Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Berawal dari Facebook, 2 Perusahaan Besar di Kaltim Biayai Pelatihan Pembelajaran Aktif MIKIR

Berawal dari Facebook, 2 Perusahaan Besar di Kaltim Biayai Pelatihan Pembelajaran Aktif MIKIR

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 April 2019, 11.52 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Perusahaan Besar
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jurnalpost - Pelatihan pembelajaran aktif Tanoto Foundation yang menggunakan skenario MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) selama ini banyak diadopsi oleh Dinas Pendidikan dan Kemenag daerah mitra seperti Kukar dan Balikpapan. Sebagai Mitra Tanoto Foundation, mereka melatihkan ke pendidik yang bukan target sasaran langsung program. Jumlah pesertanya pada tahun 2019 bahkan mencapai 695 orang terdiri dari kepsek, guru dan pengawas. Namun ternyata bukan entitas pemerintah saja yang tertarik untuk menyebarluaskan. Dua perusahaan besar pertambangan batu bara yaitu Indominco Mandiri dan sub contractornya Pama Persada, baru-baru ini ikut berperan membiayai pelatihan pembelajaran aktif tersebut. Pelatihan kali diikuti 81 guru yang berasal dari desa Santan Tengah dan Santan Ilir di Marrangkayu, Kutai Kartenegara, Kaltim. Menariknya, diseminasi ini terjadi karena ada seorang guru yang melihat postingan-postingan pembelajaran oleh guru-guru yang pernah dilatih oleh Tanoto Foundation di Facebook. Nama ibu itu adalah Kartini, ketua Kelompok Kerja Guru di Marrangkayu. “Jadi saya bergabung dengan grup Forum Peningkatan Kualitas Pendidikan di Facebook, dan saya sangat tertarik dengan model pembelajaran-pembelajaran yang membuat siswa aktif, kreatif dan inovatif yang diposting disitu yang selama ini belum banyak kami lakukan,” ujarnya (10 April 2019). Dia kemudian menghubungi salah satu fasilitator daerah Tanoto Foundation di Marrangkayu, Nanang Nuryanto, melihat kemungkinan pelatihan untuk guru-guru di Marrangkayu. Setelah mendapatkan kepastian pelatihan bisa dilakukan, ia mengajukan proposal pembiayaan ke Indominco. Proposal tersebut dengan cepat disetujui. Indominco menalangi bagian konsumsi pelatihan, dan perusahaan sub contractornya yaitu PAMA Persada membiayai bagian honor fasilitator. “Biasanya persebaran pelatihan pembelajaran aktif PINTAR diusulkan oleh Kemenag, Dinas Pendidikan atau UPT, nah kali ini benar-benar digagas oleh guru, terutama olehi bu Kartini. Mereka ingin mengubah metodologi mengajar mereka yang selama ini lebih banyak klasikal atau ceramah, ke yang membuat siswa memiliki skill yang dibutuhkan untuk menghadapi era industry 4.0, “ ujar Nanang Nuryanto.

Keberhasilan Pelatihan

Pelatihan yang dilakukan, menurut para peserta, membuahkan hasil yang memuaskan. Setelah tiga hari menjalani pelatihan dan praktik langsung di sekolah, guru-guru merasa memiliki ketrampilan mengajar yang baru. “Selama mengikuti pelatihan, saya merasa dapat paling banyak ilmu disini. Membuat lembar kerja dan rencana pembelajaran bisa hanya dengan acuan dari kompetensi dasar atau KD, tanpa melihat buku teks lagi. Padahal sebelumnya saya selalu tergantung buku teks,” ujar ibu Hasnah, salah satu peserta. Pada pelajaran IPA, Siswa-siswa SD 015 Marrangkayu diminta membuat mobil-mobilan, gasing dan dan pinang pusing atau berputar, sambil mengidentifikasi dan melaporkan tentang hubungan pengaruh gaya dan gerak. Ratna, guru yang mengajar praktik pada pelajaran tersebut, ketika refleksi, merasa mendapatkan pengetahuan yang luar biasa setelah pelatihan, bahkan ia bercerita sambil menangis. “Dengan pembelajaran ini, anak-anak benar-benar menjadi aktif, mereka benar-benar terlibat dan mengalami langsung. Kenapa ya pembelajaran dari dahulu tidak seperti ini,” ujar guru dari SD 015 tersebut. Siswa kelas 5 di SDN 015 Marrngkayu juga berhasil mengidentifikasi pengaruh limbah terhadap lingkungan. Siswa membuat percobaan memasukkan ikan ke berbagai media air yang dicampuri dengan minyak jelantah, rinso dan lain-lain. Mereka membuat laporan dan presentasi tentang hasil percobaan tersebut. Bahkan Ibu Kartini, penggagas diadakannya pelatihan ini, ingin juga nanti menyelenggarakan pelatihan modul 2 program PINTAR. “Pembelajaran aktif ini berhasil membuat siswa mengalami dan mengeksplorasi potensi siswa. Kami penasaran seperti apa modul II. Karena modul satu ini saja memberikan kami banyak pengetahuan baru,” ujarnya Community Development Officer PT Indominco, Sulaiman, walaupun ingin melihat capaian lebih jauh, mengatakan perusahaan siap untuk mendanai pelatihan modul II. “Kami siap membiayai lebih jauh kalau dampak positifnya nyata di lapangan dan isi dari modul II itu jelas sasarannya,” ujarnya. Tulus Sutopo, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara sangat menghargai kontribusi dua perusahaan tersebut. “Kita patut berterima kasih pada perusahaan-perusahaan yang perduli dengan peningkatan kualitas pendidikan di Kukar. Model ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya di kecamatan lainnya di wilayah Kukar,” katanya. Sandra Lakembe, Government Liason Officer Tanoto Foundation Kalimantan Timur, mewakili pihak Tanoto Foundation, juga sangat mengapresiasi inisaitif yang dilakukan guru-guru di Marrangkayu dan sumbangsih perusahaan terhadap pelatihan. “Kabupaten Kutai Kartanegara sedang defisit anggaran. Keterlibatan perusahaan dan sumber-sumber daya daerah yang lain sangat diperlukan untuk memastikan tersebarnya praktik pengajaran yang lebih sesuai dengan zaman ini,” ujarnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/berawal-dari-facebook-2-perusahaan-besar-di-kaltim-biayai-pelatihan-pembelajaran-aktif-mikir/9103/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.00 WITA

  • #Perusahaan Besar
  • #Tanoto Foundation

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis
  2. 2

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  3. 3

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  4. 4

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  5. 5

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.