Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Smart Farming Bikin Milenial Kelojotan

Smart Farming Bikin Milenial Kelojotan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
08 Maret 2022, 11.27 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Smart Farming

JurnalPost.com - Anak muda malas bertani…. sudah tidak zaman lagi. adanya persepsi bertani kotor dan berpanas-panasan di sawah serta memiliki pendapatan yang rendah merupakan salah satu katalisator anak muda malas untuk bertani padahal sekarang ini tidaklah demikian banyak teknologi yang mematahkan anggapan tersebut dimana dengan teknologi anak muda bisa sukses bertani Dan tidak perlu kotor serta berpanas-panasan disawah plus memiliki penghasilan yang tinggi

Teknologi yang dimaksud adalah Smart Farming dimana smart farming ini bisa didefinisikan sebagai system pertamian berbasis teknologi yang dapat membantu petan termasuk milenial dalam meningkatkan hasil panen secara kualitas dan kuantitas. Konkritnya smart Farming merupakan metode pertanian cerdas dimana terdapat beberapa teknologi pertanian yang digunakan diantaranya penyiraman otomatis drone sprayer (drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), drone surveillance (drone untuk pemetaan lahan ) serta soil and weather sensor ( sensor tanah dan cuaca )

IKLAN

Dengan teknologi ini milenial tidak perlu susah-susah menyemprot hama disawah atau dikebun tapi cukup menggunakan robot (drone) juga tidak perlu ribet memupuk karena sudah dilakukan oleh alat Yang disebut drone. Milenial hanya mengontrol saja dari suatu tempat, santai tanpa harus berpanas-panasan terkena terik mata hari. Selain itu dengan adanya sensor tanah dan cuaca petani milenial dapat menentukan komoditi apa yang dapat ditanam sekaligus menguntungkan atau kapan waktu tanam yang tepat. Menilik konsep dari smart farming bisa dipastikan banyak anak muda atau milenial yang kelonjotan dalam artian bergairah, termotivasi dan berminat untuk bertani.

Mahasiswa BEM FMIPA UNUD berfoto bersama di depan gedung Senat setelah mengikuti penilaian kemajuan program.
Baca Juga

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Tidak hanya sampai disitu smart farming juga menerapkan teknologi sensor tanah dan cuaca yang terpasang dilahan pertanian. Metode ini akan membantu petani milenial dalam mendapatkan data tentang tanaman nya. Data yang dapat diperoleh dari sensor ini diantaranya seperti kelembaban udara dan tanah, suhu , PH tanah, kadar air, Curah Hujan hingga kecepatan angin. Data ini dapat digunakan petani untuk memantau kondisi lahannya.

IKLAN

Artinya ada 2 pesan yang tersirat dari konsep diatas, Pertama. Budidaya tanaman pertanian memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dibanding budidaya konvensional karena bertani dengan cara ini mampu memenuhi berbagai unsure kebutuhan tanaman. Terang saja PH tanah sudah Diketahui plus pengendalian hama lebih mudah karena factor kelembaban yang banyak memicu terjadinya berbagai penyakit jamur pada tanaman dapat diminimalisir dengan adanya alat pengontrol kelembaban. Pertanyaannya apakah masih ada milenial yang malas untuk bertani ? jawabnya tentu tidak dan Smart farming benar-benar mampu memotivasi anak muda untuk menggeluti usaha di bidang pertanan

Kedua dengan Smart farming .otomatis milenial telah melaksanakan berbagai manajemen usaha tani, misalnya telah melaksanakan pencataan usaha tani, pencatatan data – data yang diperlukan untuk mendukung budidaya , membuat data keuangan yang menjadikan petani milenial seperti seorang Bos atau pemimpin perusahaan. Kemudian lagi, konsep Smart Farming juga memudahkan petani milenial mendapatkan akses pasar karena produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas baik yang diminati konsumen.

Rentetannya dengan banyak nya anak muda yang bertani dengan konsep smart Farming bisa jadi solusi bagi berbagai permasalahan sector pertanian di Indonesia, salah satunya bisa mengajak kembali anak – anak muda di Nusantara ini berminat untuk bertani dan menjadikan usaha tani sebagai sumber penghasilan dan pekerjaan bergengsi. Masa depan pertanian Indonesia adalah pertanian yang cerdas dan berbasis teknologi. Semoga.

Smart Farming
Baca Juga

Dukung Petani Biofarmaka, Unsrat Terapkan Smart Farming IoT di Sulawesi Utara

( Ade Candra, S.Pt, Penyuluh Pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, sumatera Barat )

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/smart-farming-bikin-milenial-kelojotan/31501/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.00 WITA

  • #Smart Farming

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Pilihan Editor

  1. 1 Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia
  2. 2

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  3. 3

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.