Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sulsel Perkuat Penanggulangan HIV-AIDS, Barru Dorong Integrasi Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Sulsel Perkuat Penanggulangan HIV-AIDS, Barru Dorong Integrasi Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Foto profil Alvin Pradana
Penulis: Alvin Pradana
18 September 2026, 06.23 WITA Editor: Annisa
4 menit baca
Barru Dorong Integrasi Data

Makassar, JurnalPost.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama pemerintah kabupaten dan kota memperkuat koordinasi pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS sebagai bagian dari upaya mencapai target Ending AIDS 2030.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Hotel Travellers Phinisi, Makassar, Kamis (17/9/2026). Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Barru.

IKLAN

Rapat tersebut dibuka Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., MM., M.H.

Liga Ramang U 12 2026
Baca Juga

Liga Ramang U-12 2026 Dibuka Lebih Luas, Barru Siapkan Akademi Sepak Bola Mulai 2027

Forum itu mempertemukan wakil bupati dan wakil wali kota selaku Ketua Pelaksana KPA kabupaten/kota, jajaran Dinas Kesehatan, sekretaris KPA, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam forum tersebut, Abustan menyoroti pentingnya menyatukan persepsi serta pola kerja antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, penanggulangan HIV-AIDS membutuhkan langkah terintegrasi karena persoalan dan pola penyebarannya terus berkembang.

“Yang pertama, yang perlu kita lakukan hari ini, samakan dulu persepsi. Kalau provinsi kerjanya sendiri, kabupaten lain lagi, kota juga lain, kalau tidak seirama dan tidak satu langkah, susah kita,” kata Abustan.

Ia menilai koordinasi juga perlu diperkuat pada tingkat teknis, terutama dalam memperjelas pembagian peran antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Dinas Kesehatan, hingga Puskesmas.

Pemkab Barru
Baca Juga

Pemkab Barru Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Se-Sulawesi

Pembagian peran tersebut mencakup pelaksanaan skrining, deteksi dini, pendampingan pasien, hingga kesinambungan pengobatan bagi orang dengan HIV.

Menurut Abustan, penanganan HIV-AIDS juga tidak dapat ditempatkan hanya sebagai urusan sektor kesehatan. Persoalan tersebut perlu masuk dalam berbagai program pembangunan daerah dengan melibatkan perangkat daerah dan sektor lain yang berkaitan.

“Yang perlu diperkuat adalah bagaimana di kabupaten/kota mengambil langkah secara bersama. Kita perlu integrasi, semua sektor hadir dan membahas persoalan secara bersama,” ujarnya.

Dorong Penyelarasan Rencana Aksi Daerah

Dalam aspek pembiayaan, Abustan menyebut keterbatasan fiskal daerah perlu dijawab melalui kolaborasi serta pemanfaatan berbagai sumber dukungan yang sah, termasuk melalui skema kemitraan.

program SEHATi
Baca Juga

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

IKLAN

Ia juga mengusulkan penyelarasan Rencana Aksi Daerah (RAD) antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah tersebut dinilai penting agar program penanggulangan HIV-AIDS dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Selain itu, Abustan mendorong pengembangan sistem data HIV-AIDS yang lebih terintegrasi.

Data yang terhubung antara tingkat provinsi dan kabupaten/kota dinilai dapat membantu pemerintah melakukan pemetaan kasus, deteksi dini, menentukan sasaran intervensi, menyusun program, hingga melakukan evaluasi dengan lebih akurat.

Kasus Baru HIV-AIDS di Sulsel

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut memaparkan perkembangan kasus HIV-AIDS di wilayah Sulsel.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum, sepanjang 2025 ditemukan sebanyak 1.939 kasus baru. Sementara pada periode Januari hingga Juli 2026 tercatat sekitar 963 kasus.

Kelompok usia 25 hingga 49 tahun menjadi kelompok dengan proporsi kasus terbesar, disusul kelompok usia 15 hingga 24 tahun.

Data tersebut menunjukkan bahwa penguatan edukasi, pencegahan, dan deteksi dini masih menjadi pekerjaan penting, khususnya pada kelompok usia produktif.

Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan juga menyampaikan bahwa hingga Agustus 2026 terdapat 9.492 orang yang masih menjalani pengobatan, dari total 13.969 orang yang pernah menjalani pemeriksaan sebagaimana dipaparkan dalam forum.

Penguatan penemuan kasus, kesinambungan pengobatan, serta keberlanjutan akses layanan menjadi bagian penting dari strategi menuju target Ending AIDS 2030.

Rakor juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pencegahan HIV yang etis, terkoordinasi dan terbebas dari stigma terhadap orang dengan HIV.

Deteksi dini, kemudahan akses layanan kesehatan, pendampingan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi bagian penting agar penanggulangan HIV-AIDS dapat dilakukan secara lebih efektif.

Wakil Bupati Barru dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. Wahyuddin Adam, MARS.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sulsel-perkuat-penanggulangan-hiv-aids-barru-dorong-integrasi-data-dan-kolaborasi-lintas-sektor/97738/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Dinas kesehatan
  • #Ending AIDS 2030
  • #HIV-AIDS
  • #Kabupaten Barru
  • #Pemprov Sulsel
  • #Sulawesi Selatan
  • #kesehatan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi
  2. 2

    Scrolling Boleh, Pecah Belah Jangan: Menjaga Nilai Pancasila di Tengah Ramainya Media Sosial

  3. 3

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.