Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Essay
  3. Efektivitas Bahasa Inggris di Indonesia dalam Ruang Lingkup Komunikasi Interpersonal

Efektivitas Bahasa Inggris di Indonesia dalam Ruang Lingkup Komunikasi Interpersonal

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
15 Maret 2024, 19.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Bahasa Inggris

Oleh: : Febi Aurelia Islami

JurnalPost.com - Bahasa Inggris kini sangat penting untuk dikuasai dimana skill ini sangat dibutuhkan baik untuk kehidupan sehari-hari maupun saat memasuki dunia kerja nanti. Kenapa Bahasa inggris bisa penting untuk dikuasai? Penguasaan Bahasa internasional ini dapat membuka peluang karir yang lebih lebar dan dapat juga diunakan pada situasi-situasi yang membutuhkan Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasinya seperti rapat dengan perusahaan asing, perjalanan ke luar negeri.

IKLAN

Tetapi pada kenyataannya masih banyak yang kurang bahkan tidak mau mempelajari Bahasa Inggris dikarenakan kemauan yang kurang dan kesusahan dalam mempelajarinya terutama negara Indonesia. Padahal banyak manfaat yang akan didapat dari menguasai Bahasa asing ini dan lagi pada era yang serba teknologi ini seharusnya masyarakat, siswa ataupun mahasiswa sudah dapat dengan mudah mempelajari Bahasa Inggris karena sumber belajar dapat ditemui diberbagai platform digital baik berbentuk teks ataupun audio-visual.

Ahmad Naufal Fauzan
Baca Juga

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Berpindah pada orang-orang yang ingin menguasai bahasa asing, mereka dihapakan pada tantangan-tantangan pada prosesnya. Mereka sudah berkemauan dan mempelajari teori secara otodidak dari sumber yang mereka cari pada platform digital ataupun mengikuti kelas kursus untuk menguasai bahasa asing. Tetapi, tantangan yang mereka hadapi adalah tidak mengaplikasikan atau mempraktikkan teori dan pembelajaran yang mereka pelajari. Seharusnya penguasaan suatu bidang akan lebih baik jika mempraktikkan ilmu yang meeka pelajari pada kehidupan sehari-hari. Tidak perlu mencari teman hingga memaksa mereka untuk jadi teman belajar, kita dapat memanfaatkan diri kita sendiri dalam pengaplikasian ilmu tersebut.

Menurut West dan turner pada buku yang berjudul Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi “komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) adalah komunikasi yang terjadi dengan diri sendiri” (tahun:34). Tanpa kita sadari sebenarnya kita sering melakukan komunikasi intrapersonal seperti ketika mengendarai motor sendiri kita akan berbicara pada diri kita sendiri untuk menghalau rasa bosan dan lelah, saat berkaca di depan cermin kita akan berbicara pada diri sendiri baik itu pujian ataupun sumpah serapah untuk diri kita sendiri. hal ini sesuai dengan apa yang disebutkan Lance Morrow dalam majalah Time “Berbicara dengan diri sendiri sering kali merupakan hal yang tidak bermartabat-pikiran jahat, pembenaran terhadap diri sendiri, serta makian-makian” (tahun:98). Komunikasi ini dilakukanhanya dengan diri sendiri tidak memerlukan orang lain pada prosesnya, hanya diri kita yang kita ajak berkomunikasi. Teori ini dapat diterapkan pada ketika ingin mempraktikkan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari. Contohnya, ketika kita lupa menaruh barang kita dimana, kita dapat berkomunikasi Bahasa Inggris pada diri sendiri. Ketika kita sedang merasa kurang percaya diri yang disebakan oleh suatu hal, kita dapat memberi kata-kata penenang dan motivasi pada diri kita sendiri menggunakan Bahasa Inggris.

IKLAN

Hingga sekarang kenapa masih banyak yang mempelajari Bahasa Inggris setengah-setengah bahkan sudah hapal dengan teori tetapi ketika diuji skill speaking mereka akan kaku, terlalu lama menjawab bahkan hingga gugup sehingga tidak dapat menjawab dengan lancar. Hal ini karena kurang pengaplikasiannya. Banyak kursus yang membantu meningkatkan skill Bahasa Inggris hingga TOEFL, IELTS, dan TOEIC mereka hanya berfokus pada teori dan listening test sehingga mereka tidak mementingkan speaking skill yang mana skill ini juga bagian penting untuk menguasai Bahasa Inggris. Metode Teori komunikasi intrapersonal ini juga belum banyak yang mempraktikkan karena dari kursus dan otodidak sendiri tidak ada yang menyarankan untuk berkomunikasi pada diri sendiri menggunakan Bahasa Inggris.

Metode ini sangat penting untuk diterapkan dimana kala ketika kita bingung harus mempraktikkan Bahasa Inggris ini dengan siapa, malu untuk meminta seseorang menjadi teman belajar, dan tidak mempunyai teman yang berkemauan belajar Bahasa Inggris solusinya kita dapat mempraktikkan dengan diri sendiri.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Metode ini bukanlah faktor utama atau pendorong utama untuk dapat menguasai Bahasa Inggris, banyak faktor pendukung lain seperti mendengarkan lagu barat atau menonton film barat tanpa menggunakan subtitle, dll. Tetapi metode komunikasi intrapersonal dan metode lain sama pentingnya untuk mendorong penguasaan skill sehingga semua metode itu harus sama-sama diterapkan agar penguasaan semakin cepat.

Efektivitas metode komunikasi intrapersonal pada pembelajaran Bahasa Inggris ini dapat dinilai efektif karena pada pengaplikasiannya kita akan menggunakan kata-kata yang paling dasar dan mudah untuk berbicara atau bahkan menggunakan Bahasa campuran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam pengaplikasiannya. Hal ini ada hal yang wajar karena tidak semua kata-kata Bahasa Inggris kita kuasai bahkan mungkin baru pertama kali kita dengar. Maka dari itu melihat kamus atau mencari pada platform online adalah jalan keluarnya. Kita dapat mencatat pembendaharaan kata yang baru kita ketahui itu. Suatu ketika kita kembali akan mengucapkan kata-kata tersebut kita dapat melihat catatan pembendaharaan kata. Efektivitas yang ada ketika menggunakan metode komunikasi Intrapersonal ini adalah ketika kita terus mengulangi kegiatan tersebut. Maka, kata-kata yang sering kita ulang itu akan terus melekat dalam ingatan ketika. Tidak hanya melekat tapi kita juga dapat menguasai dalam pengucapan yang benar sehingga dalam metode ini kita sudah mendapatkan dua manfaat untuk cepat menguasainya.

Menguasai suatu bidang yang harus pertama kali ada adalah niat dan kemauan yang kuat. Sama halnya dengan menguasai Bahasa Inggris. Ketika sudah ada kemauan yang kuat metode apapun yang kita gunakan untuk menguasai bidang tersebut akan mendorong kita untuk semakin menguasai bidang tersebut. Seringnya kita melakukan metode-metode tersebut akan menjadikan hal itu menjadi kebiasaan baik untuk kita. Awal mula mungkin akan sulit dalam pengaplikasiannya bahkan jauh dari kata sempurna. Tetapi jika kita yakin dan berkemauan kuat maka metode yang awalnya susah akan menjadi mudah dan menjadi kebiasaan dimana hal ini akan mendorong kita untuk semakin menguasai bidang tersebut. Bayangkan ketika kita terus melakukan metode komunikasi intrapersonal dengan dukungan metode lain juga maka efektivitas kita dalam menggunakan metode tersebut akan semakin efektif. Mulanya yang mencampur dua bahasa hingga lancar dengan hanya menggunakan satu bahasa yang pengucapannya juga semakin bagus. Maka, tidak akan sia-sia kita sudah menerapkan dan berkemauan keras untuk menguasai Bahasa Inggris.

Mempelajari sesuatu hal baru itu memang sulit. Tidak ada yang mudah ketika kita memulai suatu hal yang baru. Belajar Bahasa Inggris juga sama seperti itu. Awal ketika kita belajar pasti banyak yang sulit dimulai dari perbedaan bahasa, adanya rumus-rumus untuk membuat suatu kalimat hinggat aturan lain. Tidak hanya itu, pengucapannya yang sulit pun sering menjadi tantangan yang besar untuk mempelajarinya. Tetapi, belajar bahasa Inggris itu merupakan suatu hal yang penting untuk membuka peluang lain yang lebih besar baik dari segi pekerjaan hingga mengunjungi suatu tempat karena kebanyakan orang akan menggunakan Bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional untuk saling bertukar informasi atau hanya sekedar berbincang. Maka, ketika mempelajari Bahasa Inggris dapat menggunakan metode komunikasi intrapersonal dimana kita akan menerapkan Bahasa Inggris dalam berkomunikasi dengan diri kita sendiri dimana hal ini efektif dalam mempercepat menguasai skill tersebut dan dalam pengucapan juga akan semakin fasih. Belajar Bahasa Inggris tidak akan sulit lagi ketika kita sudah niat dan mau menerapkan metode-metode yang ada untuk menguasai bahasa tersebut.

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
Baca Juga

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/efektivitas-bahasa-inggris-di-indonesia-dalam-ruang-lingkup-komunikasi-interpersonal/66172/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.28 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Mengurangi Risiko Penggunaan Plastik Kresek Hitam pada Pedagang Kuliner Lokal

Jika Bisa Mengulang Hidup, Akankah Kita Memilih Jalan yang Sama?

Moral Dialektika sebagai Ruang Kontemplasi Gerakan Intelektual Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pilihan Editor

  1. 1 Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3
  2. 2

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.