Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Simak, Strategi dan Inovasi Start-up Digital Business di Era Pandemi Covid-19

Simak, Strategi dan Inovasi Start-up Digital Business di Era Pandemi Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
26 November 2020, 19.02 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Simak, Strategi dan Inovasi Start-up Digital Business di Era Pandemi Covid-19
Oleh : Lesifia Yulintan Sari JURNALPOST - Di era pandemi covid-19 startup digital business menjadi bisnis usaha yang menjanjikan. Teknologi yang semakin canggih merupakan peluang bagi setiap orang untuk menciptakan trobosan dan inovasi terbaru dalam menjalankan digital business. Strategi dan inovasi menjadi kunci utama saat merintis suatu usaha. Selama pandemi covid-19 belanja online atau daring telah meningkat. Di saat pandemi covid-19 belanja online dianggap hal yang praktis dimana masyarakat tidak perlu ke luar rumah dalam mencari kebutuhan. Jadi, ada space yang terjaga dan kerumunan juga dapat dihindari. Kebiasaan baru ini selayaknya dapat ditangkap sebagai peluang startup business. Bagaimanapun juga orang perlu belanja kebutuhannya. Pandemi covid-19 terbukti bukan hanya ancaman, tetapi ketika orang mampu startup maka bisa juga membuka peluang yang menguntungkan. Peluang bisnis online jelas terbuka lebar di depan mata. Pelaku usaha yang mengandalkan jualan secara konvensional perlu melirik peluang bisnis di internet sebagai tempat usaha atau pengembangan bisnis yang sudah ada. Sekarang sudah banyak bisnis rintisan (startup business) yang berpeluang dan menguntungkan di era pandemi covid-19 ini, seperti e-commerce, dan edutech. Para pelaku usaha tidak harus menunggu lama untuk berpindah ke bisnis online. Para konsumen pun sekarang sudah mulai menggandrungi dan berpindah ke tren baru yaitu marketplace online. Strategi yang dapat dilakukan saat memulai start-up digital business di era pandemi covid-19 yaitu dapat dilakukan dengan cara :

1. Mengoptimalkan sistem online

Dalam melakukan perubahan dari offline ke sistem online, para pebisnis akan merasakan perbedaan perilaku pelanggan yang disebabkan hilangnya interaksi fisik. Menciptakan rasa percaya antar kedua belah pihak merupakan bagian yang sangat penting dalam mengoptimalkan kinerja sistem online. Melakukan promosi dan kolaborasi menarik Dengan pesatnya perkembangan teknologi, promosi dapat dilakukan dengan cara melalui kolaborasi. Saat melalukan kolaborasi maka dapat memperluas jaringan promosi yang tepat pada sasaran.

2. Mengatur pengeluaran dengan baik

Selain mengedepankan strategi marketing, pebisnis perlu memerhatikan pengaturan keuangan perusahaan dengan baik. Akibat pandemi covid-19 ini telah memaksa sebagian perusahaan untuk mengatur ulang sistem keuangannya, agar bisnis dapat tetap berjalan di tengah pandemic covid-19. Hal tersebut dapat dilakukan oleh pelaku usaha dengan perbandingan anggaran setiap minggunya, dan menunda pengeluaran yang tidak perlu.

3. Diskon dan penawaran gratis

Cara ini mungkin terdengar berlawanan bagi sebagian orang, tetapi jelas cara ini bisa dapat lakukan jika anda sedang merintis start-up digital business. Misalnya saja seperti mempromoskan melalui aplikasi zoom, di era pandemi covid-19 tidak ada yang tidak mengenal aplikasi ini. Jadi setiap memulai bisnis perlu pemain sektor usaha harus mencari tahu bagian mana produk atau layanan yang ditawarkan secara gratis atau dengan memberikan harga diskon. Saat anda akan memulai bisnis dari awal sebagai startup hingga menjadi perusahaan besar, tentunya banyak sekali lika-liku yang dihadapi, tetapi kita tidak boleh patah semangat dan terus menciptakan inovasi baru. Pencapaian yang cemerlang tidak serta merta membuat perusahaan berhenti dalam berinovasi terhadap produknya, justru hal tersebut dapat digunakan untuk memotivasi dan memacu untuk lebih giat lagi dalam menjalankan bisnis. Memulai usaha rintisan (start-up business) di saat pandemi covid-19 bukanlah suatu hal yang tidak mungkin, asalkan kita mampu memproyeksikan dan mengatur bisnis yang kita rintis dari awal dan dapat bertahan. Bagi startup digital business yang akan memulai maupun telah menjalankan bisnisnya, maka perlu memperhatikan dan mengatur dana dengan bijak setidaknya untuk waktu antara 4-7 bulan mendatang. Startup digital business juga harus mampu kreatif dan inovatif dalam beradaptasi di situasi pandemi covid-19 maupun normal baru (new normal). Berinovasi dapat dilakukan pada satu bidang bisnis yang sama maupun memperkenalkan bisnis baru yang tidak saling berkaitan. Melakukan inovasi melalui jalur produk maupun teknologi akan membantu pemilik bisnis akan terus berkreativitas dan berakselerasi. Ketika teknologi menjadi suatu kebutuhan pokok, dan dapat diakses di manapun, maka akan lebih banyak orang berpartisipasi dalam melakukan inovasi. Tidak dapat dipungkiri kecanggihan teknologi dalam kehidupan membawa dampak terhadap perubahan, termasuk memperbarui sistem kinerja yang ada. Teknologi yang canggih dapat digunakan untuk membesarkan perusahaan lewat berbagai hal. Hal ini tak hanya sebatas lewat aplikasi mobile saja, tetapi juga dengan bentuk teknologi lain, seperti meningkatkan pemasaran bisnis yang di miliki, sangat penting bagi yang merintis bisnis untuk memasarkan produknya jika ingin sukses. Adanya teknologi yang semakin maju akan membantu dalam membuat rencana pemasaran terbaik. Dalam pemasaran salah satu tips yang penting adalah memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi. Teknologi dapat digunakan untuk memasang iklan, seperti untuk dipasang di Instagram, facebook dan platform lainnya. Yang kedua cara yang dapat dilakukan adalah meningkatkan produktivitas seperti memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. Dalam pencatatan waktu kerja atau presensi karyawan, misalnya, menggunakan aplikasi mobile untuk memantau kinerja karyawan. Di era pandemi covid-19, digital business harus sepenuhnya memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen. Jika saat pandemi ini perusahaan merawat konsumen dan pegawai mereka dengan memberikan nilai dan konten yang layak, maka di masa depan usaha yang dirintis akan mendapatkan hasil ribuan kali lipat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/simak-strategi-dan-inovasi-start-up-digital-business-di-era-pandemi-covid-19/14680/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 17.55 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Logat Jawa Dianggap Kampungan, Ketika Cara Berbicara Justru Menjadi Alasan untuk Diremehkan

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Pilihan Editor

  1. 1 Logat Jawa Dianggap Kampungan, Ketika Cara Berbicara Justru Menjadi Alasan untuk Diremehkan
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

  4. 4

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

  5. 5

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.