BOGOR, JurnalPost.Com – Dalam upaya menegakkan peraturan yang telah disepakati bersama antara orang tua dan santri sejak awal tahun ajaran, pengurus kesantrian Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin (4/5/2026), menyita dan memusnahkan ratusan kosmetik termasuk parfum milik santri muslimat tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Pemusnahan kosmetik berbagai jenis dan merek tersebut dilakukan secara terbuka di komplek pesantren dengan cara membuang isi dan menghancurkan kemasannya disaksikan langsung oleh para santri dan musyrifah.
Mudir Pondok Pesantren Al-Fatah, Ustadz Adnan Fairus, Lc, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pesantren dalam menegakkan disiplin dan aturan yang telah disepakati sejak awal pendaftaran santri.
“Pihak pesantren tidak melarang santri muslimat menggunakan kosmetik termasuk parfum, namun hanya diperbolehkan di dalam asrama. Ketika digunakan di luar, maka itu termasuk pelanggaran dan sesuai perjanjian akan disita serta dimusnahkan,” ujar Fairus.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata penertiban, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan pemahaman syariat Islam. Penggunaan kosmetik termasuk parfum di ruang publik oleh muslimat (tabaruj) menyelisihi perintah Allah subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al Ahzab 33 dan tidak mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
“Barang-barang ini (kosmetik dengan berbagai jenis dan merk) dibeli dengan uang yang tidak sedikit. Akan lebih baik jika digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat, seperti persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Maka ini menjadi pembelajaran agar santri lebih bijak dalam menggunakan amanah dari orang tua,” tambahnya di hadapan para santri.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, yaitu mewujudkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlaqul karimah, dan berprestasi. Melalui penegakan aturan yang konsisten, pesantren berupaya membentuk pribadi santri yang disiplin, sederhana, serta berorientasi pada nilai-nilai keislaman.
Selain itu, Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi yang menaungi jenjang pendidikan PAUD, RA, MI/MI Tahfidz hingga MTs/MA Excellent dan Tahfidz menekankan pendidikan terpadu antara ilmu agama dan umum, pembinaan akhlak, serta penguatan hafalan Al-Qur’an (tahfidz) sebagai bagian dari pembentukan karakter santri.
Dalam kesempatan tersebut, Musrif Asrama juga memberikan pengarahan kepada para santri agar lebih bijak dalam membelanjakan uang, khususnya untuk tidak membeli kosmetik atau barang-barang mahal yang kurang memiliki nilai manfaat.
“Kasihan orang tua yang bersusah payah mencari nafkah untuk biaya pendidikan. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujar salah satu musyrifah dalam arahannya.
Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap para santri dapat mengambil hikmah, meningkatkan kedisiplinan, serta semakin memahami pentingnya hidup sederhana dan sesuai dengan nilai-nilai Islam yang diajarkan di lingkungan pesantren. [AM]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda