• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Berita

Implementasi AI dalam Pembelajaran Ekonomi: Sebuah Analisis Mendalam terhadap Transformasi Pendidikan di IKIP Widya Darma Surabaya

PenulisRedaksi
3 September 2025
in Berita
A A
0

JurnalPost.com – Pada tanggal 31 Agustus 2025, sebuah momentum bersejarah terjadi di ranah pendidikan, khususnya bagi sivitas akademika IKIP Widya Darma Surabaya. Bertempat di ruang virtual yang dirancang untuk memfasilitasi interaksi global, Program Studi Pendidikan Ekonomi sukses menyelenggarakan sebuah webinar bertajuk “Implementasi AI dalam Pembelajaran Ekonomi.” Acara yang berlangsung selama dua jam penuh, dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, ini tidak hanya berfungsi sebagai forum diskusi, melainkan sebagai sebuah manifestasi nyata dari komitmen institusi untuk menyelaraskan diri dengan arus teknologi masa kini. Di tengah pesatnya perkembangan revolusi industri 4.0 dan 5.0, di mana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah meresap ke hampir setiap sendi kehidupan, inisiatif ini menegaskan posisi IKIP Widya Darma Surabaya sebagai garda terdepan dalam menyongsong masa depan pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan inovatif. Webinar ini adalah sebuah pernyataan kuat bahwa pendidikan tidak lagi terbatas pada metode konvensional, melainkan harus senantiasa berevolusi, mengadopsi alat-alat baru untuk memberdayakan baik pendidik maupun peserta didik.

Di era di mana informasi dapat diakses hanya dengan sentuhan jari, peran pendidik telah bergeser dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator dan mentor. Tugas utama mereka kini adalah membimbing siswa untuk tidak hanya sekadar menghafal, tetapi untuk berpikir kritis, menganalisis, dan menerapkan pengetahuan. Dalam konteks ini, AI menawarkan solusi-solusi transformatif. Dari algoritma yang mampu menganalisis gaya belajar individual hingga perangkat lunak yang dapat mengotomatisasi tugas-tugas administratif, AI berpotensi membebaskan pendidik dari rutinitas dan memungkinkan mereka untuk fokus pada esensi pengajaran. Khususnya dalam bidang ekonomi, AI dapat menjadi instrumen vital untuk mensimulasikan model-model ekonomi yang kompleks, menganalisis data pasar secara real-time, dan menyajikan tren-tren ekonomi global dalam format yang lebih mudah dipahami. IKIP Widya Darma Surabaya, melalui prodi Pendidikan Ekonomi, secara jeli melihat bahwa pemahaman praktis tentang implementasi AI adalah sebuah kompetensi krusial yang harus dimiliki oleh para calon pendidik ekonomi. Dengan demikian, webinar ini secara spesifik berfokus pada dua pilar utama: penggunaan AI untuk mempersonalisasi pengalaman belajar siswa dan pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi kerja pendidik. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa manfaat teknologi dirasakan oleh seluruh ekosistem pendidikan.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Sandri, seorang mahasiswa Prodi Ekonomi, yang berperan sebagai moderator. Dengan kecerdasan dan keramahannya, Sandri berhasil membangun atmosfer yang nyaman dan profesional. Ia menyambut hangat seluruh peserta yang hadir dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, dosen, guru, hingga praktisi pendidikan. Setelah perkenalan, sesi pembukaan dilanjutkan dengan sambutan resmi yang penuh makna. Sambutan pertama disampaikan oleh M. Riados Solichin, S.E., M.Pd., yang mewakili Rektor, Dr. Nur Sukri, M.Si. Dalam pidatonya, M. Riados Solichin menyampaikan apresiasi atas inisiatif prodi dalam menyelenggarakan acara yang sangat relevan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara pendidikan dan teknologi adalah kunci untuk mencetak generasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan. Selanjutnya, sambutan kedua diberikan oleh Dr. Edy Suseno, S.Pd., M.Pd., selaku ketua webinar. Dr. Edy Suseno memberikan gambaran yang lebih spesifik tentang tujuan webinar, yaitu untuk menghilangkan mitos bahwa AI adalah alat yang rumit atau hanya bisa digunakan oleh para ahli teknologi. Sebaliknya, beliau menegaskan bahwa AI, dalam bentuknya yang paling sederhana, dapat menjadi instrumen yang kuat untuk mempermudah proses belajar mengajar. Pidatonya yang inspiratif berhasil membangkitkan rasa ingin tahu peserta dan mempersiapkan mereka untuk menyambut wawasan baru yang akan disampaikan oleh para narasumber, mengubah perspektif mereka tentang AI dari sebuah konsep abstrak menjadi sebuah alat praktis yang dapat segera mereka terapkan.

Sesi inti dimulai dengan pemaparan yang memukau dari narasumber pertama, Eka Hendi Andriansyah, S.Pd., M.Pd. Beliau mengawali presentasinya dengan sebuah pertanyaan provokatif, “Apakah kita sudah benar-benar memahami gaya belajar siswa dan mahasiswa di era digital ini?” Eka Hendi Andriansyah menjelaskan bahwa di tengah gempuran informasi visual dari media sosial dan video, siswa dan mahasiswa modern cenderung memiliki gaya belajar yang lebih dinamis dan interaktif. Mereka tidak lagi dapat sepenuhnya dipuaskan dengan metode ceramah dan buku teks statis. Di sinilah AI hadir sebagai solusi. Menurutnya, AI dapat menganalisis preferensi belajar individu dan menyediakan materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Untuk mengilustrasikan hal ini, beliau memperkenalkan sebuah platform revolusioner: Pixton. Pixton, sebuah aplikasi pembuat komik berbasis AI, memungkinkan pendidik menciptakan narasi visual yang dinamis. Eka Hendi Andriansyah tidak hanya berbicara tentang Pixton, tetapi juga memberikan demo interaktif yang menunjukkan betapa mudahnya menggunakan aplikasi ini. Beliau mempraktikkan bagaimana konsep ekonomi yang rumit, seperti hukum permintaan dan penawaran atau elastisitas harga, dapat dijelaskan melalui komik yang menarik. Dalam demo tersebut, ia menciptakan sebuah cerita komik yang melibatkan karakter-karakter yang dapat disesuaikan, latar belakang yang relevan, dan dialog yang sederhana, mengubah kurva permintaan dan penawaran yang abstrak menjadi sebuah drama visual yang mudah dicerna. Demonstrasi ini tidak hanya memukau peserta, tetapi juga membuka mata mereka terhadap potensi Pixton dalam menciptakan materi ajar yang kreatif dan efektif, menjadikan pembelajaran ekonomi tidak lagi membosankan, melainkan sebuah petualangan visual yang menyenangkan.

Selanjutnya, sesi kedua diambil alih oleh narasumber kedua, Naning Eko Noviana, S.Pd., M.Pd. Beliau membawa perspektif yang sangat relevan bagi setiap pendidik: bagaimana AI dapat mengoptimalkan efisiensi kerja. Naning Eko Noviana menyoroti sebuah tantangan umum yang dihadapi oleh dosen dan guru, yaitu penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPS). Proses ini sering kali memakan waktu dan membutuhkan ketelitian yang tinggi, menyita waktu berharga yang seharusnya dapat dialokasikan untuk interaksi yang lebih mendalam dengan siswa. Naning Eko Noviana berargumen bahwa AI, dengan kemampuannya untuk memproses dan mengorganisasi data, dapat menjadi asisten virtual yang sangat berharga dalam tugas ini. Untuk membuktikan argumennya, beliau memberikan tutorial mendalam tentang penggunaan Python. Meskipun Python sering dianggap sebagai bahasa pemrograman yang kompleks, Naning Eko Noviana menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, ia dapat digunakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas spesifik seperti pembuatan RPS. Beliau menjelaskan bagaimana sebuah skrip Python sederhana dapat dibuat untuk mengambil input dari pendidik, seperti tujuan pembelajaran, materi pokok, metode pengajaran, dan alokasi waktu, lalu secara otomatis mengorganisasi informasi tersebut ke dalam sebuah format RPS yang terstruktur dan rapi. Lebih jauh, beliau menunjukkan bagaimana skrip ini dapat disempurnakan untuk menyimpan dan mengambil data dari database kecil, memungkinkan pendidik untuk dengan mudah mengelola dan memperbarui RPS mereka. Sesi ini tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga menginspirasi para peserta untuk melihat AI sebagai alat praktis yang dapat membebaskan mereka dari beban administratif, sehingga mereka dapat lebih fokus pada kualitas pengajaran dan inovasi di dalam kelas.

Di luar dimensi akademis dan teknis, webinar ini juga menonjolkan sebuah nilai kemanusiaan yang mendalam. Panitia acara, dengan visi yang luar biasa, memutuskan untuk mengintegrasikan kegiatan ini dengan pengabdian masyarakat. Meskipun webinar ini terbuka untuk umum secara gratis, peserta yang ingin mendapatkan sertifikat dan materi lengkap diundang untuk memberikan donasi sukarela sebesar Rp 30.000,00. Uniknya, seluruh dana yang terkumpul dari donasi ini tidak digunakan untuk biaya operasional acara, melainkan disumbangkan sepenuhnya kepada Panti Jompo Griya Wreda Jambangan Surabaya. Inisiatif ini adalah cerminan dari filosofi IKIP Widya Darma Surabaya yang mengedepankan pendidikan karakter dan empati. Dalam sebuah acara yang membahas teknologi canggih seperti AI, inisiatif donasi ini mengingatkan semua pihak bahwa kemajuan teknologi harus selalu beriringan dengan kepedulian sosial. Tindakan mulia ini tidak hanya memberikan manfaat finansial bagi para lansia di panti jompo, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian di antara para peserta. Ini adalah pesan yang kuat bahwa pendidikan yang sejati tidak hanya memberdayakan individu dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama.

Secara keseluruhan, webinar “Implementasi AI dalam Pembelajaran Ekonomi” adalah sebuah acara yang berhasil melampaui ekspektasi. Dari sisi akademis, acara ini berhasil menyajikan pemahaman yang komprehensif dan praktis tentang bagaimana AI dapat diimplementasikan dalam dua aspek krusial pendidikan: peningkatan pengalaman belajar siswa melalui alat-alat kreatif seperti Pixton, dan optimalisasi efisiensi kerja pendidik melalui penggunaan Python. Hal ini adalah bukti nyata bahwa Prodi Pendidikan Ekonomi IKIP Widya Darma Surabaya tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi inisiator perubahan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kehadiran para narasumber yang kompeten, Eka Hendi Andriansyah dan Naning Eko Noviana, yang mampu menyajikan materi yang kompleks dengan cara yang sederhana dan mudah dicerna. Dari sisi sosial, inisiatif donasi untuk panti jompo memberikan nilai tambah yang tak ternilai, menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat beriringan dengan pengabdian sosial. Hal ini menjadikan acara ini tidak hanya sekadar kegiatan ilmiah, tetapi juga sebuah gerakan kemanusiaan yang inspiratif. Webinar ini telah membuka mata banyak pihak terhadap potensi tak terbatas dari AI dan pada saat yang sama, mengingatkan kita bahwa teknologi harus selalu digunakan untuk tujuan yang baik dan mulia. Semoga langkah progresif ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi secara nyata bagi kemajuan bangsa, membangun jembatan antara teknologi dan kemanusiaan.

IKIP Widya Darma News: https://drive.google.com/drive/folders/19xOYJBhCysX10LEi6YRIhl-BaJVdjgB1?usp=drive_link

Penulis:
Dr. Edy Suseno, S.Pd., M.Pd
Dr. Vina Budiarti Mustika Sari, S.Pd.,M.Pd.
M. Riadhos Solichin, S.E., M.Pd.
Eka Hendi Ardiansyah, S.Pd., M.Pd.
Naning Eko Noviana, S.Pd., M.Pd.
Ira Wulansari, S.Pd., M.Pd

Bagikan140MengirimTweet88BagikanPrint PDF

Baca Juga

Lonjakan Pengunjung Akhir Tahun Picu Kepadatan Lalu Lintas di Singosari

Lonjakan Pengunjung Akhir Tahun Picu Kepadatan Lalu Lintas di Singosari

PenulisKristiana Ina Dai Manu
29 Desember 2025
0

Singosari, JurnalPost.com – Kepadatan lalu lintas terjadi di kawasan Singosari, Kabupaten Malang, seiring meningkatnya jumlah pengunjung pada momen libur akhir...

Dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur Lakukan Pengabdian Masyarakat Tentang Keluarga Sadar Arsip

Dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur Lakukan Pengabdian Masyarakat Tentang Keluarga Sadar Arsip

PenulisRosyidatuzzahro Anisykurlillah
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Tim dosen Prodi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, budaya, dan politik, UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian...

Mahkota Penantian di Narita: Perayaan Wisuda IKIP Widya Darma Surabaya ke-34

Mahkota Penantian di Narita: Perayaan Wisuda IKIP Widya Darma Surabaya ke-34

PenulisRedaksi
16 September 2025
0

Fajar Kebanggaan di Hotel Narita Hotel Narita Surabaya, sebuah venue yang dikenal dengan kemegahan dan elegansi klasiknya, pada hari Minggu,...

Membawa Senja Berwarna: Catatan Pengabdian IKIP Widya Darma di Griya Wreda

Membawa Senja Berwarna: Catatan Pengabdian IKIP Widya Darma di Griya Wreda

PenulisRedaksi
8 September 2025
0

JurnalPost.com - Pada sebuah pagi yang cerah, Minggu, 7 September 2025, suasana kehangatan dan kebahagiaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan, sebuah...

Persiapan Pagelaran Wisuda ke-34 IKIP Widya Darma Surabaya: Sinergi dan Dedikasi Menuju Momen Tak Terlupakan

Persiapan Pagelaran Wisuda ke-34 IKIP Widya Darma Surabaya: Sinergi dan Dedikasi Menuju Momen Tak Terlupakan

PenulisRedaksi
28 Agustus 2025
0

JurnalPost.com - Wisuda adalah sebuah ritual suci, sebuah tonggak bersejarah dalam setiap perjalanan akademik. Ia bukan sekadar upacara formal yang...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.