Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Analisis UMKM Best Beauty

Analisis UMKM Best Beauty

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
20 Januari 2022, 01.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
10 menit baca
Analisis UMKM Best Beauty
PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Abstrak

UMKM merupakan usaha yang dilakukan secara individu maupun secara berkelompok oleh masyarakat dengan tujuaan memperluas lapangan pekerjaan serta memberi pelayana pada ekonomi masyarakat secara luas. Sejalan dengan jumlah usaa yang tarus menerus bertambah maka pengusaha dituntut untuk menghasilkan produk yang tidak kalah saing dengan produk yang lain. Penelitiaan ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan surve langsung kepada pihak pedagang sehingga didapatkan data yang akurat untuk penelitiaan ini. Data yang dicari oleh pihak penulis merupakan data tentang biaya produksi lulur bedda lotong yang dikeluarkan oleh UMKM Best Beauty yang ada di Malang, Jawa Timur. Meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya Overhead, sehingga dapat ditentukan biaya jual produk yang mereka miliki. Dengan adanya penelitiaan ini pula dapat menjadi tolak ukur bagi pihak pedagang untuk menentukan bagimana tindak usaha yang dapat dilakukan untuk kedepannya. Kata kunci : UMKM, biaya produksi

Abstract

MSMEs are efforts carried out individually and in groups by the community with the aim of expanding employment and providing stewards to the economy of the community at large. In line with the number of usaa that tarus continuously increases, entrepreneurs are required to produce products that are not less competitive with other products. This research uses qualitative methods by surve directly to the trader so that accurate data is obtained for this research. The data sought by the author is data on the cost of proxies incurred by MSMEs face masks in Malang, East Java. Includes the cost of raw materials, direct labor and overhead costs, so that it can be determined the cost of selling the products they have. With this research, it can also be a benchmark for the handler to determine how to do business actions in the future. Keywords: MSMEs, production costs

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pada era globalisasi yang melanda seluruh dunia, mengakibatkan perusahaan- perusahaan memasuki lingkungan bisnis yang sangat berbeda dengan lingkungan bisnis sebelumnya. Pasar tidak lagi hanya dimasuki oleh pesaing-pesaing domestik, namun telah didatangi oleh pesaing-peaing manca negara yang membawa produk dan jasa yang syarat dan kandunganya pada tingkat dunia. Situasi ini dapat dilihat pula dari semakin banyak bermunculanya berbagai jenis perusahaan baru yang tumbuh dan berkembang dengan stuktur organisasi yang semakin luas. Sejalan dengan berkembangnya pertumbuhan ekonomi tidak menutup kemungkinan akan munculnya berbagai perusahaan yang sejenis, hal ini menyebabkan pesaing antar peusahaan semakin kompleks dan tak terelakan. Dimana setiap pesaingmerupakan ancaman yang serius bagi perusahaan. Untuk mendukung eksistensi dalam persaingan tersebut, perusahaan dituntut untuk dapat memberikan hasil yang terbaik bagi konsumen yang menggunakan produknya. Strategi bersaing yang tepat dapat menghadapi dunia bisnis dewasa ini, dimana konsumen memegang kendali bisnis adalah dengan menciptakan produk yang dapat menghasilkan barang dengan harga yang relative rendah (low price)namun dengan kualitas yang dapat diterima konsumen. Dengan demikian tampaklah bahwa kualitas selalu berfokus pada konsumen. Biaya kualitas adalah biaya yang timbul karena kemungkinan atau telah dihasilan produk yang jelek kualitasnya atau pencegahan atas kualitas yang jelek dimasa yang akan datang. Dengan demikian produk-produk yang kualitasnya tidak memuaskan merupakan pemborosan terhadap sumber daya perusahaan yang berakibat pada semakin tingginya biaya yang dikeluarkan. Untuk mengatasinya perusahaan dapat melakukan pengendalian- pengendalian yang lebih ditekankan pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan kualitas Untuk mencapai produk yang berkualitas, perusahaan harus dapat mempertahankan efesiensi biaya dan meningkatkan kualitas produk tanpa adanya kenaikan biaya sehingga harga jual produk tetap kompetitif. Hal ini disebabkan karena tidak adanya penegrjaan ulang produk terebut. Kenyataan bahwa kualitas merupakan salah satu senjata yang efektif dalam berkompetisi memang tidak dapat dipungkiri lagi. Untuk menerapkan kualitas sebagai salah satu senjata dalam bersaing, maka perusahaan dituntut untuk melakukan perencanaan, pengukuran dan pengendalian kualitas, termasuk juga pengendalian terhdap elemen-elemen biaya kualitas yang seharusnya dilakukan secara berkesinambungan. UMKM Best Beauty merupakan usaha yang bergerak dibidang kecantikan. Pemasaran produk-produk dari UMKM Best Beauty menuntut UMKM untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan permintaan pembeli dengan harga yang bersaing. Penyajian informasi yang tepat mengenai biaya kualitas dapat digunakan oleh pihak pengelola untuk mengevaluasi keefektifan pelaksanaan upaya perbaikan kualitas. Mengendalikan pengeluaran terhadap biaya kualitas dan mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan kualitas dimasa depan. Pihak pengelola usaha menyadari bahwa sangat penting untuk meningkatkan kualitas produksinya, karena dengan semakin baik kualits produk akan membuat perusahaan dapat meningkatkan keunggulan bersaingnya dalam meningkatkan kualitas produk. pengelola harus melaksanakan progam pengendalian tersebut dengan cara mencari informasi yang akurat dan relevan atas biaya biaya yang terjadi sehubungan dengan progam pengendalian kualitas. Untuk itu data-data akuntansi biaya terhadap pelaksanaan progam tersebut seharusnya disusun salam suatu laporan tersendiri yaitu laporan biaya kualitas.

Kajian Teori

Kajian yang dibahas oleh pihak penulis merupakan biaya produksi yang dikeluarkan oleh setiap produsen. biaya produksi sendiri adalah biaya yang dipakai dalam proses produksi yang terdiri dari bahan baku langsung,tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik,dimana biaya-biaya tersebut digunakan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi.

Unsur – Unsur Biaya Produksi

Menurut Sunarto (2012:4) bahwa unsur-unsur biaya produksi adalah 1. Biaya bahan baku: Biaya ini timbul karena pemakaian bahan. Biaya bahan baku merupakan harga pokok bahan yang dipakai dalam produksi untuk membuat barang. Biaya bahan baku merupakan bagian dari harga pokok barang jadi yang akan dibuat. 2. Biaya tenaga kerja: Biaya ini timbul karena pemakaian tenaga kerja yang dipergunakan untuk mengolah bahan menjadi barang jadi. Baiaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pengolahan barang. 3. Biaya overhead pabrik: Biaya ini timbul terutama karena pemakaina fasilitas untuk mengolah barang berupa mesin, alat-alat, tempat kerja, dan kemudahan lain. Dalam kenyataannya dan sesuai dengan label biaya tersebut, kemudian biaya overhead pabrik adalah semua biaya selain biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Indikator Biaya Produksi Untuk menaksir biaya produksi yang akan dikeluarkan dalam memproduksi produk dalam jangka waktu tertentu perlu dihitung unsur-unsur biaya tertentu. Adapun rumus menghitung biaya produksi menurut harmanto (2017:30) : Adapun penjelasan dari rumus biaya produksi menurut Ely Suhayati dan Sri Dewi Anggadini (2014:167) yaitu sebagai berikut: 1. Biaya Bahan Langsung(Raw/Direct Material) Biaya Bahan baku adalah Biaya yang digunakan dan menjadi bagian dari produksi jadi. 2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor)Biaya tenaga kerja Langsung adalah Tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proses mengubah bahan menjadi produk jadi. 3. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead) Biaya Overhead Pabrik adalah biaya - biaya pabrik selain bahan langsung dan tenaga kerja langsung.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber- sumber data yang di dapat melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap UMKM Best Beauty yang berlokasi di Kota Malang. Data-data primer tersebut yang diperoleh adalah standar, upaya, dan biaya kualitas yang diterapkan dalam menjaga maupun meningkatkan kualitas kegiatan produksi, produk hasil, hingga kepuasan pelanggan (Produktivitas) berdasarkan teknik pengumpulan data yang telah disebutkan. Kemudian data sekunder meliputi sumber literature pendukung yang didapat melalui media online. Data-data yang telah diperoleh tersebut diolah dengan menggunakan teknik analisis data dengan alur Data Reduction dengan cara memilah dan memfokuskan data-data pada hal penting terkait tujuan peneliti. Data Display dengan bentuk pemaparan singkat dan hubungan antar kategori dengan naratif, serta Verification yaitu penarikan kesimpulan tahap awal yang diikuti dengan membuktikan kredibilitas kesimpulan. Apabila telah sesuai, maka dapat dipaparkan sebagai kesimpulan yang valid. Hasil dan Pembahasan Pada penelitian ini penulis meneliti UMKM di Kota Malang yaitu Best Beauty. UMKM ini menggunakan bahan alami terutama terdapat rempah-rempahan. Penelitian ini akan menghitung biaya produksi yang meliputi biaya bahan baku, biaya overhead pabrik dan biaya tenaga kerja langsung. Proses produksi UMKM ini belum melakukan penghitungan untuk melihat seberapa besar biaya yang dikeluarkannya secara detail diantaranya biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Dari ke tiga jenis biaya – biaya produksi yang dikeluarkan oleh UMKM best beauty semua memberikan kontribusi terhadap harga pokok produksi dan semuanya memberikan persentase yang berbeda dalam harga pokok produksi. Biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik merupakan salah satu biaya paling berpengaruh dalam melihat harga pokok produksi karena dengan adanya biaya tersebut perusahaan dapat mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan selama proses produksi dalam kurun waktu tertentu. Sebelum melakukan penghitungan untuk melihat besarnya persentase terlebih dahulu untuk melakukan penghitungan untuk melihar besaran biaya – biaya yang dikeluarkan oleh UMKM Best Beauty. Tindakan dari manajemen ini setelah menghitung biaya produksi yaitu dapat menetapkan prioritas dan memulai tindakan korektif untuk mengendalikan kerugian pada saat proses produksi. Sehingga diperoleh rincian perhitungan biaya produksi sebagai berikut ini. 1) Biaya Bahan Baku Dilihat dari jumlah produksi pada tanggal 04 januari 2020 mengalami peningkatan sebesar 60 pcs dan mengalami penurunan pada produksi selanjutnya. Produksi Lulur ini dilakukan 4 bulan sekali tiap tahunnya. Adapun rincian kegagalan kualitas barang pada setiap produksinya. Pada kondisi tersebut dapat diketahui besarnya persentase yang masuk terhadap harga pokok produksi melalui perhitungan yang menggunakan analisis tersebut berfungsi terhadap perusahaan sehingga dapat mengetahui besarnya persentase biaya bahan baku selama kurun waktu tertentu. 2) Biaya Tenaga Kerja terhadap harga pokok produksi. Perhitungan untuk melihat persentase biaya tenaga kerja terhadap harga pokok produksi digunakan untuk melihat seberapa persentase besar biaya tenaga kerja tersebut memberikan persentasenya terhadap harga pokok produksi,sehingga perusahaan dapat memperhitungkan biaya tenaga kerja dalam periode tertentu. Biaya tenaga kerja merupakan elemen biaya produksi yang cukup besar sehingga amat penting perlu dilakukan pengawasan terhadap biaya tenaga kerja, tujuannnyauntuk mencapai efesiensi tenaga kerja, termasuk didalamnya penentuan tingkat kompensasi yang memadai,menjaga agar kualitas memenuhi standart kualitas, dan dapat dicapainya volume produksi secara optimal. Berikut perhitungan BTKL pada UMKM ini 3) Perhitungan besarnya biaya overhead pabrik Dalam biaya overhead pabrik untuk perusahaan yang menggunakan metode harga pokok produksi, yaitu semua elemen biaya produksi selain biaya bahan baku, dan biaya tenaga kerja diman elemennya dapat digolongkan kedalam (1) biaya penyusutan, (2) biaya listrik dan air, (4) biaya asuransi pabrik, (5) biaya overhead pabrik lain-lain. Dari perhitungan data diatas diketahui biaya overhead pabrik memberikan persentasenya yang besar terhadap harga pokok produksi, dan dengan melakukan perhitungan tersebut perusahaan dapat lebih jelas melihat peningkatan dan penurunan pada setiap periode seberapa besar persentase biaya overhead pabrik yang masuk terhadap harga pokok produksi tersebut. 4) Laporan Biaya Produksi Berikut perhitungan laporan biaya produksi dari UMKM Best Beauty yang meliputi biaya yang terkait dalam proses produksi di tahun 2020.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis pada penelitian yang dilakukan, berikut beberapa kesimpulan yang dapat dirangkum adalah hasil perhitungan dari Biaya Produksi UMKM Best Beauty metode full costing yaitu sebesar Rp. 50.595.000 dengan jumlah produksi pertahunnya sebanyak 1.125 pcs Jadi, pengendalian biaya kualitas yang dilakukan oleh UMKM Best Beauty menunjukan manajemen yang baik berdasarkan persentasenya dengan total penjualannya. Biaya Kualitas yang digunakan pun sebagai upaya meningkatkan keunggulan bersaing dan juga mencegah produk mengalami poor quality untuk mendukung produksi, serta peningkatan kepuasan pelanggan hingga mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

Daftar Pustaka

Macfuzhoh, A., lutfi, & Widyaningsih, I. U. (2020). Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi UMKM Menuju UMKM Naik Kelas di Kecamatan Grogol. Jurnal Pengabdian Dan Peningkatan Mutu Masyarakat. Arbainah, S., Korawijayanti , L., Hartono, & Handayani, J. (2020). Pendampingan Manajemen Biaya Produksi Pada Industri Mikro Pengolahan Bandeng Presto 27 Semarang. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/analisis-umkm-best-beauty/30171/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.50 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa sebagai Pelanggaran Integritas Akademik

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Pilihan Editor

  1. 1 FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif
  2. 2

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  3. 3

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  4. 4

    Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

  5. 5

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.