Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Tak Cuma Indah, Jembatan di China Ini Jadi Arena Uji Nyali Atlet Internasional

Tak Cuma Indah, Jembatan di China Ini Jadi Arena Uji Nyali Atlet Internasional

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
29 September 2025, 18.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Atlet Internasional
Foto tanpa tanggal ini menunjukkan Anika Kubo berpose untuk difoto. (Xinhua)

GUIYANG, JurnalPost.com - Apa yang menarik penggemar olahraga ekstrem ke pegunungan terpencil di Provinsi Guizhou, China barat daya? Jawabannya ada di jembatan-jembatan kelas dunia yang melintasi ngarai-ngarai curam di sana.

Sejak Selasa (23/9), 31 atlet terbaik dari 21 negara dan kawasan, termasuk China, Rusia, dan Italia, telah melakukan tur selama sepekan ke Guizhou untuk berpartisipasi dalam ajang International High Bridge Extreme Sports Invitational Tournament 2025.

IKLAN

"Ini kali keempat saya ke China, dan kali ketiga ke Kota Liupanshui," kata jumper Rusia Aleksandr Dobychin (35) saat berdiri di titik start Jembatan Beipanjiang di Kota Liupanshui.

Panas Ekstrem Landa AS
Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, Death Valley Catat Rekor Suhu Malam 38,3 Derajat Celsius

Dengan pengalaman melakukan 5.500 terjun payung dan 800 BASE jumping, Dobychin sudah tak asing dengan China. Tahun ini, dia berkompetisi di Jembatan Beipanjiang dan Jembatan Sungai Baling. Namun, Jembatan Ngarai Besar Huajiang yang baru ditambahkan, yang merupakan jembatan tertinggi di dunia, membuatnya sangat antusias.

Jembatan Ngarai Besar Huajiang memiliki panjang 2.890 meter dengan bentang utama 1.420 meter. Menjulang 625 meter di atas sungai, jembatan ini akan menjadi jembatan tertinggi di dunia sekaligus jembatan dengan bentang terbesar yang dibangun di daerah pegunungan, menurut pemerintah provinsi.

"Terjun dari jembatan-jembatan pemecah rekor ini adalah pengalaman yang unik," aku Dobychin.

Sebagai instruktur purnawaktu, Dobychin sangat mengutamakan keselamatan. "Saya selalu merasa gugup sebelum terjun karena tidak ada kesempatan kedua dalam olahraga ekstrem," ujarnya.

tanaman daun pandan
Baca Juga

Dari Maluku ke Hainan, Pandan Menjadi Jembatan Rasa Indonesia dan China

Dia juga menikmati kesempatan untuk berinteraksi dengan atlet-atlet internasional di China. "Setiap tahun selalu ada wajah-wajah baru. Olahraga ini berkembang begitu cepat di China," katanya.

BASE jumping mengharuskan atlet terjun dari objek tetap pada ketinggian rendah, membuka parasut dalam hitungan detik, dan mendarat dengan presisi.

IKLAN

Berkat lanskap alam yang dramatis dan jembatan-jembatan kelas dunia, Guizhou menjadi lokasi ideal untuk BASE jumping dan ajang olahraga ekstrem lainnya. Dengan beragam variasi jembatan, provinsi ini dikenal sebagai "museum jembatan dunia."

Pada suatu hari di tengah hujan rintik-rintik di atas Jembatan Sungai Baling, Yasuhiro Kubo (63) dan putrinya Anika Kubo (26) tersenyum sambil saling mengencangkan parasut.

robot humanoid
Baca Juga

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

"Aku cinta China!" teriak sang ayah. "Aku cinta Guizhou!" sahut sang putri sebelum mereka terjun ke tengah awan sambil bergandengan tangan.

Dengan pengalaman 43 tahun sebagai penerjun, Yasuhiro menyaksikan sendiri perkembangan China. "Ketika saya pertama kali datang ke China 35 tahun lalu, jalanan dipenuhi sepeda. Kini, kereta cepat dan jalan tol menghubungkan segalanya. Perubahannya luar biasa," katanya.

Bagi Anika, yang mulai menggeluti BASE jumping pada 2020, olahraga ini telah berkembang dari sekadar sensasi menjadi bentuk meditasi. "Ketika saya berdiri di tepi dengan kaki gemetar, dunia menjadi sunyi. Hanya ada saya dan langit," ungkapnya.

Ayahnya tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga pola pikir, kata Anika. "Terjun itu tindakan yang berani, dan tidak terjun juga merupakan tindakan berani," tambahnya.

Para atlet akan menuju Jembatan Ngarai Besar Huajiang pada Minggu (28/9) untuk berpartisipasi dalam tantangan berikutnya saat jembatan dibuka untuk aktivitas lalu lintas.

Ivy Kwon (33), seorang atlet BASE jumping asal Korea Selatan, mengatakan bahwa jembatan-jembatan super tinggi di China memberikan cukup waktu di udara untuk melakukan manuver tambahan, membantunya untuk merasa lebih rileks saat melayang. Dia tidak sabar untuk melompat dari jembatan baru tersebut.

Sejak awal proses pembangunannya, Jembatan Ngarai Besar Huajiang dirancang dengan mempertimbangkan penyelenggaraan aktivitas olahraga. Selain dek observasi, fasilitas untuk paralayang, bungee jumping tanpa kabel, dan lintasan lari di altitudo tinggi sedang diuji dan diperluas, menggabungkan teknik dengan olahraga dan pariwisata.

Zhu Junhua, seorang pejabat dari badan olahraga provinsi, mengatakan provinsi tersebut berencana untuk terus mengintegrasikan olahraga ekstrem dengan jembatan ikoniknya, memungkinkan penggemar untuk menikmati keindahan alam dan jembatan kelas dunia di area itu dalam satu petualangan yang tak terlupakan. (Xinhua).

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tak-cuma-indah-jembatan-di-china-ini-jadi-arena-uji-nyali-atlet-internasional/86268/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.15 WITA

  • #Atlet Internasional
  • #Berita Xinhua

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pilihan Editor

  1. 1 Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru
  2. 2

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.