
Surabaya, JurnalPost.com, 26 April 2024 – Di era gemparan judi online di Indonesia, generasi muda menjadi generasi terbanyak yang telah melakukan perjudian online. Semakin banyak anak muda yang memiliki smartphone dan akses internet, yang membuat perjudian online menjadi lebih mudah. Banyaknya iklan dan promosi judi online yang sering muncul di media sosial, menarik perhatian remaja yang kurang pengawasan dan wawasan. Beberapa anak muda mungkin menganggap judi sebagai cara cepat untuk mendapatkan uang, terutama jika mereka berada di bawah tekanan finansial. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah, institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat luas harus bekerja sama. Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran akan pentingnya investasi di kalangan generasi muda, sebuah acara bertajuk “Sharing Cari Cuan” telah sukses digelar di Surabaya. Acara ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dan pelajar.
“Sharing Cari Cuan” merupakan inisiatif dari sebuah tim komunitas peduli investasi yang bekerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan dan perusahaan sekuritas terkemuka. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar investasi dan trading, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peluang dan risiko yang ada di pasar finansial. Acara yang diadakan di Aula Gedung Serbaguna Universitas Surabaya ini menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk praktisi investasi, analis pasar, dan trader berpengalaman. Para narasumber berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, dan perdagangan berjangka.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia “Sharing Cari Cuan”, Bapak Andi Prasetyo, menyampaikan bahwa acara ini diadakan dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai investasi kepada generasi muda. “Kami ingin mengedukasi anak muda Surabaya bahwa investasi bukanlah sesuatu yang rumit atau hanya untuk kalangan tertentu saja. Dengan pengetahuan yang tepat, siapapun bisa mulai berinvestasi dan memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Andi. Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah simulasi trading yang dipandu oleh seorang trader profesional. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk merasakan langsung bagaimana melakukan transaksi di pasar finansial menggunakan akun simulasi. Hal ini memberikan pengalaman praktis yang sangat berharga bagi para peserta, terutama bagi mereka yang belum pernah terjun langsung ke dunia trading.
Selain itu, acara ini juga menekankan pentingnya manajemen risiko dan pengelolaan keuangan yang bijak dalam berinvestasi. Para peserta diberikan tips dan strategi untuk memaksimalkan profit serta menghindari kerugian yang tidak perlu. “Investasi itu bukan sekadar mencari keuntungan besar dalam waktu singkat, tapi juga bagaimana kita bisa bertahan dan tumbuh dalam jangka panjang,” kata salah satu narasumber, Ibu Siti Rahayu, seorang analis keuangan. Para peserta terlihat sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Banyak di antara mereka yang mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan keinginan generasi muda Surabaya untuk belajar lebih banyak tentang dunia investasi dan trading.
Di akhir acara, panitia memberikan sertifikat kepada para peserta sebagai tanda apresiasi atas partisipasi mereka. Selain itu, beberapa peserta juga mendapatkan hadiah menarik berupa buku tentang investasi dan voucher trading dari sponsor acara. “Sharing Cari Cuan” diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda Surabaya untuk mulai berinvestasi dan mengembangkan literasi keuangan mereka. Dengan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya investasi, diharapkan generasi muda Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Penulis : Yusuf Risfian Fakhruddin, Nazzala Ardhaneswary, Meylani, Rezhota Gemirangga, Adhitya Wahyu Prasetyo
Program Studi Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UPN “Veteran” Jawa Timur




