak aku ingin kuliah jurusan seni, apakah aku ingin benar-benar jurusan tersebut atau ada tuntutan dari orang tua? dari keluarga yang lain? atau secara tidak langsung tuntutan karena kita sering mengkonsumsi sosial media. Nah, keresahan-keresahan itu dipresentasikan dalam bentuk Redmiller, tokoh imut yang menyimpan makna yang dalam. Darisitu ada kaitannya dengan pameran kami sebelumnya, karena banyak anak muda yang masih merasakan hal tersebut" Ucap Dwiji.
Grey Art Gallery berupaya membuat sebuah Galeri Seni yang dapat mengedukasi masyarakat awam mengenai ekosistem seni. dengan karya yang beraneka macam dan aktivitas yang melibatkan pengunjung, galeri ini memberikan pengalaman yang mendalam dan memikat. Jika kamu mencari pengalaman seni yang menarik, Grey Art Gallery adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi.
Oleh: Adinda Putri Mahasiswi Program Studi Jurnalistik, Universitas Padjadjaran
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda