
JurnalPost.com – Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University mendampingi Perangkat Desa Sidosari dalam Program Pembuatan Peta Digital Batas Administrasi, Sebaran Fasilitas Umum dan Potensi Lokal Desa. Program ini dilaksanakan berupa rangkaian kegiatan yang bertahap pada tanggal 5 – 15 Juli 2024 dengan pemaparan hasil dan serah terima peta dilakukan pada tanggal 15 Juli 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh para perangkat desa terutama para kepala dusun. Ahmad Fahrur selaku perwakilan kelompok KKNT Inovasi IPB University Desa Sidosari serta penanggung jawab program kerja pemetaan, menyatakan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mendigitalisasi peta batas administrasi analog yang dimiliki desa. Program ini diharapkan dapat memudahkan pembaruan data dan meningkatkan aksesibilitas peta desa.
Program ini juga mendukung misi Desa Sidosari dalam meningkatkan kemudahan akses informasi dan peningkatan layanan kepada masyarakat melalui transformasi desa digital. Peta sebaran fasilitas umum dan potensi lokal desa diharapkan dapat menjadi acuan bagi perangkat desa dalam rencana pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat Desa Sidosari.
Program Pendampingan Pemetaan Digital Desa Sidosari dimulai dengan pembuatan peta batas administrasi pada tingkat desa, tingkat RT dan RW serta blok sawah setiap kelompok tani. Peta yang terbentuk merupakan gabungan dari data batas administrasi resmi pemerintah yaitu data aplikasi Wilkerstat BPS Tahun 2019, yang kemudian digabung dengan hasil digitalisasi peta analog/cetak yang dimiliki perangkat desa. Peta yang telah terbentuk kemudian dilakukan ground checking (pengecekan lapang) oleh pihak KKNT Inovasi IPB University yang didampingi setiap kepala dusun dengan menggunakan aplikasi Avenza Maps. Kegiatan ini ditujukan untuk memastikan keakuratan koordinat geografis batas administrasi pada peta digital. Selama tahap ground checking, dilakukan juga pendataan potensi lokal dan fasilitas umum yang tersebar di Desa Sidosari.
Pada tahap akhir, semua data diolah dengan software QGIS dan disusun menjadi peta-peta yang disesuaikan dengan kebutuhan perangkat desa. Luaran yang dihasilkan dalam program ini berupa: Peta Digital Batas Administrasi, Fasilitas Umum, Potensi Lokal Non-Padi, dan Blok Sawah setiap kelompok tani. Luaran-luaran tersebut diserahkan pada tanggal 15 Juli 2024 kepada perangkat Desa Sidosari dalam bentuk file GeoPDF untuk penggunaan pada aplikasi Avenza Maps, PDF Print untuk percetakan, dan JPEG untuk representasi visual. Selain itu, perangkat desa juga diberikan pelatihan intensif dalam mengoperasikan perangkat lunak yang digunakan dalam pengolahan peta, sehingga diharapkan perangkat desa dapat melakukan pembaruan data secara mandiri di masa mendatang.

“Peta-peta tersebut akan sangat membantu para kepala dusun terutama dalam penentuan batas wilayah kerja yang jelas, keperluan perencanaan pembangunan fasilitas umum serta program pemberdayaan warga,” ujar Shofan Habibi selaku Kepala Dusun Karang Sari Desa Sidosari sekaligus Ketua Kelompok Tani Sido Mukti. Beliau juga menambahkan bahwa dengan adanya peta digital yang terperinci, perencanaan pembangunan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, mengurangi potensi sengketa lahan dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada.





