JurnalPost.com – Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat literasi yang rendah, berdasarkan data dari UNESCO hanya 0,0001% minat baca masyarakat indonesia. dan bisa diibaratkan dari 1000 orang hanya ada 1 orang saja yang rajin membaca. Maka dari itu pentingnya generasi bangsa memulai budaya membaca sejak usia dini.
Berangkat dari isu tersebut mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 04 memfasilitasi SDN 1 Sarirogo dengan Program Pojok Baca, dengan memberi rak baca dan buku bacaan yang beragam serta dihias seunik mungkin, sehingga anak SDN 1 Sarirogo mulai terbiasa dan menyukai membaca buku. Selain itu mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 04 mengajar beberapa kelas dengan materi vocab bahasa inggris dan profresi dalam bahasa inggris.pohon cita-cita diberikan mahasiswa kkn sebagai pengingat dan motivasi cita-cita untuk adik-adik SDN 1 Sarirogo.
Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Bangun “Pojok Baca” di SDN 1 Sarirogo untuk Tingkatkan Minat Baca Anak
Sidoarjo, 31 Juli 2024 – Indonesia, yang dikenal dengan tantangan rendahnya tingkat literasi, kini mendapat sentilan positif dari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 04. Mereka berhasil menciptakan terobosan dengan mendirikan “Pojok Baca” di SDN 1 Sarirogo, sebuah inisiatif untuk menginspirasi minat baca anak usia dini.
“Kami ingin memberikan dampak positif dengan membangun kebiasaan membaca sejak dini,” ujar salah satu anggota kelompok, Dika Pratama. “Kami mempercantik dan memasok rak buku dengan berbagai judul yang menarik, serta memberikan pelajaran vocab bahasa Inggris dan profresi dalam bahasa Inggris kepada anak-anak di SDN 1 Sarirogo.”

Program ini tidak hanya menyediakan bahan bacaan yang beragam, tetapi juga memperkenalkan anak-anak pada bahasa Inggris, membuka wawasan mereka terhadap dunia luar. Selain itu, untuk memotivasi mereka, Mahasiswa KKN menyediakan “pohon cita-cita” yang dihiasi dengan harapan dan impian mereka.
“Kami berharap anak-anak dapat melihat betapa menyenangkannya membaca dan belajar bahasa Inggris. Dengan cara ini, kami berkontribusi untuk membangun fondasi yang kuat bagi masa depan mereka,” tambah Dika.
Inisiatif seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif dalam meningkatkan literasi di Indonesia. Semoga “Pojok Baca” di SDN 1 Sarirogo akan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi program serupa dan memperluas cakupan minat baca di kalangan anak-anak.
Oleh: Dika Pratama
Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 04





